• slide 1

    Ibadah Raya

    Suasana Ibadah Natal 2010 GSJA Sword bertempat di JL Kartini 8 No.1A...

  • slide 2

    Sekolah Minggu

    Sekolah Minggu setiap hari minggu jam 08.00 kelas terbagi ke dalam tiga kelas: Little Heaven, Kingdom Kid dan Christ Crew...

  • slide 3

    Ibadah Pelajar

    Ibadah yang dihadiri oleh para pelajar yang masih sekolah dan berkuliah, segment keterlibatan dalam drama...

  • slide 4

    Tim Musik GSJA Sword

    Tim Musik GSJA Sword yang selalu setia mengiringi pujian dalam setiap ibadah terdiri dari : Agus - Gitaris, Julius dan sylvi- Keyboard, Yanto dan Edy - Drum, Randy - Bass...

  • slide 5

    Drama Harnas Wanita 2011

    Sebuah drama yang dimainkan oleh wanita-wanita Sword dalam perayaan Harnas Wanita 2011...

  • slide 6

    Ulang Tahun GSJA Sword 2011

    Perayaan ulang tahun GSJA Sword tahun 2011 yang berlangsung di gedung gereja sendiri, sederhana namun membawa hikmat dan berkat tersendiri...

  • slide 7

    Bapak dan Ibu Gembala

    Bapak dan Ibu Gembala dan jamaat GSJA Sword saat perayaan Natal 2010...

  • slide 8

    Natal GSJA Sword, 17 Des 2011

    Perayaan Natal GSJA Sword pada tanggal 17 Des 2011...

  • slide 9

    Imlek GSJA Sword, 22 Jan 2012

    Ibadah Saat Imlek di GSJA Sword pada tanggal 22 Januari 2012...

  • slide 10

    Gathering Pekerja GSJA Sword, 23-24 Mar 2012

    Gathering para pekerja GSJA Sword pada tanggal 23-24 Maret 2012 di Gunung Gelis...

  • slide nav 1

    Ibadah Raya

    Suasana Ibadah Natal 2010...
  • slide nav 2

    Sekolah Minggu

    Sekolah Minggu setiap hari minggu jam 08.00...
  • slide nav 3

    Ibadah Pelajar

    Ibadah yang dihadiri oleh para pelajar yang masih sekolah dan berkuliah...
  • slide nav 4

    Tim Musik

    Tim Musik GSJA Sword yang selalu setia mengiringi pujian dalam setiap ibadah...
  • slide nav 5

    Harnas Wanita 2011

    Sebuah drama yang dimainkan oleh wanita-wanita Sword...
  • slide nav 6

    Ulang Tahun GSJA Sword 2011

    Perayaan ulang tahun GSJA Sword tahun 2011...
  • slide nav 7

    Bapak dan Ibu Gembala

    Bapak dan Ibu Gembala dan jamaat GSJA Sword...
  • slide nav 8

    Natal GSJA Sword 2011

    Perayaan Natal GSJA Sword, 17 Des 2011...
  • slide nav 9

    Imlek GSJA Sword 2012

    Ibadah Saat imlek di GSJA Sword, 22 Januari 2012...
  • slide nav 10

    Gathering Pekerja Sword, 23-24 Mar 2012

    Gathering para pekerja GSJA Sword pada tanggal 23-24 Maret 2012 di Gunung Gelis...

GSJA Sword Generation Ministry (Studying Words Of OuR LorD)

Latest from Blog

Ibadah Raya Sore 14 Feb 2015

Ibadah Raya Sore 14 Feb 2015

Ibadah Raya Pagi 14 Feb 2016

Ibadah Raya Pagi 14 Feb 2016

Delete this element to display blogger navbar

0 Bangun Pondasi Anda Sendiri

Filipi 2:13 Karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.

Beberapa orang benar-benar senang berolahraga. Mereka senang berkeringat, berlari, atau mengangkat beban. Saya benci semua itu. Saya tahu bukan saya saja yang membencinya, meski memang benar kita semua butuh yang namanya olahraga. Kita tak bisa menyewa seseorang untuk berolahraga bagi kita. Ini sesuatu yang harus kita lakukan bagi diri kita sendiri.

Rasul Paulus menulis kepada orang-orang percaya di Filipi, "Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir, karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya (Filipi 2:12-13). Paulus berada dalam penjara ketika ia menulis surat ini. Dia menulisnya saat berada di Roma, hatinya gelisah sebab terpisah dari para orang percaya.

Maksud Paulus ialah, Saudaraku, aku tak bisa bersama-sama dengan kalian. Andai saja saat ini aku bisa bersama kalian membimbing dan menjadi contoh yang baik untuk kalian. Tapi satu yang harus engkau tahu, Allahlah yang bekerja di dalam kamu, bukan Paulus.

Mereka mungkin berpikir, Kami tak bisa menjalani kehidupan Kekristen dengan benar tanpa Paulus di sini. Sebenarnya mereka mampu, begitu pun dengan kita. Apabila para pendeta dan para pemimpin rohani melaksanakan tugas mereka dengan baik, mereka akan membantu Anda berdiri di atas kaki Anda sendiri secara rohani agar Anda tidak bergantung pada mereka lagi.

Yang ingin Paulus katakan, "Saudaraku, lihatlah gambaran besarnya. Allahlah yang bekerja. Mungkin Ia bekerja melaluiku, namun tetap saja Allah yang bekerja.

Kita bisa begitu mengagumi seseorang dan menganggap mereka selalu benar. Dan kadang orang-orang akan mendasarkan hubungan mereka dengan Allah di atas hubungan orang lain dengan Allah. Itu hal yang tidak baik. Kita perlu menancapkan iman kita sendiri. Kita perlu membangunnya di atas pondasi kita sendiri.

Bacaan Alkitab Setahun :
Imamat 14; Matius 26:51-75

Allah bekerja di dalam Anda karena iman Anda terus terbangun di atas pondasi yang benar (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Pertanyaan Sepanjang Masa

Matius 22:41-42 Ketika orang-orang Farisi sedang berkumpul, Yesus bertanya kepada mereka, kata-Nya: "Apakah pendapatmu tentang Mesias? Anak siapakah Dia?" Kata mereka kepada-Nya: "Anak Daud."

Tak usah ditanya lagi, Yesus Kristus adalah tokoh paling kontroversial yang pernah ada. Dia dikasihi, disembah, dan diikuti. Tapi Dia juga dibenci, dihina, dan ditolak oleh orang lain. Dia tak dihormati dan diabaikan oleh sebagian besar orang. Namun semua yang terjadi di Bumi ini selalu bermuara pada Yesus.

Siapakah Yesus? Dua ribu tahun yang lalu, Kristus sendiri mengajukan pertanyaan ini: "Apakah pendapatmu tentang Mesias? Anak siapakah Dia?" (Matius 22:42a). Dan hingga hari ini, orang masih bingung menjawabnya. Mungkin tidak pernah ada kejadian dimana banyak orang mengakui iman mereka di dalam Yesus tapi di saat yang sama tidak tahu siapa Dia sebenarnya.

Banyak orang akan berbicara tentang Kristus dengan penuh rasa hormat. Mereka akan berkata hal-hal seperti, "Saya percaya bahwa Yesus adalah seorang nabi besar" atau "Saya percaya bahwa Yesus adalah seorang utusan yang dikirim Allah" atau "Saya percaya bahwa Yesus adalah yang terbaik dari semua manusia."

Tetapi Alkitab mengajarkan bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah yang unik, bukan manusia yang menjadi Tuhan. Dia adalah Tuhan yang menjadi manusia. Alkitab mengajarkan bahwa Yesus adalah anggota kedua dari Trinitas. Dan itu juga mengajarkan bahwa Dia dikandung secara ilahi dalam rahim Perawan Maria. Dia bukan sekedar guru yang baik; Dia guru terbesar-Tuhan dalam bentuk manusia.

Alkitab mengajarkan bahwa Kristus disalibkan secara fisik dan tubuh-Nya bangkit dari kematian. Alkitab juga mengajarkan bahwa Yesus bukan salah satu di antara banyak Tuhan, tapi Ia satu-satunya Tuhan, setara dengan Allah Bapa dan di atas semua manusia. Itulah mengapa kematian Yesus sendiri saja telah memenuhi persyaratan-persyaratan yang adil dari Allah.

Yesus tidak pernah berubah menjadi Tuhan, sebab Dia selalu adalah Tuhan. Dia telah berjalan di antara kita sebagai manusia yang terlihat biasa, namun Ia adalah Allah yang menjelma menjadi manusia.

Bacaan Alkitab Setahun :
Imamat 11-12; Matius 26:1-25

Yesus tidak pernah berubah menjadi Tuhan, Dia adalah Tuhan seutuhnya (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Pertanyaan Sepanjang Masa

Matius 22:41-42 Ketika orang-orang Farisi sedang berkumpul, Yesus bertanya kepada mereka, kata-Nya: "Apakah pendapatmu tentang Mesias? Anak siapakah Dia?" Kata mereka kepada-Nya: "Anak Daud."

Tak usah ditanya lagi, Yesus Kristus adalah tokoh paling kontroversial yang pernah ada. Dia dikasihi, disembah, dan diikuti. Tapi Dia juga dibenci, dihina, dan ditolak oleh orang lain. Dia tak dihormati dan diabaikan oleh sebagian besar orang. Namun semua yang terjadi di Bumi ini selalu bermuara pada Yesus.

Siapakah Yesus? Dua ribu tahun yang lalu, Kristus sendiri mengajukan pertanyaan ini: "Apakah pendapatmu tentang Mesias? Anak siapakah Dia?" (Matius 22:42a). Dan hingga hari ini, orang masih bingung menjawabnya. Mungkin tidak pernah ada kejadian dimana banyak orang mengakui iman mereka di dalam Yesus tapi di saat yang sama tidak tahu siapa Dia sebenarnya.

Banyak orang akan berbicara tentang Kristus dengan penuh rasa hormat. Mereka akan berkata hal-hal seperti, "Saya percaya bahwa Yesus adalah seorang nabi besar" atau "Saya percaya bahwa Yesus adalah seorang utusan yang dikirim Allah" atau "Saya percaya bahwa Yesus adalah yang terbaik dari semua manusia."

Tetapi Alkitab mengajarkan bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah yang unik, bukan manusia yang menjadi Tuhan. Dia adalah Tuhan yang menjadi manusia. Alkitab mengajarkan bahwa Yesus adalah anggota kedua dari Trinitas. Dan itu juga mengajarkan bahwa Dia dikandung secara ilahi dalam rahim Perawan Maria. Dia bukan sekedar guru yang baik; Dia guru terbesar-Tuhan dalam bentuk manusia.

Alkitab mengajarkan bahwa Kristus disalibkan secara fisik dan tubuh-Nya bangkit dari kematian. Alkitab juga mengajarkan bahwa Yesus bukan salah satu di antara banyak Tuhan, tapi Ia satu-satunya Tuhan, setara dengan Allah Bapa dan di atas semua manusia. Itulah mengapa kematian Yesus sendiri saja telah memenuhi persyaratan-persyaratan yang adil dari Allah.

Yesus tidak pernah berubah menjadi Tuhan, sebab Dia selalu adalah Tuhan. Dia telah berjalan di antara kita sebagai manusia yang terlihat biasa, namun Ia adalah Allah yang menjelma menjadi manusia.

Bacaan Alkitab Setahun :
Imamat 11-12; Matius 26:1-25

Yesus tidak pernah berubah menjadi Tuhan, Dia adalah Tuhan seutuhnya (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Akar Dari Masalah

Yakobus 4:1 Dari manakah datangnya sengketa dan pertengkaran di antara kamu? Bukankah datangnya dari hawa nafsumu yang saling berjuang di dalam tubuhmu?

Saya pikir kita bisa dengan yakin mengatakan bahwa begitu banyak masalah yang kita hadapi disebabkan oleh sifat egois kita, sifat manusiawi kita. Keegoisan akar dari banyak dosa.

Menarik melihat bagaimana anak-anak kecil memiliki sifat ini. Pernahkah Anda perhatikan ketika dua anak bermain ketika salah satunya tak peduli dengan satu mainan tertentu sampai anak yang lain mulai memainkannya? Tiba-tiba kedua anak ini mulai berebut mainan tersebut. Mereka berteriak, saling menarik, sampai akhirnya mainan itu rusak. Itu semua karena satu anak menginginkan apa yang dimiliki yang lain. Itulah sifat dasar manusia. Kita memang terlahir seperti itu, dan kita membawa sifat ini seumur hidup kita.

Yakobus menekankan, "Dari manakah datangnya sengketa dan pertengkaran di antara kamu? Bukankah datangnya dari hawa nafsumu yang saling berjuang di dalam tubuhmu? (Yakobus 4:1). Begitulah kita. Kita ingin melakukan kehendak kita.

Ada berapa banyak masalah di sekitar kita yang muncul karena keegoisan? Ketika pernikahan-pernikahan mulai berantakan, biasanya, itu karena keegoisan. Orang-orang berhubungan seks sebelum menikah juga karena keegoisan. Akar perzinahan adalah keegoisan. Sebutkan satu masalah, di sebagian besar inti permasalahannya Anda akan menemukan egoisme dengan kepala yang membesar.

Paulus mendesak orang-orang percaya di Filipi, "Dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri; (Filipi 2:3). Jadi, jangan mau dikendalikan oleh egoisme.

Dwight L. Moody pernah berkata, "Aku memiliki lebih banyak masalah dengan D. L. Moody dibandingkan dengan orang lain yang pernah kutemui." Seperti yang diakui Moody, kita terobsesi dengan diri kita sendiri, dan itulah akar dari masalah-masalah kita.

Kita perlu terus-menerus meminta Allah untuk mengubah dan mentransformasi kita. Saya tahu jalan saya masih panjang, akan ada masalah-masalah lain yang datang menghampiri. Dan saya tahu jalan Anda juga masih panjang. Kita semua begitu.

Bacaan Alkitab Setahun :
Imamat 4-5; Matius 24:29-51

Akar dari masalah adalah keegoisan manusia yang terobsesi hanya memikirkan diri sendiri (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Apa Yamg Harus Dilakukan Ketika Anda Kacau

Roma 5:21 Supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran untuk hidup yang kekal, oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.

Ada satu permainan yang saya mainkan dengan cucu-cucu perempuan saya. Saya menyebutnya Squiggles (coretan). Saya menyuruh mereka, "Gambar apa pun yang kamu inginkan di selembar kertas. Buat coretan asal-yang kecil saja. Tidak perlu menggambar yang macam-macam.

Mereka mulai menggambar coretan di kertas itu. Saya kemudian memilih satu coretan tadi secara acak, dan saya akan mengubahnya menjadi sebuah gambar yang berarti. Biasanya itu berupa wajah lucu atau karakter.

Dengan cara yang jauh luar biasa, Allah dapat melakukan hal yang sama untuk Anda. Mungkin hidup Anda telah rusak. Mungkin Anda telah membuat kesalahan dan telah melakukan hal yang salah. Coba tebak? Allah memberi kita semua kesempatan kedua. Jadi Anda dapat datang kepada-Nya dan berkata, "Tuhan, saya telah benar-benar kacau. Bisakah Engkau menolongku?

Jawabannya adalah ya. Allah akan datang dan menebus kesalahan yang telah kita buat. Bahkan orang Kristen sekalipun dapat berjalan menjauh dari-Nya. Bahkan orang Kristen dapat membuat keputusan yang buruk dan melakukan hal-hal yang benar-benar buruk. Kita bisa saja melakukan apa pun, bahkan sebagai pengikut Yesus, karena kita masih memiliki kehendak daging dan sifat lama. Namun, jika Anda adalah seorang Kristen sejati, bahkan jika Anda telah terjatuh atau tersesat, Anda akan selalu bisa kembali lagi pada-Nya.

Kiranya Anda bisa belajar dari kesalahan Anda. Kiranya Anda tidak akan melakukan dan mengulanginya lagi. Kiranya Anda bisa bergerak maju, artinya dapat belajar dari kesalahan Anda, bertekad untuk menjalani kehidupan yang lebih kudus, dan membantu orang lain agar tidak jatuh pada dosa yang sama.

Kabar Baiknya adalah bahwa Allah dapat mengampuni Anda dan memberi Anda kesempatan kedua. Dia akan menyelesaikan pekerjaan yang telah Ia mulai di dalam Anda (lihat Filipi 1:6). Jadi meskipun hidup Anda kacau, Allah masih bisa mengubahnya.

Bacaan Alkitab Setahun :
Keluaran 19-20; Matius 18:21-35

Allah memberi kita semua kesempatan kedua, jadi datang pada-Nya dan bertobat (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Haruskah Orang Kristen Menghakimi?

1 Korintus 6:2-3 Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang kudus akan menghakimi dunia? Dan jika penghakiman dunia berada dalam tangan kamu, tidakkah kamu sanggup untuk mengurus perkara-perkara yang tidak berarti? Tidak tahukah kamu, bahwa kita akan menghakimi malaikat-malaikat? Jadi apalagi perkara-perkara biasa dalam hidup kita sehari-hari.

Suatu hari saya mengobrol dengan seseorang yang tidak pergi ke gereja, dan saya bertanya mengapa.

"Mm, saya tidak mau dihakimi," kata orang itu.

Fakta bahwa orang ini tidak melakukan sesuatu yang Alkitabiah, saya bertanya padanya, "Apa yang Anda maksud dengan tak ingin dihakimi? Apa definisi Anda tentang dihakimi?

"Saya takut jika saya pergi ke gereja, orang-orang tidak akan setuju dengan apa yang saya lakukan, dan mengatakan sesuatu tentang saya.

"Jadi seperti itu yang namanya dihakimi?" Saya bertanya.

"Ya.

Jawab saya, "Saya malah berharap jika Anda pergi ke gereja, seseorang akan mengatakan sesuatu.(Bukankah itu sesuatu yang baik?)

Menurut saya ayat favorit bagi orang yang tak percaya adalah Matius 7:1 "Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi. Orang tak percaya senang mengutip ayat ini kepada orang Kristen yang berani mewartakan Injil pada mereka. Tapi kita perlu mencerna apa yang dimaksud dengan kata menghakimi dalam ayat ini. Yesus mengucapkan pernyataan ini pada Khotbah di Bukit, dan kata yang Ia gunakan untuk menghakimi di sini berarti mengutuk. Yesus berkata, "Jangan mengutuk, supaya kamu tidak dikutuk.

Saya tidak dalam posisi untuk mengutuk seseorang. Saya tidak berhak mengatakan siapa yang akan masuk Neraka. Itu Allah yang memutuskan. Tapi saya harus memakai kebijaksanaan, hikmat, dan bahkan penilaian terhadap sesama orang percaya. Penilaian adalah evaluasi. Ibaratnya berkata kepada sesama orang Kristen, "Saudaraku, sepertinya engkau tidak melakukan sebaik apa yang seharusnya," atau "Saya ingin membantumu, mendorongmu." Itu yang disarankan dalam Alkitab (lihat 1 Korintus 6:2-3).

Dengan kata lain, kita harus menilai - bukan mengutuk. Kita harus mewartakan kebenaran Firman Allah dengan penuh kasih dan kerendahan hati untuk membantu orang lain melaksanakan panggilannya sebagai pengikut Yesus Kristus.

Bacaan Alkitab Setahun :
Keluaran 12-13; Matius 16

Mewartakan kebenaran Firman Allah dengan penuh kasih dan kerendahan hati untuk membantu orang lain adalah keinginan Tuhan atas hidup Anda (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Seperti Apakah Neraka Itu ?

1 Korintus 16:22a Siapa yang tidak mengasihi Tuhan, terkutuklah ia.

Dalam istilah manusia, sulit untuk mendefinisikan Neraka. Ini sama seperti mencoba menjelaskan Internet pada seekor semut.

Tetapi sebenarnya, Yesus lebih banyak berbicara tentang Neraka ketimbang Surga. Dan jika membaca bagaimana Yesus - dan penulis-penulis lain dalam Alkitab - menggambarkannya (Neraka), kita dan juga orang-orang yang kita kenal, pasti tak mau berada di sana.

Jadi apa yang Alkitab katakan tentang Neraka?

1. Tempat yang penuh siksa. Lukas 13:28 mengatakan bahwa di Neraka, Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi. Kita mendapat gambaran tentang Neraka dalam Alkitab sebagai tempat yang penuh api dan penderitaan yang mendalam.

2. Tempat yang benar-benar terpisah dari Allah dan orang lain. Itu hal terburuk tentang Neraka, menjalani seluruh hidup Anda menyatakan tak ingin berhubungan dengan Allah, tapi itu pada akhirnya malah jadi batu sandungan buat Anda. Neraka berarti pemisahan total dari Allah. Siapa yang tidak mengasihi Tuhan, terkutuklah ia. (1 Korintus 16:22a)

3. Tempat tanpa kasih. Alkitab memberitahu kita bahwa Allah adalah kasih. Tanpa Dia, kita akan menghabiskan kekekalan tanpa kasih di Neraka. Alkitab juga mengatakan, "Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; (1 Yohanes 4:18a). Apa rasanya hidup tanpa kasih Allah? Anda takut mati sepanjang waktu.

Setiap orang yang pergi ke Neraka memilih untuk melakukannya. Mereka akan mendapatkan apa yang mereka idam-idamkan - hidup jauh dari Allah. Tentu Anda tidak ingin itu! Anda tidak ingin Neraka. Jadi, buatlah pilihan yang berbeda hari ini.

Renungkan hal ini:

Menurut Anda, mengapa Yesus lebih banyak berbicara tentang Neraka ketimbang Surga?

Bagaimana gambaran tentang Neraka dalam renungan kita hari ini jika dibanding dengan gambaran yang kita dapatkan versi budaya duniawi?

Apakah ada bagian dari deskripsi Alkitab tentang Neraka yang sulit Anda terima? Mengapa?

Bacaan Alkitab Setahun :
Kejadian 27-28; Matius 8:18-34

Neraka adalah tempat yang penuh siksa, tempat yang terposah dari Allah dan tempat tanpa kasih. Buatlah pilihan yang berbeda hari ini. (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Read more

0 Doa : Allah Menuntun Anda Menjadi Seperti Kristus

Yakobus 3:17 "Tetapi hikmat yang dari atas adalah pertama-tama murni, selanjutnya pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik, tidak memihak dan tidak munafik."

Jika Anda ingin mengenali suara Tuhan dan mengerti apakah ide yang muncul di kepala Anda datangnya dari Dia atau bukan, pertama-tama Anda harus bertanya apakah pemikiran ini sepakat dengan Alkitab.

Kemudian, bertanyalah, "Bila aku menuruti ide ini, apakah aku akan semakin seperti Kristus?"Filipi 2:5 berkata, "Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus," Tujuan Allah ialah untuk membuat kita semakin seperti Kristus, karena itulah Ia tak akan memberi kita pemikiran yang memimpin kita ke arah yang berlawanan dengan tujuan-Nya tersebut.

Berbicara soal apakah ide Anda sama seperti sifat Kristus, Yakobus 3:17 merupakan checklist yang pas untuk membantu Anda mengenalinya, "Tetapi hikmat yang dari atas adalah pertama-tama murni, selanjutnya pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik, tidak memihak dan tidak munafik."

Jika ide atau perasaan Anda itu tidak murni, maka sudah jelas itu bukan dari Allah. Mungkin ini terdengar mudah, tapi Anda tak akan percaya berapa banyak orang yang saya temui sampai saat ini masih mencoba untuk meyakinkan diri mereka jika pemikiran mereka yang tidak kudus itu berasal dari Tuhan juga.

Apakah perasaan saya ini penuh damai sejahtera dan kasih? Allah hanya memberi pemikiran yang mengarahkan kita pada kerukunan, bukan pada konflik.

Apakah perasaan saya ini bermanfaat buat orang lain? Saat Tuhan memberi Anda sebuah ide, Ia memikirkan dampaknya terhadap orang lain. Ia tak akan memberi Anda sebuah ide yang akan merusak kehidupan orang lain.

Apakah perasaan saya ini penuh kepatuhan? Artinya ialah apakah Anda punya sifat yang rendah hati, mau diajar, dan tidak arogan? Bila Anda sungguh-sungguh mendengar pemikiran ini dari Tuhan, maka Anda tidak perlu takut untuk menguji ide tersebut dengan cara mewartakannya kepada orang lain dan menerima masukan dari mereka.

Apakah perasaan saya ini penuh belas kasih? Saya bertemu banyak orang yang berpikir mendengar suara Tuhan namun nyatanya adalah orang yang paling suka menghakimi, menyalahkan, dan yang paling negatif. Orang-orang ini sesungguhnya tidak tahu Firman Tuhan. Mereka mendapat ide mereka dari prasangka buruk dan amarah mereka. Jika Anda benar-benar mendengar sabda Tuhan, maka Anda harusnya penuh belas kasih.

Apakah perasaan saya ini tidak memihak dan tidak munafik? Ide yang berasal dari Allah tidak akan membuat Anda memanipulasi dan mengendalikan orang lain.

Menilik perasaan Anda, apakah itu bertentangan dengan ketujuh sifat Kristus, akan memampukan Anda untuk tahu apakah itu berasal dari Tuhan dan apakah itu akan membuat Anda semakin seperti Yesus.

Renungkan hal ini: 

Bagaimana Anda menunjukkan pada Allah bahwa Anda ingin semakin seperti Yesus?

Ide atau perasaan apa yang Anda percaya dianugerahkan oleh Tuhan buat Anda baru-baru ini?

Bagaimana ide Anda bisa berubah ketika Anda memikirkan dampaknya bagi orang lain?

Bacaan Alkitab Setahun :
Kejadian 16-17; Matius 5:27-48

Jika Anda mau semakin seperti Yesus, maka Anda harus sepakat dengan pemikiran-Nya (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren).

Read more

0 Apakah Ide Anda Sejalan Dengan Alkitab ?

Yesus berkata dalam Yohanes 7:17, Barangsiapa mau melakukan kehendak-Nya, ia akan tahu entah ajaran-Ku ini berasal dari Allah, entah Aku berkata-kata dari diri-Ku sendiri. Dia tak suka bila orang salah menafsirkan Firman-Nya dan berkata, "Tuhan mengatakan pada saya untuk melakukan ini, padahal sebenarnya tidak. Jadi bagaimana Anda mengetahui apakah Tuhan yang sedang berbicara pada Anda atau bukan?

Pertama, Anda harus bertanya apakah ide Anda itu sepakat dengan Alkitab.

Allah itu konsisten. Dia tak akan pernah bertentangan dengan apa yang telah Ia katakan dalam Firman-Nya. Dia tak akan pernah menyuruh Anda untuk melanggar prinsip yang ada dalam Alkitab. Dia tak akan pernah menyuruh Anda untuk mengabaikan apa yang telah Ia firmankan. Dia tak akan pernah menyuruh Anda untuk menyangkal apa yang telah Ia firmankan.

Lukas 21:33 mengatakan, "Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu." Artinya, jika Firman-Nya benar maka itu adalah benar, selalu benar, dan akan selalu benar. Sebab kebenaran bukanlah sesuatu yang baru! Kebenaran sudah ada sedari dulu. Jika ada sesuatu yang benar 4.000 tahun yang lalu, maka itu juga benar 50 tahun yang lalu, dan tetap benar hingga hari ini. Kebenaran Allah itu kekal.

Tren berubah. Opini masyarakat berubah. Bahkan ilmu pengetahuan berubah. Namun kebenaran Allah tidak akan pernah berubah, Ia tidak akan pernah mengatakan sesuatu kemudian berubah pikiran. Ketika Ia berkata bahwa Anda hanya boleh melakukan hubungan seks dengan sesorang yang terikat dengan Anda dalam pernikahan, maka Dia tidak akan menyuruh Anda untuk berhubungan seks dengan siapa pun yang Anda mau. Allah tidak berubah pikiran! Kebenaran ini harus bisa mendorong Anda sehingga Anda tak perlu lagi bertanya-tanya apa pendapat-Nya tentang sesuatu yang sudah jelas Ia katakan dalam Firman-Nya.

Anda perlu mempelajari Firman Tuhan dan menghafalkannya, supaya ketika Anda mendapat sebuah ide atau pemikiran, Anda bisa berkata, "Ide ini bukan datang dari Allah sebab Alkitab berkata& Bila Anda tidak belajar Alkitab, maka Anda akan tertipu oleh segala macam kebohongan Setan.

Semakin banyak Anda tahu Firman Tuhan, semakin mampu Anda membedakan kapan Allah tengah berbicara pada Anda, kapan tidak.

Renungkan hal ini: 

Apa satu kebenaran dalam Alkitab yang sudah Anda coba gunakan untuk menghadapi persoalan Anda?

Bagaimana Anda akan merespon jika Anda mendapati bahwa anggapan atau pemikiran Anda bertentangan dengan Alkitab?

Cara-cara apa saja yang bisa Anda pakai untuk mulai menghafal dan mengenal Firman Allah lebih baik lagi?

Bacaan Alkitab Setahun :
Kejadian 13-15; Matius 5:1-26

Dia tak akan pernah bertentangan dengan apa yang telah Ia katakan dalam Firman-Nya (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Read more

0 Dua Cara Untuk bahagia

Mazmur 112:1 Haleluya! Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya.

Ada dua cara yang bisa kita lakukan untuk menjalani hidup kita: cara yang benar atau cara yang salah. Ada dua jalur yang bisa kita tempuh dalam kehidupan: jalan yang benar atau jalan yang salah. Hasilnya adalah kita bisa hidup di jalan yang bahagia dan kudus, atau di jalan yang menyedihkan dan tak kudus.

Segala sesuatu yang tengah Anda cari dapat ditemukan dalam hubungan dengan Tuhan. Lihat cerita Yesus tentang anak yang hilang. Tampak dari cerita itu bahwa pemuda ini ingin pakaian bagus, makanan enak, dan pesta pora. Jadi ia pergi dari rumah dan menghabiskan semua uangnya. Dan ia pun kembali ke rumah, dengan tangan hampa dan dalam keadaan yang menyedihkan.

Tapi apa hal pertama yang ayahnya lakukan? Dia memberinya beberapa pakaian bagus. Dia memerintahkan hambanya untuk mempersiapkan makanan yang enak. Kemudian dia berkata, Dan ambillah anak lembu tambun itu, sembelihlah dia dan marilah kita makan dan bersukacita. Sebab anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali. Maka mulailah mereka bersukaria (Lukas 15:23-24). Semua yang pemuda ini cari sebenarnya selama ini ada di rumah ayahnya.

Cara untuk menjadi orang yang bahagia tergantung dari apa yang Anda lakukan dan yang tidak Anda lakukan. Mazmur 1: 1 mengatakan, Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, Inilah hal-hal yang tidak dilakukan mereka yang tak bahagia.

Tapi kemudian pasal ini memberitahu kita apa yang orang bahagaia lakukan: Tapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil (ayat 2-3).

Bacaan Alkitab Setahun :
Maleakhi 4; Wahyu 21 - 22

Jadi kebahagiaan tidak datang hanya dari apa yang Anda lakukan, tetapi juga dari apa yang tidak Anda lakukan. (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Cepat Mendengar, Lambat Berbicara

Amsal 25:28 Orang yang tak dapat mengendalikan diri adalah seperti kota yang roboh temboknya.

Di zaman informasi instan ini, kita bisa mendapatkan berita begitu cepat sehingga kita tak perlu lagi menunggu siaran berita malam. Kita juga tidak perlu menunggu surat kabar terbit. Kita bisa mengakses Internet dan mendapatkan berita secara langsung.

Tapi saya pikir, ini membuat kita sulit untuk memperlambat langkah dan mendengarkan, terutama kepada Allah. Banyak dari kita yang seperti Marta dalam Injil Lukas, yang sibuk melakukan kegiatan yang kita buat-buat, ketimbang duduk tenang duduk di kaki-Nya dan mendengarkan-Nya seperti yang Maria lakukan.

Tapi Yakobus 1:19 mengatakan, Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah;

Kita sebaiknya menempelkan ayat ini di tempat yang mudah kita lihat setiap hari, dan lihatlah, begitu berbedanya hidup kita apabila kita selalu mengindahkan nasihat-Nya.

Yakobus mengatakan bahwa kita harus cepat untuk mendengarkan, tapi juga harus lambat untuk berbicara. Berapa kali Anda mengatakan sesuatu, lalu menyesalinya sesaat setelah kata-kata itu keluar dari mulut Anda? Yesus berkata, Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman. Karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum (Matius 12:36-37).

Kita harus sabar. Anda tahu, begitu mudah bagi kita untuk merasionalisasi atau membenarkan ledakan amarah kita (terutama saat mengemudi). Tapi Amsal 29:11 berkata, "Orang bebal melampiaskan seluruh amarahnya, tetapi orang bijak akhirnya meredakannya.

Bacaan Alkitab Setahun :
Maleakhi 2; Wahyu 19

Betapa indahnya hidup dan kesaksian kita apabila kita cepat untuk mendengar, lambat berbicara, dan lambat untuk marah!(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Mengapa Yesus Datang?

Yohanes 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Hari-hari ini menjadi hari yang sibuk bagi hampir semua orang. Bagi kita orang Kristen, inilah perayaan sukacita atas kelahiran Yesus. Kita kagum dengan fakta bahwa Allah merendahkan diri-Nya dan lahir di sebuah kandang domba. Tapi mengapa Dia datang? Pertama, Yesus Kristus datang untuk memberitakan kabar baik bagi mereka yang sedang terluka rohaninya, untuk memberitakan kabar baik kepada kita.

Dia datang untuk menyembuhkan patah hati. Ilmu kedokteran telah menemukan banyak cara untuk mengurangi dan bahkan menghilangkan rasa sakit. Tapi tidak ada obat untuk patah hati. Yesus datang untuk membebaskan orang yang terikat oleh dosa. Yesus datang untuk membuka mata rohani kita untuk memenuhi kebutuhan rohani kita.

Dia datang untuk mengangkat mereka yang tertindas oleh kehidupan. Dia datang untuk memberi kita hidup yang berkelimpahan. Yesus datang untuk mengangkat kita dari dunia fisik ke dalam dunia rohani kita untuk menunjukkan bahwa ada yang lebih penting dalam hidup ini.

Dia datang untuk memberikan hidup-Nya bagi kita. Yesus berkata, Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang (Markus 10:45). Dia datang untuk mati. Yesus Kristus datang ke dunia ini untuk mencari dan menyelamatkan mereka yang tersesat, seperti seorang gembala mencari dombanya yang tersesat.

Jadi di tengah hiruk-pikuk ini, kertas kado dan lampu kerlap-kerlip, marilah kita menilik inti dari Natal itu sendiri. Natal adalah tentang Allah yang mengutus Anak-Nya untuk mati di kayu salib. Ia dilahirkan untuk mati, untuk memberi kita hidup yang berkelimpahan, untuk memberikan kita kehidupan yang layak.

Bacaan Alkitab Setahun :
Zakaria 9; Wahyu 14

Yesus datang untuk membebaskan orang yang terikat oleh dosa dan memulihkan kehidupan kita (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Karunia Allah Untuk Kita (Bagian 2)

Yesaya 9:6 Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.

Kita merayakan Natal untuk bersukacita atas karunia Allah yang paling berharga atas kita. Kelahiran Yesus Kristus merupakan karunia dari Allah yang datang dalam pembungkus sederhana, juga sekaligus merupakan hadiah yang tak pantas kita terima. Tetapi karunia Kristus juga menjelaskan tujuan-Nya bagi umat manusia.

Karunia Kristus bukanlah pemikiran semata. Jauh sebelum ada kandang di Betlehem, sebelum Adam dan Hawa mengenal satu sama lain, dan bahkan sebelum ada taman yang disebut Eden, Allah sudah memutuskan untuk mengirim Anak-Nya, Yesus Kristus untuk mati di kayu salib untuk menebus dosa-dosa kita.

Sejak awal, Allah tahu jika manusia akan gagal memuliakan-Nya. Itulah sebabnya Alkitab menyatakan bahwa Yesus Kristus telah disembelih dari dunia (lihat Wahyu 13:8). 

Allah telah membuat keputusan sedari awal bahwa Kristus akan datang ke bumi ini untuk hidup dan mati, dan kemudian bangkit kembali dari antara orang mati. Karunia Allah kepada kita menguatkan tujuan-Nya untuk menebus kita.

Natal ialah tentang karunia Yesus Kristus.Yesus datang kepada kita supaya kita bisa datang mendekat kepada-Nya. Natal bukan tentang dekorasi warna-warni atau berbelanja atau hadiah di bawah pohon. Natal adalah tentang karunia yang Allah berikan atas kita, dimana Kristus mati untuk dosa-dosa kita, memberi kita karunia hidup kekal.

Itulah yang telah Dia capai. Inilah karunia yang Dia beri. Dan apabila Anda menerimanya, Anda akan mengalami Natal yang paling indah dari semua yang pernah ada.

Bacaan Alkitab Setahun :
Zakaria 8; Wahyu 13

Natal ialah tentang karunia Yesus Kristus.Yesus datang kepada kita supaya kita bisa datang mendekat kepada-Nya.(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Karunia Allah Untuk Kita (Bagian 1)

Yohanes 3:17 Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.

Ketika Anda kecil, Natal berarti mendapat hadiah. Pada bulan Desember, tak ada yang terbayang-bayang di kepala Anda, selain mainan favorit Anda.

Tetapi pesan sebenarnya dari Natal bukanlah hadiah yang kita berikan kepada satu sama lain. Arti sebenarnya ialah karunia yang diberikan Allah kepada kita, Anak-Nya, Yesus Kristus.

Selama dua hari berikut, saya akan menjelaskan pada Anda tiga hal tentang karunia yang Allah berikan pada kita di atas palungan kecil di Betlehem.

Hal pertama yang harus kita pahami tentang karunia Allah atas kita adalah bahwa itu datangnya dari pembungkus yang sederhana. Beberapa orang akan berusaha keras membungkus hadiah dengan indah. Tapi karunia Allah datang kepada kita tidak indah, tidak dengan hiasan, tetapi didalam palungan kotor di sebuah kandang ternak yang dingin di sebuah kota kecil bernama Betlehem. Itulah keindahan Natal. Yesus datang ke dunia di dalam palungan supaya kita bisa memiliki rumah di surga. Sang Juruselamat tidak dibungkus dengan seprai satin, tapi dengan kain seadanya. Di sanalah, di dalam palungan, terletak hadiah terhebat di dalam pembungkus yang paling sederhana.

Hal kedua yang ingin saya jelaskan tentang karunia Allah atas kita adalah bahwa kita tidak layak mendapatkannya. Pikirkan hal ini: Allah sudah memberi kita hadiah terbaik, yaitu Anak-Nya Yesus Kristus, tapi kita masih saja berbuat dosa melawan Dia (lihat Roma 5:8).

Tak ada kebaikan yang membuat kita pantas dan layak menerima karunia-Nya. Inilah kebenaran yang menakjubkan tentang Natal. Siapa pun kita, Allah telah mengutus Anak-Nya agar setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal (Yohanes 3:16).

Dengan Natal yang beberapa hari lagi, mulailah mempersiapkan hati Anda untuk merayakan kelahiran Juruselamat kita. Renungkan kebenaran ini bahwa Yesus lahir untuk mati agar kita semua bisa hidup.

Bacaan Alkitab Setahun :
Zakaria 7; Wahyu 12

Yesus lahir untuk mati agar kita semua bisa hidup.(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Jangan Melewatkan Natal

Lukas 2:14 Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya."

Kesukaan bagi dunia. Penebus datanglah. B'ri hatimu kepadaNya. Sekalian nyanyilah. Sekalian nyanyilah.

Sekalian orang bernyanyilah. -Kesukaan bagi Dunia-Tahun ini, jangan melewatkan inti dari perayaan Natal. Jangan seperti si pemilik penginapan yang melewatkan Yesus karena terlalu sibuk dengan penginapannya (lihat Lukas 2). Beri waktu untuk Tuhan.

Jangan seperti Raja Herodes yang terlalu takut untuk membiarkan Kristus memerintah hidupnya (lihat Matius 2). Arahkan hati Anda kepada Kristus. Dan jangan menjalankan hidup Anda seperti Kaisar Romawi, yang absen pada malam Natal karena ada illah lain yang mengisi tempat Kristus dalam hidupnya. Jangan 

izinkan hal-hal lain menyetir kita untuk tidak menyembah Yesus Kristus. Di pagi Natal, kita akan membuka kado-kado Natal kita, namun kenyataannya barang-barang yang baru itu akan pudar kebaruannya. Hadiah yang dulunya begitu berharga untuk Anda akan berakhir menjadi boneka di lemari pajangan atau diberikan pada orang lain. Katakanlah, setelah Natal, Anda membeli sebuah gadget terbaru yang lebih canggih dengan megapixels yang lebih besar, atau yang lebih tipis, lebih cepat, atau yang punya daya baterai yang lebih baik. Dalam sekejap, hadiah-hadiah Natal Anda sebagian besar akan Anda lupakan. Tetapi ada satu yang tak akan pernah pudar, Allah telah memberi kita hadiah yang paling hebat- Anak-Nya, Yesus Kristus.

Bacaan Alkitab Setahun :
Zakaria 6; Wahyu 11

Maka jangan lewatkan inti dari Natal tahun ini B'ri hatimu kepadaNya (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie).

Read more

0 Yang Saya Inginkan Di Hari Natal

Kolose 2:16-17 Karena itu janganlah kamu biarkan orang menghukum kamu mengenai makanan dan minuman atau mengenai hari raya, bulan baru ataupun hari Sabat; semuanya ini hanyalah bayangan dari apa yang harus datang, sedang wujudnya ialah Kristus.

Saya selalu percaya pada janji Natal. Bagi saya, selalu ada sesuatu yang istimewa tentang hari spesial ini yang membawa saya kembali kepada masa kanak-kanak saya.

Apa yang kita suka tentang Natal segera setelah kita menghias pohon Natal?

Buat saya, ada rasa kagum, keindahan, dan rasa tak sabar. Kita suka dengan musiknya, wajah anak-anak yang terkejut saat membuka kado, dan makanannya yang menakjubkan. Kita juga taksabar berkumpul dengan keluarga dan teman-teman karib kita. Hari Natal berarti tak ada perselisihan dan kejahatan (kecuali saat Black Friday dimana semua orang berebut barang-barang diskon di mal).

Tapi seberapa sering Natal benar-benar memenuhi janjinya? Sedikit di sana-sini, tetapi pada umumnya, Natal berakhir tanpa arti, dengan iklan-iklan tanpa henti di TV yang berdengungdi kepala yang membuat kita mati rasa.

Lalu timbul desakan dan tekanan dalam diri kita saat kita wajib membeli hadiah untuk orang-orang yang hampir tidak kita kenal. Inilah ekspektasi yang dibebankan oleh orang lain, dan bahkan kadang oleh diri kita sendiri.

Lalu ada kekecewaan-kekecewaan besar pasca Natal-kekecewaan atas ekspektasi-ekspektasi yang tak pernah bisa kita penuhi. Kita tak mampu memberikan apa yang ingin kita berikan, atau apa yang benar-benar orang lain inginkan dari kita. Atau sebaliknya, Anda mungkin juga tak mendapatkan apa yang benar-benar Anda inginkan. Lalu ada tagihan-tagihan yang datang menggunung. Jadi apa yang terburuk tentang Natal? Yaitu ritual bodoh, komersial, hampa, melelahkan, dan sangat mahal yang berlarut-larut hingga berbulan-bulan kemudian.

Apa yang terbaik tentang Natal? Gambaran sekilas dari apa yang akan terjadi kelak - keindahan, puji-pujian, para malaikat yang memuja, kasih, kehangatan, janji, harapan. .segala hal yang dijanjikan kepada kita di kehidupan berikutnya.

Anda lihat, Natal adalah sebuah janji. Sebuah janji yang belum sepenuhnya diwujudkan. 

Natal tidak bisa seperti semua yang kita inginkan. Natal hanyalah musim liburan. Natal tidak dapat membawa harmoni ke rumah Anda. Natal tidak dapat membawa damai di bumi. Natal tidak dapat mendatangkan kebahagiaan.

Sebab, hanya Kristus sendirilah yang dapat mewujudkan semua itu, bahkan lebih. Itulah yang benar-benar kita rindukan di dalam hati kita terdalam.

Bukan Natal, tetapi Kristus.

Bukan kegembiraan, tetapi Mesias.

Bukan perbuatan baik, tetapi Allah.

Bukan kado, tetapi kehadiran-Nya.

Apa pun atau siapa pun akan mengecewakan kita. Tetapi Allah tidak akan pernah.

Itulah yang saya inginkan untuk Natal-Yesus Kristus.

Bacaan Alkitab Setahun :
Zakaria 5; Wahyu 10

Natal adalah sebuah janji, dan hanya Kristuslah yang dapat mewujudkan janji itu (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Materai Kerajaan Allah

Efesus 1:13 Di dalam Dia kamu juga--karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu--di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.

Apa maksud Alkitab yang mengatakan bahwa kita dimateraikan dengan Roh Kudus? Di zaman Rasul Paulus dimana barang-barang dikirim dari satu tempat ke tempat lain dengan kapal, barang-barang ini dimateraikan dengan lilin yang distempel dengan cincin stempel kepunyaan si pemilik. Ini adalah tanda kepemilikan yang unik. Orang-orang bisa membedakannya dengan melihat segel lilin yang dicap di atas peti kayu tersebut, yang menandakan bahwa isinya berharga dan tidak boleh dibuka.

Hal yang sama juga berlaku untuk dokumen dari raja. Dokumen ini akan disegel lilin dan distempel dengan stempel kerajaan. Orang tahu bahwa jika mereka membukanya, bukan oleh si penerima yang dituju, maka mereka sama saja membahayakan hidup mereka.

Dengan cara yang sama, Allah juga telah menempatkan materai kerajaan-Nya pada kita: Sebab Dia yang telah meneguhkan kami bersama-sama dengan kamu di dalam Kristus, adalah Allah yang telah mengurapi, memeteraikan tanda milik-Nya atas kita dan yang memberikan Roh Kudus di dalam hati kita sebagai jaminan dari semua yang telah disediakan untuk kita (2 Korintus 1:21-22). Materai adalah kehadiran dan karya Roh Kudus di dalam hati dan hidup kita. Di atas pertobatan kita, kita dimeteraikan dengan Roh Kudus.

Katakanlah, seorang pencuri ingin mencuri sebuah tas kantor. Kemudian ia melihat nametag di atasnya bertuliskan nama seorang petinju terkenal. Kemungkinan besar, pencuri itu tidak akan mencuri tas itu. Mengapa? Dia takut akibatnya. Mengapa? Sebab ia tidak ingin tubuhnya menderita karena dihajar oleh petinju tersebut.

Dengan cara yang sama, Iblis ingin datang dan menghancurkan kita sebagai orang Kristen. Iblis ingin mendatangkan malapetaka dalam kehidupan kita. Tapi ia melihat nametag kita: "Kepunyaan Yesus Kristus, dimateraikan dan diasuransikan dengan Roh Kudus." Iblis pun mundur karena ia takut pada Sang Pemilik kita.

Bacaan Alkitab Setahun :
Zakaria 3; Wahyu 8

Anda memakai nametag "Kepunyaan Yesus Kristus, dimateraikan dan diasuransikan dengan Roh Kudus" dan Iblis mundur karena Yesus Kristus sang pemilik Anda (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Membiarkan Roh kudus Bekerja

Yohanes 16:8 Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa,kebenaran dan penghakiman;

Mengapa Roh Kudus datang ke dunia ini? Apa yang Roh Kudus ingin lakukan dalam kehidupan orang tak percaya? Roh Kudus sangat terlibat dalam pertobatan. Anda tahu, sebelum kita menjadi orang Kristen, adalah Roh Kudus yang menginsyafkan kita atas dosa kita (lihat Yohanes 16:8). Terjemahan lain untuk kata menginsyafkan dalam Yohanes 16:8 ialah "meyakinkan." Perhatikan, ayat ini tidak mengatakan bahwa Dia akan menginsyafkan orang yang tidak percaya dari dosa tertentu. Sebaliknya, Dia ingin menginsyafkan mereka dari seluruh dosanya, menginsyafkan dari akar segala dosa kita.

Kita bisa terlibat dalam proses pertobatan seseorang dengan membuat mereka memiliki rasa bersalah atas pelanggaran yang mereka buat (entah kenapa biasanya para ibu amat ahli dalam hal ini). Tetapi pada akhirnya, hanya Roh Kuduslah yang secara efektif dapat menimbulkan rasa bersalah itu dalam diri kita.

Di sisi lain, terkadang kita bisa saja menghambat pertobatan seseorang. Kita menjadi tidak sabar, atau kita mencoba untuk membantu Roh Kudus. Ketika berbagi tentang Tuhan kepada seseorang - seperti kepada teman atau rekan kerja atau anggota keluarga dan kemudian karena mereka menjadi tertarik dan mulai mengajukan pertanyaan, kita mulai mencoba untuk mengubah orang itu dengan kekuatan kita sendiri. Kita pada akhirnya mencoba untuk menyelesaikan transaksi, sementara Roh Kudus belum selesai dengan pekerjaan-Nya.

Hal terbaik yang dapat kita lakukan setelah kita berbagi Firman Tuhan dengan seseorang yaitu dengan berdoa agar Firman-Nya itu berakar di dalam orang tersebut. Kita hanya perlu melakukan bagian kita dan kemudian menyerahkannya di dalam tangan Tuhan. Kita tidak perlu memaksa. Dialah yang akan meyakinkan mereka. Jadi, biarkan Roh Kudus melakukan pekerjaan-Nya.

Bacaan Alkitab Setahun :
Zakaria 2:6-13; Wahyu 7

Lakukan bagian Anda dan selanjutnya serahkan ke dalam tangan Tuhan, Dia yang akan menyempurnakan segala sesuatunya (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Rencana Cadangan Kita

Yudas 1:21 Peliharalah dirimu demikian dalam kasih Allah sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal.

Ketika para polisi berada dalam bahaya, apa yang mereka lakukan? Mereka meminta bala bantuan dari polisi lainnya. Itu juga yang perlu dilakukan oleh orang percaya. Ketika kita sedang diganggu atau dicobai, kita perlu meminta bala bantuan. Kita harus berdiri kuat di dalam Allah dan dalam kuasa-Nya.

Yakobus 4:7 mengatakan, Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu! Perhatikan bahwa ayat ini tidak mengatakan bahwa kita harus tunduk kepada Allah tapi di sisi lain tetap berkomunikasi dengan Iblis. Kita harus menjaga jarak dari musuh, dan berhati-hati untuk tidak pernah menyerah pada godaannya.

Ketidaktaatan dan ketidakpatuhan yang terus menerus memberi pijakan kaki kepada Musuh kita, dimana itu memudahkan ia untuk menyerang dan mempengaruhi orang Kristen. Jadi larilah dari godaan dan jangan meninggalkan jejak. Jaga jarak dari hal-hal yang bisa menyeret Anda ke dalam dosa.

Kita harus belajar dari contoh kasus orang Israel yang, meski memiliki hak istimewa dan mengalami intensitas mujizat yang sering, mereka tidak menjaga diri mereka di dalam kasih Allah. Akibatnya, mereka menghadapi penghakiman juga.

Kita harus belajar dari contoh kasus para malaikat yang diusir dari surga yang, meskipun mereka pernah menyembah Allah, mereka memberontak melawan Dia dan menjadi Iblis di neraka.

Kita harus belajar dari contoh kasus orang-orang yang tinggal di Sodom dan Gomora yang terlepas dari fakta bahwa mereka menerima pemberitaan dan pelayanan Abraham, Lot, dan bahkan Melkisedek, mereka tetap memberontak terhadap Allah.

Mereka semua gagal menjaga diri mereka di dalam kasih Allah. Jadi marilah kita pastikan diri kita untuk mengambil setiap langkah nyata agar mampu melaksanakannya.

Bacaan Alkitab Setahun :
Zakaria 2:1-5; Wahyu 6

Larilah dari godaan, jangan meninggalkan jejak dan jaga jarak agar Anda tidak jatuh kedalam dosa (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie).

Read more

0 Waktu Yang Akan Berbicara

Markus 8:36-37 Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya. Karena apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?

Beberapa waktu lalu, saya bertemu dengan teman sekolah saya. Kami tidak berjumpa selama sekitar dua puluh lima tahun. Suatu hari dia menelepon mengabarkan akan datang mendengar khotbah saya, kami pun mengatur waktu untuk bertemu sebelumnya.

Saat kami bertemu, dia bercerita bahwa ia sudah dua kali menikah dan saat ini tengah menduda. Ia berkata, "Untuk melupakan pernikahan saya, sampai sekarang saya masih terjebak dalam minuman keras. Dia menjelaskan bagaimana ia menjadi mangsa empuk minuman keras dan bagaimana begitu sulit lepas darinya. Itu menghancurkan hidupnya.

Saya berkata padanya, "Kau tahu, dalam Alkitab, Allah berkata, Carilah, maka kau akan menemukan-Ku..Katanya, "Kau boleh mengutip Kitab Sucimu, dan aku akan mengutip buku peganganku. Saat ini aku juga berada dalam persekutuan - aku sedang mengikuti program 12 langkah keluar dari candu alkohol."

Dulu kami biasa hang out dan pergi ke pesta, saya meninggalkan gaya hidup tersebut di usia tujuh belas, sementara ia terus melakoninya. Saat saya melihat jalan hidup yang kami berdua ambil, sudah jelas siapa yang paling gampang menyerah.

Sebagai orang Kristen, akan datang masa-masa ketika Anda melihat orang-orang tak percaya dan berpikir, Saya bingung. Hidup mereka tampak menyenangkan, sementara saya tidak. Hidup mereka mungkin tampak menyenangkan saat ini, tapi ada harga yang harus dibayar karena dosa. Anda akan menuai apa yang Anda tabur.

Bila Anda hidup untuk Kristus, bila Anda tekun melakukan hal-hal dengan cara Tuhan, maka Anda tidak akan menyesalinya. Anda tak akan menemukan kebahagiaan atau pemenuhan melalui hubungan seks, obat-obatan, atau minuman keras. Anda tidak akan menemukan kebahagiaan lewat hubungan, kesuksesan, harta, atau prestasi. Anda hanya akan menemukan kebahagiaan dan pemenuhan dengan berjalan di dalam tujuan sejati Sang Pencipta hidup Anda: hubungan yang hidup dan dinamis dengan Allah Bapa melalui Yesus Kristus.

Bacaan Alkitab Setahun :
Hagai 1; Wahyu 1

Bila Anda hidup untuk Kristus maka Anda telah membangun hubungan yang dinamis dengan Allah Bapa (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

Ibadah Doa Pagi

Ibadah Doa Pagi

Menara Doa

Menara Doa

Popular Post

 
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon More