• slide 1

    Ibadah Raya

    Suasana Ibadah Natal 2010 GSJA Sword bertempat di JL Kartini 8 No.1A...

  • slide 2

    Sekolah Minggu

    Sekolah Minggu setiap hari minggu jam 08.00 kelas terbagi ke dalam tiga kelas: Little Heaven, Kingdom Kid dan Christ Crew...

  • slide 3

    Ibadah Pelajar

    Ibadah yang dihadiri oleh para pelajar yang masih sekolah dan berkuliah, segment keterlibatan dalam drama...

  • slide 4

    Tim Musik GSJA Sword

    Tim Musik GSJA Sword yang selalu setia mengiringi pujian dalam setiap ibadah terdiri dari : Agus - Gitaris, Julius dan sylvi- Keyboard, Yanto dan Edy - Drum, Randy - Bass...

  • slide 5

    Drama Harnas Wanita 2011

    Sebuah drama yang dimainkan oleh wanita-wanita Sword dalam perayaan Harnas Wanita 2011...

  • slide 6

    Ulang Tahun GSJA Sword 2011

    Perayaan ulang tahun GSJA Sword tahun 2011 yang berlangsung di gedung gereja sendiri, sederhana namun membawa hikmat dan berkat tersendiri...

  • slide 7

    Bapak dan Ibu Gembala

    Bapak dan Ibu Gembala dan jamaat GSJA Sword saat perayaan Natal 2010...

  • slide 8

    Natal GSJA Sword, 17 Des 2011

    Perayaan Natal GSJA Sword pada tanggal 17 Des 2011...

  • slide 9

    Imlek GSJA Sword, 22 Jan 2012

    Ibadah Saat Imlek di GSJA Sword pada tanggal 22 Januari 2012...

  • slide 10

    Gathering Pekerja GSJA Sword, 23-24 Mar 2012

    Gathering para pekerja GSJA Sword pada tanggal 23-24 Maret 2012 di Gunung Gelis...

  • slide nav 1

    Ibadah Raya

    Suasana Ibadah Natal 2010...
  • slide nav 2

    Sekolah Minggu

    Sekolah Minggu setiap hari minggu jam 08.00...
  • slide nav 3

    Ibadah Pelajar

    Ibadah yang dihadiri oleh para pelajar yang masih sekolah dan berkuliah...
  • slide nav 4

    Tim Musik

    Tim Musik GSJA Sword yang selalu setia mengiringi pujian dalam setiap ibadah...
  • slide nav 5

    Harnas Wanita 2011

    Sebuah drama yang dimainkan oleh wanita-wanita Sword...
  • slide nav 6

    Ulang Tahun GSJA Sword 2011

    Perayaan ulang tahun GSJA Sword tahun 2011...
  • slide nav 7

    Bapak dan Ibu Gembala

    Bapak dan Ibu Gembala dan jamaat GSJA Sword...
  • slide nav 8

    Natal GSJA Sword 2011

    Perayaan Natal GSJA Sword, 17 Des 2011...
  • slide nav 9

    Imlek GSJA Sword 2012

    Ibadah Saat imlek di GSJA Sword, 22 Januari 2012...
  • slide nav 10

    Gathering Pekerja Sword, 23-24 Mar 2012

    Gathering para pekerja GSJA Sword pada tanggal 23-24 Maret 2012 di Gunung Gelis...

GSJA Sword Generation Ministry (Studying Words Of OuR LorD)

Latest from Blog

KKR Okultisme

KKR Okultisme

Seminar Keluarga

Seminar Keluarga

Menara Doa

Menara Doa

Delete this element to display blogger navbar

0 Tabib Agung Kita

Markus 2:17 Yesus mendengarnya dan berkata kepada mereka: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa."

Perlu dicatat bahwa setiap orang yang pernah berbicara atau bertemu dengan-Nya, berada dalam situasi yang berbeda, dan Ia memperlakukan masing-masing dari mereka dengan cara yang berbeda. Ini karena Ia mengakui bahwa meski kita semua berbagi masalah dan kebutuhan dasar yang sama, setiap pria, wanita, dan anak-anak merupakan individu yang unik, dengan kebutuhannya yang unik pula.

Dalam perjumpaan-Nya dengan banyak orang, Yesus bagaikan seorang dokter atau tabib. Dia pada dasarnya berkata, Aku ingin engkau tahu jika Aku tidak datang untuk mencari orang benar untuk bertobat tetapi mencari orang berdosa, sebab mereka yang benar tidak butuh seorang tabib.

Saya pikir hal yang paling sulit menjadi seorang dokter ialah mereka harus bertemu dengan orang-orang yang sebagian besar sedang sakit! Jarang ada pasien yang mampir dan berkata, "Hei, dok, saya merasa sehat hari ini. Saya datang hanya mau mengabari dokter. Maukah dokter makan siang dengan saya? Anda biasanya tidak menghubungi dokter Anda waktu Anda merasa baik-baik saja. Anda akan menelepon mereka waktu Anda sakit, dan dokter Anda akan meminta Anda datang ke kliniknya untuk memeriksa, kemudian memakaikan obat khusus ke bagian tubuh yang sakit.

Yesus adalah Tabib Agung. Dia datang untuk menyembuhkan mereka yang sakit hati, memberitakan pembebasan kepada mereka yang terkurung dosa, membuat orang buta melihat, dan memberitakan kebebasan bagi kaum tertindas. Dia sudah mengukur kekurangan dan kebutuhan Anda dengan begitu tepat, apa pun bentuknya itu, Ia akan memperlakukan Anda sebagai seorang individu.

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 129-131; 1 Korintus 11:1-16

Yesus datang untuk menyembuhkan Anda, Dia datang memberitakan pembebasan kepada Anda dan menjadikan Anda orang-orang yang merdeka (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie).

Read more

0 Tempat Rahasia

Mazmur 91:1 "Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa."

Ketika Anda masih kecil, apakah Anda punya sebuah tempat rahasia - satu tempat yang Anda tuju saat Anda takut atau ingin menyendiri? Allah ingin Anda menjadikan-Nya sebagai tempat berlindung. Anda bisa datang kesana kapan pun. Ketika Anda terjebak dalam kemacetan yang luar biasa padat, Anda bisa datang kesana. Ketika Anda mengalami konflik di pekerjaan Anda dan tak tahu bagaimana menghadapinya, Anda bisa dengan segera kembali ke tempat rahasia dimana Dia yang Mahatinggi tinggal dalam persekutuan dan komuni Anda dengan Dia.

Anda bukan saja harus tinggal dalam naungan-Nya, tapi tinggal di bawah satu atap di bawah bayangan-Nya, Dia Yang Mahakuasa. Pernahkah Anda mencoba menginjak bayang-bayang seseorang?

Ingat kisah Nabi Elia, yang bernubuat kepada Raja Ahab dan istrinya Ratu Izebel yang jahat itu jika hujan tidak akan turun kecuali ia yang mengatakannya? Darimana ia mendapat keberanian itu untuk mengatakannya? Meski saat itu ia tengah diadili di hadapan kerajaan yang berkuasa, saat itu ia tahu bahwa ia tinggal di hadirat satu Kerajaan yang jauh lebih berkuasa. Dia tinggal di dalam tempat rahasia Allah yang Maha Agung.

Jika Anda dapat berlutut di hadapan Allah, berdirilah dengan gagah berani di hadapan manusia. Apakah Anda sedang berjalan dalam persekutuan yang erat dengan Dia?

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 126-128; 1 Korintus 10:19-33

Tempat rahasia dan aman ialah tinggal dalam hadirat-Nya, datang dan berlindung hanya kepada-Nya (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie).

Read more

0 Bebas Dari Rasa Takut

Mazmur 91:5-6 Engkau tak usah takut terhadap kedahsyatan malam, terhadap panah yang terbang di waktu siang, terhadap penyakit sampar yang berjalan di dalam gelap, terhadap penyakit menular yang mengamuk di waktu petang.

Sejarah pernah menceritakan tentang seorang Kristen pemberani yang disidang di hadapan salah satu kaisar Romawi yang gencar menganiaya orang percaya. Kaisar itu mendesak orang-orang Kristen disana untuk meninggalkan iman mereka, menyangkal, dan menyatakan bahwa Kaisar adalah Tuhan. Namun orang Kristen ini menolaknya. Merasa wibawanya tak dianggap sang kaisar berkata, Tinggalkan Kristus, atau aku akan membuangmu.

Orang Kristen itu menjawab, "Engkau tak bisa memisahkanku dari Kristus, sebab Dia telah berfirman, "Aku tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.

Sang kaisar berkata, "Aku akan menyita semua hartamu.

Orang Kristen itu pun menjawab, "Hartaku tersimpan di surga. Engkau tak dapat menyentuhnya. Sang kaisar pun berseru, Aku akan membunuhmu."

Jawab orang Kristen itu, "Aku sudah mati bagi dunia ini selama 40 tahun. Hidupku ada di dalam Kristus Tuhan Allah. Kau tak bisa menyentuhnya.

Sang kaisar kemudian berbalik badan dan bertanya pada semua yang ada pengadilan tersebut, Katanya, "Mau kita apakan orang fanatik ini?

Yang dijuluki orang fanatik itu tahu tentang perlindungan Allah. Dan itu juga sesuatu yang kita semua perlu tahu di masa-masa menakutkan ini. Ada begitu banyak hal yang kita takuti, seperti pesawat jatuh, menjadi korban kejahatan atau didiagnosa satu penyakit yang mengancam jiwa.

Rasanya menyenangkan mengetahui bahwa Allah memberi kita janji-janji, "Walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu (Mazmur 91:7).

Ketidakadilan di dunia tidak akan berakhir hingga hari kedatangan-Nya tiba. Selama menantikan-Nya, kita kiranya dapat dengan berani menyuarakan iman kita, sebab Allah akan selalu menyertai hidup kita.

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 123-125; 1 Korintus 10:1-18

Ketidakadilan di dunia tidak akan berakhir hingga hari kedatangan-Nya. Percayalah bahwa Allah menyertai umat-Nya (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie).

Read more

0 Selagi Kita Menunggu


Ketika melihat bagaimana suramnya budaya kita saat ini, kita bertanya-tanya apakah kita bisa membuat perubahan. Segalanya tampak semakin tak terkendali. Sekarang ini tampaknya kegelapan semakin mencekam dan terang semakin meredup. Yesaya menggambarkan hal ini dengan berkata, "Celakalah mereka yang menyebutkan kejahatan itu baik dan kebaikan itu jahat, yang mengubah kegelapan menjadi terang dan terang menjadi kegelapan, yang mengubah pahit menjadi manis, dan manis menjadi pahit (Yesaya 5:20).

Saya ambil contoh film-film yang sedang populer saat ini. Banyak dari film tersebut merayakan apa yang dianggap salah oleh Alkitab dan yang menghina Allah, sehingga banyak orang yang menertawakan apa yang dipegang Alkitab sebagai standar kehidupan kita semestinya. Namun kabar baiknya adalah Roh Kudus yang sama yang membentuk gereja mula-mula dapat menggunakan kita untuk mengubah dunia apabila kita bersedia melakukannya.

Menarik untuk dicatat bahwa di abad pertama pertanyaan yang ada di benak para murid yaitu, "Apakah hari akhir sudah dekat?" Itu juga pertanyaan yang sama yang ada di pikiran kebanyakan dari kita di zaman ini. Dan inti dari jawaban Yesus atas murid-murid-Nya adalah, "Sekarang bukan waktunya. Tujuan-Ku di dunia ini ialah untuk memerintah dan bertahta di hati setiap orang. Jangan terlalu khawatir kapan Aku akan melakukan-Nya. Sebaliknya, yang harus kau perhatikan ialah apa yang harus kau lakukan selagi menunggu hari itu datang.

Prinsip yang sama juga berlaku buat kita. Jangan khawatir kapan Dia akan datang. Dia akan kembali di waktu yang sudah tepat. Apa yang seharusnya kita lakukan selagi menunggu kembali-Nya ialah menyerahkan diri kita sepenuhnya dan dengan sukacita menantikan-Nya.

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 120-122; 1 Korintus 9

Sambil menunggu Dia datang kembali, mari serahkan sepenuhnya seluruh kehidupan kepada Dia dengan sukacita yang melimpah (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie).

Read more

0 Anda Adalah Piala Kasih Karunia Allah

Roma 8:28 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Ketika Anda membaca Alkitab, mungkin bagian yang paling membosankan adalah membaca daftar silsilah Yesus. Apakah Anda pernah membacanya? Sungguh obat insomnia yang ampuh.

Tapi sebenarnya ada makna di balik daftar silsilah yang membosankan tersebut, karena ini merupakan salah satu bukti bahwa Yesus adalah Mesias yang berasal dari garis keturunan Raja Daud.

Hal menarik tentang silsilah ini ialah ini merupakan satu-satunya di Alkitab yang mencatat nama wanita dalamnya. Wanita dalam silsilah kuno hampir tidak pernah disebutkan, tak dianggap, namun ada empat wanita yang disebutkan dalam silsilah Yesus. Dan, ketika Anda melihat para wanita ini, masing- masing dari mereka memiliki kisah hidup menyakitkan.

Tamar hidupnya berantakan. Dia tergoda dengan seorang kerabatnya. Dia punya dua suami, dan kedua pria ini benar-benar brengsek. Kisah Tamar cukup eksplisit dan penuh skandal. Dia memiliki reputasi buruk.

Rahab sebenarnya seorang pelacur. Tapi dia juga melakukan hal benar dengan membantu menyembunyikan para pengintai yang diutus Allah.

Ruth bukan orang Yahudi. Dia adalah seorang Moab yang melanggar hukum dengan menikahi seorang pria Yahudi-orang Yahudi dilarang menikah dengan orang non-Yahudi.

Batsyeba berselingkuh dengan Raja Daud, dan suaminya dibunuh untuk menutupi hubungan mereka. Sungguh kisah hidup yang sebenarnya tak enak didengar.

Namun Allah memilih empat perempuan ini tercatat dalam garis silsilah Sang Juruselamat dunia. Mereka adalah bukti bahwa Allah merangkai kesalahan kita, kekecewaan kita, kepedihan kita, dan dosa kita ke dalam rancangan-Nya.

Saya ingin Anda berpikir tentang kesalahan terbesar dalam hidup Anda. Pikirkan tentang kekecewaan terbesar dalam hidup Anda. Pikirkan tentang dosa Anda yang paling memalukan. Pikirkan tentang luka terdalam dalam hidup Anda.

Kemudian pahami hal ini: Sebelum Anda lahir, Allah sudah tahu hal-hal yang akan terjadi dalam hidup Anda dan sudah mengembangkan satu rencana besar yang akan mendatangkan kebaikan buat Anda.

Sungguh Tuhan yang luar biasa! Dialah Allah yang kita sembah. Sebagai pengikut Yesus Kristus, kita tidak boleh menyangkal kesalahan kita. Kita tidak boleh menyembunyikannya rapat-rapat di dalam lemari. Kita tidak boleh berpura-pura suci. Kita tidak boleh berpura-pura orang lain tidak menyakiti kita.Sebaliknya, kita harus terbuka dengan perasaan, kesalahan, kegagalan, frustrasi atau ketakutan kita. Kita adalah piala kasih karunia Allah.

Renungkan hal ini:

Bagaimana dengan paham dan percaya dengan apa yang dikatakan dalam Roma 8:28 membantu Anda untuk bersikap realistis dan optimis pada saat yang sama?

Apa beberapa cara yang sudah Allah pakai dalam menggunakan rasa takut, kesalahan, dan kegagalan Anda demi kebaikan hidup Anda dan hidup orang lain?

Apa saja contoh lain dari tokoh-tokoh Alkitab yang digunakan oleh Allah, terlepas dari kegagalan atau keadaan yang membelit mereka? 

Bacaan Alkitab Setahun :
2 Samuel 23-24; Lukas 19:1-27

Sungguh Tuhan kita luar biasa. Dia menerima kita apa adanya dan bahkan mengampuni segala kesalahan kita.(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Read more

0 Apakah Ada Lele Di Tangki Anda?

1 Yohanes 3:13 Janganlah kamu heran, saudara-saudara, apabila dunia membenci kamu.

Saya pernah mendengar satu cerita tentang beberapa pemasok ikan yang mengalami masalah dalam pengiriman ikan kod dari pantai timur. Pada saat kapal itu sampai di pantai barat, ikan mulai membusuk. Jadi mereka membekukannya, namun pada saat tiba, daging ikan sudah benyek. Maka mereka memutuskan untuk mengirimnya hidup-hidup, tapi saat tiba di sana, ikannya sudah mati. Kemudian mereka mencoba mengirimnya hidup-hidup lagi, tapi dengan satu perbedaan: mereka memasukkan satu ikan lele di setiap tangki. Perlu Anda tahu, lele adalah musuh alami ikan kod. Pada saat ikan kod tiba, mereka masih hidup dan dalam keadaan baik karena mereka telah menghabiskan waktu mereka di perjalanan berusaha melenyapkan si ikan lele.

Mungkin Allah telah menempatkan seekor ikan lele di tangki Anda untuk membuat Anda tetap hidup dan sehat secara rohani. Mungkin itu seseorang di tempat kerja yang selalu memiliki delapan pertanyaan sulit buat Anda setiap pagi tentang hal-hal rohani. Mungkin itu tetangga sebelah Anda yang senang mempersulit Anda karena iman Anda pada Kristus. Mungkin itu pasangan atau anggota keluarga yang belum percaya. Anda bertanya-tanya mengapa ini terjadi. Ini ibaratnya lele di cerita tadi. Orang itu tengah meencobai kesabaran Anda.

Sesaat sebelum penyaliban-Nya, Yesus mengatakan kepada murid-murid: "Adakah kamu membicarakan seorang dengan yang lain apa yang Kukatakan tadi, yaitu: Tinggal sesaat saja dan kamu tidak melihat Aku dan tinggal sesaat saja pula dan kamu akan melihat Aku? (Yohanes 16:19).

Allah akan mengijinkan penganiayaan atau penderitaan terjadi dalam kehidupan orang percaya. Jika Anda sedang mengalami penganiayaan, ada dua hal yang perlu diingat: Pertama, penganiayaan menegaskan bahwa Anda adalah anak Allah. Kedua, penganiayaan membuat Anda bergantung lebih kepada Yesus.

Ketika Anda dianiaya karena iman Anda, ingat, dunia ini bukan rumah Anda yang kekal. Jika Anda gigih dengan semangat yang stabil dan damai sejahtera, lalu mempercayakan Kristus untuk membantu Anda, maka penyambutan Anda di surga akan lebih mulia dari apa yang Anda bayangkan.

Bacaan Alkitab Setahun :
1 Raja-raja 16-18; Lukas 22:47-71

Ketika Anda bertahan dalam penganiayaan akan Kristus maka nama Anda tercatat dalam buku kehidupan dan ada sorak sorai di surga untuk menyambut Anda.(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie).

Read more

0 Jiwa Yang Diselamatkan, Tapi Hidup Yang Sia-Sia

1 Korintus 3:11 Karena tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus.

Sebuah jajak pendapat yang diambil beberapa waktu lalu bertanya pada warga Amerika, apa tujuan utama dalam hidup mereka. Responnya cukup menarik. Anda mungkin berpikir beberapa akan menjawab, "Untuk memberi kontribusi kepada masyarakat" atau "Memiliki hidup yang bermakna." Tapi kebanyakan dari mereka menjawab, "Tujuan utama hidup adalah untuk mencapai kesenangan dan kepuasan pribadi. Menarik untuk dicatat bahwa 50 persen dari mereka yang disurvei mengidentifikasi diri mereka sebagai orang Kristen yang lahir baru.

Menurut Alkitab, tujuan hidup bukanlah kesenangan dan kepuasan pribadi. Alkitab mengajarkan bahwa kita ditempatkan di muka bumi ini untuk membawa kemuliaan bagi Allah. Kita perlu mencamkannya dalam pikiran dan hati kita. Dalam Yesaya 43:7, Allah berkata,"Semua orang yang disebutkan dengan nama-Ku yang Kuciptakan untuk kemuliaan-Ku, yang Kubentuk dan yang juga Kujadikan!" Oleh karena itu, kita harus memuliakan Allah dalam segala hal dalam hidup kita.

Apakah Anda menggunakan keuangan dan talenta Anda untuk kemuliaan-Nya? Kadang kita berpikir Allah memberi kita kehidupan ini untuk kita melakukan apa yang kita mau. Kita akan berkata, "Tuhan, ini milikku. Enam hari ini adalah milikku. Waktu-Mu di hari Minggu pagi. Sisanya milikku." Atau, "Berikut adalah rencana hidupku, Tuhan. Berikut adalah gol-gol yang ingin kucapai. Atau, "Ini uangku. Ini 10 persen milik-Mu. Tuhan, aku memberi tip lebih besar kepada pelayan di restoran, tapi 10 persen ini tetap menjadi milik-Mu.

Sebenarnya, adalah mungkin bagi kita untuk memiliki jiwa yang selamat, tapi hidup yang sia-sia. Jika Anda ditanya hari ini, "Apa tujuan utama hidupmu? Apa yang akan Anda katakan?

Jika Anda terus meminta jawabannya kepada Allah setiap pagi, maka Dia akan membawa Anda masuk dalam rencana-Nya, yaitu tempat terbaik yang tak bisa Anda bayangkan sebelumnya.

Bacaan Alkitab Setahun :
1 Raja-raja 19-20; Lukas 23:1-25

Jangan sia-siakan hidup Anda selama Anda masih diberi kesempatan ada di dunia ini, mintalah kepada Tuhan agar Anda selalu ada dalam rencana besar-Nya (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie).

Read more

0 Ada Dimana Saja

Efesus 6:17 Dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah,

Selama Perang Korea, satu unit pasukan perang Amerika Serikat, bernama Baker Company, terpisah dari resimennya ketika pasukan musuh mengepung mereka. Selama beberapa jam, markas pusat tak bisa menghubungi mereka. Akhirnya, ada satu panggilan radio, dan saat ditanya bagaimana situasi disana, mereka menjawab, "Musuh ada di sebelah timur kami. Musuh ada di sebelah barat kami. Musuh ada di selatan kami. Musuh ada di utara kami. Setelah hening beberapa saat, kemudian suara itu berkata, Dan kali ini, kami tak akan membiarkan mereka melarikan diri."

Seperti itulah kehidupan orang percaya. Musuh kita (Iblis) ada dimana saja. Namun beberapa orang Kristen tidak sadar bahwa kehidupan Kristiani bukanlah taman bermain, tapi sebuah medan perang. Mereka tidak sadar bahwa perang sedang berkecamuk. Dan dalam perang ini, mereka bisa menang, atau sebaliknya kalah.

Dalam sebuah peperangan, selalu lebih baik untuk menyerang ketimbang bertahan, karena pasukan yang bertahan hanya menunggu serangan berikutnya dari lawan dan berharap untuk selamat. Jika kita, sebagai orang percaya, selalu bertahan, maka Iblis ada dalam posisi unggul. Tetapi jika kita yang menyerang, maka kitalah yang unggul. Ketika rasul Paulus menulis tentang perlengkapan senjata Allah dalam Efesus 6, ia menyebutkan salah satu senjata penyerangan: ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah (ayat 17).

Jangan salah akan hal ini: ada otoritas dan kuasa dalam Firman Allah. Firman Allah menancap. Firman Allah menerobos masuk. Firman Allah memberi dampak. Ketika Musuh Anda (Iblis) tengah mengepung Anda, serang dia dengan Firman Allah.

Bacaan Alkitab Setahun :
1 Raja-raja 21-22; Lukas 23:26-56

Firman Allah memberi dampak besar dalam hidup Anda, biarkan Tuhan bekerja sempurna dalam kehendak-Nya (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie).

Read more

0 JalanNya atau Jalan Anda ?

Yakobus 4:13-14 Jadi sekarang, hai kamu yang berkata: "Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung", sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap.

Alkitab tidak mengutuk orang yang membuat rencana untuk masa depannya. Sebaliknya, Alkitab mengkritik orang yang membuat rencana tersebut tanpa memikirkan kehendak Allah sama sekali. Ini berbahaya. Allah tidak akan berbagi kemuliaan-Nya dengan yang hal lain.

Sah-sah saja membuat rencana. Paulus mengatakan kepada orang-orang percaya di Efesus bahwa ia akan kembali untuk pelayanan baru di antara mereka, "jika Allah menghendakinya (Kisah Para Rasul 18:21). Dia menulis kepada jemaat Korintus bahwa ia berencana mengunjungi mereka lagi "jika Tuhan menghendaki" (1 Korintus 4:19). Di kesempatan lain, Paulus berbicara tentang rencananya untuk melakukan hal-hal tertentu dan bagaimana Allah mengubah rencananya. Kita punya rencana. Kita punya cita-cita. Kita punya gol. Tetapi Allah akan mengarahkan kita.

Yesus mengajarkan kita untuk berdoa, Bapa, dikuduskanlah nama-Mu(Lukas 11:2). Doa kita akan efektif dan sukses apabila kita menyelaraskan kehendak kita dengan kehendak Allah dan berdoa sesuai dengan-Nya. Bukan kehendak kita yang jadi; kehendak Allahlah yang jadi di atas muka bumi ini. Allah tidak mengikuti jalan kita; kita yang mengikuti jalan-Nya. Kita perlu ingat bahwa kehendak-Nya mungkin berbeda dari kita. Dan kita harus mau menerima itu.

Allah yang tahu Anda luar dalam juga tahu masa depan Anda. Ingatlah janji-Nya yang simpel ini: "Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan (Yeremia 29:11).

Rencana Allah bagi Anda lebih baik dari rencana yang Anda miliki untuk diri Anda sendiri. Jadi jangan takut akan kehendak Allah, bahkan jika itu berbeda dari rencana Anda.

Bacaan Alkitab Setahun :
1 Raja-raja 10-11; Lukas 21:20-38

Rencana Allah bagi Anda mendatangkan kebaikan hari ini dan hari-hari selanjutnya.(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie).

Read more

0 Perangkap Kompromi

2 Korintus 2:11 Supaya Iblis jangan beroleh keuntungan atas kita, sebab kita tahu apa maksudnya.

Ketika masih kecil, saya mengumpulkan ular. Saya tak tahu kenapa, tapi saya pikir ular sangat keren. Saya bahkan bercita-cita menjadi herpetologis (ahli reptil dan amfibi). Saya senang membaca tentang ular dan memelihara cukup banyak ular.

Ibu saya, yang sangat toleran dengan hobi saya, suatu hari membawa saya ke toko hewan peliharaan untuk membeli seekor ular baru. Kami meletakkannya di bagasi mobil di sebuah kotak kecil, tapi pada saat kami sampai di rumah, kotak itu kosong. Ular itu kabur. Dan kami pikir dia masih bersembunyi di dalam mobil.

Ibu saya berkata, "Ibu tak mau menyetir mobil ini lagi.

Tapi situasi muncul yang mengharuskan Ibu saya untuk menggunakan mobil itu. Saat ia sedang menunggu lampu hijau, dia merasakan ada sesuatu yang dingin yang membelit pergelangan kakinya. Seketika ia berpikir pasti ular itu sudah muncul. Jadi dia membuka pintu mobil, melompat keluar, dan berteriak sekencang-kencangnya. Seorang petugas polisi kebetulan sedang berpatroli, bertanya ada apa. Ibu saya mengatakan kepadanya bahwa ada ular di dalam mobilnya. Maka polisi ini pergi menyelidiki, dan ternyata ular itu hanya selang yang terlepas dan jatuh ke bawah kakinya.

Kami pun tak pernah menemukan ular itu. Hanya ada celah kecil di kotak tersebut, dan ia bisa melarikan diri. Iblis seperti ular itu. Bila Anda memberinya lubang kecil dalam hidup Anda, hati-hatilah. Anda mungkin berpikir, saya hanya akan berkompromi sedikit di sini. . . . Saya hanya akan menurunkan kewaspadaan saya sedikit saja. Saya bisa mengatasinya. Bukan masalah. Tetapi hal berikutnya yang Anda tahu, Iblis telah menancapkan taringnya ke dalam diri Anda, dan Anda jatuh dengan cepat. Maka, sangat, sangat berhati-hatilah.

Bacaan Alkitab Setahun :
1 Raja-raja 12-13; Lukas 22:1-20

Sangat berhati-hatilah dengan perangkap kompromi karena akan membawa Anda kepada jalan yang jauh dari Tuhan.(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie).

Read more

0 Kembali Ke Kasih Yang Semula

Wahyu 2:5 Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat.

Ketika Yesus menemukan kesalahan fatal dalam jemaat di Efesus mereka meninggalkan kasih mereka yang semula - Dia juga memberikan resep-Nya untuk pembaharuan dan kebangunan rohani. Ada tiga R untuk kembali pada kasih kita yang semula: Remember (Ingat), Repent (Bertobat), dan Repeat (Ulangi).

Pertama, Anda harus ingat. Kata ini bisa diterjemahkan, "Teruslah mengingat." Apa yang harus Anda ingat? Anda harus ingat di mana Anda berada saat Yesus Kristus pertama kali menemukan Anda. Anda dipisahkan dari-Nya karena dosa. Tapi dengan penuh kemuliaan dan kasih, Dia mengulurkan tangan untuk Anda dan mengampuni Anda. Semua dari kita terpisah dari Allah dan akan menghadapi penghakiman.Hal penting yang Kristus lakukan untuk Anda sama dengan apa yang Dia lakukan untuk setiap orang.

Pemazmur menggambarkannya seperti ini: Ia mengangkat aku dari lobang kebinasaan, dari lumpur rawa; Ia menempatkan kakiku di atas bukit batu, menetapkan langkahku, Ia memberikan nyanyian baru dalam mulutku untuk memuji Allah kita. Banyak orang akan melihatnya dan menjadi takut, lalu percaya kepada TUHAN (Mazmur 40:2-3). Setiap orang Kristen kiranya mengatakan hal ini: Itu yang Kristus lakukan buat saya.

Kedua, Anda harus ingat puncak tertinggi Anda dalam mengasihi Yesus. Kapan puncak tertinggi tersebut terjadi dalam kehidupan rohani Anda? Apakah itu sebulan yang lalu? Tahun lalu? Sepuluh tahun lalu? Atau apakah itu hari ini? Bisakah Anda berkata, "Pada saat ini dalam hidup saya, saya percaya bahwa saya sama dekatnya dengan Tuhan seperti dulu? Jika Anda bisa mengatakannya, pujilah Tuhan. Jika tidak, ingatlah ketika Anda berada paling dekat dengan-Nya, tanam itu dalam pikiran Anda, dan jadikan itu sebagai tujuan untuk Anda sekali lagi kembali kepada-Nya.

Bacaan Alkitab Setahun :
1 Raja-raja 14-15; Lukas 22:21-46

Teruslah mengingat kasih yang mula-mula Anda dengan Yesus, dengan mengingat maka Anda tidak akan pernah berpaling dari-Nya.(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie).

Read more

0 Jujurlah Dengan Rasa Sakit Anda

2 Korintus 6:11 Hai orang Korintus! Kami telah berbicara terus terang kepada kamu, hati kami terbuka lebar-lebar bagi kamu.

Ketika berbagi tentang rasa sakit dengan orang lain, Anda akan dengan sukarela memberi telinga Anda untuk mendengar, terutama bila orang tersebut tengah mengalaminya pada saat itu. Buat Allah, menggunakan rasa sakit yang sudah Anda alami demi kebaikan orang lain adalah keuntungan untuk rencana-Nya, tapi Anda harus otentik dengan kisah Anda. Anda tidak boleh menambah- nambahkannya. Anda tidak boleh mengarangnya. Anda tidak boleh berpura-pura. Anda harus jujur dengan rasa sakit dalam hidup Anda.

Contoh terbaik dalam kisah ini ialah rasul Paulus. Ketika Anda membaca kitab-kitab di Perjanjian Baru yang dia tulis, Anda bisa lihat bahwa ia jujur tentang lima hal dalam hidupnya yang biasanya tidak suka kita bicarakan dengan orang lain. Paulus seorang diri merombak Kekaisaran Romawi. Kekristenan tersebar di seluruh dunia karena Ia bersedia jujur tentang hal-hal yang tak ingin orang lain ceritakan.

Apa sajakah itu? Untuk membantu orang lain, Anda harus jujur akan lima hal:

Perasaan Anda.
Paulus mengatakan dalam 2 Korintus 6:11, Hai orang Korintus! Kami telah berbicara terus terang kepada kamu, hati kami terbuka lebar-lebar bagi kamu. Paulus tidak hanya mengajar orang lain; ia membuka hati dan berbagi perasaannya. Jika Anda mau memberi dampak dalam kehidupan orang lain, Anda harus belajar untuk berbagi perasaan Anda.

Kesalahan Anda.
Yang ini sedikit lebih keras. Dalam Alkitab, Paulus mengatakan bahwa Sebab tiap-tiap orang akan memikul tanggungannya sendiri (Galatia 6:5). Cukup mudah untuk melihat dan mengakui bahwa tidak ada yang sempurna. Jujurlah, rendah hatilah, dan berterus teranglah dengan satu sama lain tentang kesalahan Anda.

Kegagalan Anda.
Paulus mengatakan, "Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa," dan di antara mereka akulah yang paling berdosa (1 Timotius 1:15b ). Paulus kemudian melanjutkan dengan menggambarkan bagaimana ia menganiaya orang Kristen dan hanya berdiri sementara Stefanus dilempari batu. Dia sangat terbuka tentang kegagalannya.

Frustrasi Anda.
Paulus mengatakan, Sebab aku tahu, bahwa di dalam aku, yaitu di dalam aku sebagai manusia, tidak ada sesuatu yang baik. Sebab kehendak memang ada di dalam aku, tetapi bukan hal berbuat apa yang baik. (Roma 7:18). Apakah Anda merasa kadang seperti itu? Anda tidak ingin melihatnya, Anda tidak ingin membacanya, Anda tidak ingin bertindak seperti itu, Anda tidak ingin mengakuiya, tapi pada akhirnya Anda melakukannya juga. Jujurlah, berbagilah rasa frustasi Anda. Ini semacam kejujuran tingkat tinggi yang akan membuat perbedaan dalam kehidupan Anda dan orang banyak.

Ketakutan Anda.
Paulus mengatakan dalam 2 Korintus 12:20, Sebab aku kuatir, bahwa apabila aku datang aku mendapati kamu tidak seperti yang kuinginkan dan kamu mendapati aku tidak seperti yang kamu inginkan. Aku kuatir akan adanya perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, fitnah, bisik-bisikan, keangkuhan, dan kerusuhan. Setiap kali Anda berbagi ketakutan atau kekuatiran dengan seseorang, itu bekerja akan dua hal: menurunkan kadar ketakutan dalam hidup Anda dan mendorong orang lain.

Paulus mengatakan bahwa kita semua rusak. Jadi kenapa kita tidak mengakuinya saja? Jika Anda terus menyimpannya, itu akan membuat Anda sengsara. Itu tidak akan menolong apa-apa. Anda perlu belajar untuk bersikap jujur tentang ketakutan, kesalahan, kegagalan, frustrasi, dan perasaan Anda. Ketika Anda melakukan itu, Anda akan mendapatkan penyembuhan, begitu pun dengan orang lain.

Renungkan hal ini : 

Mengapa Anda pikir sangat sulit bagi kita untuk berbagi kegagalan dan kesalahan dengan orang lain?

Bagaimana Anda mendapatkan keuntungan dari orang lain yang berbagi ketakutan, kesalahan, kegagalan, frustrasi, atau perasaannya dengan Anda?

Siapa dalam hidup Anda yang mengalami masa-masa sulit dan bisa mendapatkan keuntungan dari berbagi pengalaman Anda yang serupa dengannya?

Bacaan Alkitab Setahun :
1 Raja-raja 1-2; Lukas 19:28-48

Belajar untuk bersikap jujur dengan segala ketakutan, kesalahan, kegagalan, frustasi dan perasaan Anda. Lakukan dan Anda mengalami pemulihan seutuhnya(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Read more

0 Saksi Hanya Berbagi Apa Yang Mereka Lihat Dalam Pekerjaan Allah

1 Petrus 3:15 Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan! Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat,

Semua orang yang Anda temui minggu ini memiliki luka yang tersembunyi. Dan semua orang yang Anda temui minggu ini butuh dosis besar pengharapan. Ketika Anda berbagi pengharapan, Anda akan menemukan orang-orang yang mau membuka hatinya buat Tuhan.

Harapan yang paling menguatkan berasal dari seseorang yang berkata, "Aku pernah mengalaminya juga, dan aku berhasil melewatinya Begitulah cara Allah ingin memakai Anda. Dia ingin Anda menjadi dispenser harapan dengan cara berbagi tentang pengalaman dan karya-Nya dalam hidup Anda.

Alkitab mengatakan dalam 1 Petrus 3:15, Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan! Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat, Allah ingin Anda menjadi saksi-Nya.

Kebanyakan orang ketakutan setengah mati jika diminta bersaksi. Mereka berpikir bersaksi berarti harus menjelaskan mengapa Yesus mati di kayu salib, hafal ayat-ayat Alkitab, dan tahu banyak tentang teologi dan doktrin.

Anda tidak perlu tahu satu pun ayat Alkitab untuk menjadi saksi Kristus. Tahukah Anda perbedaan antara saksi dan pengacara? Adalah tugas pengacara untuk memenangkan kasus, menunjukkan bukti, dan meminta keputusan yang seadil-adilnya. Tidak sekali pun dalam Alkitab, Yesus berkata, "Kau akan menjadi pembela-Ku." Bukan tugas Anda untuk meyakinkan orang lain untuk menerima Kristus. Itu pekerjaan Roh Kudus. Anda tidak dipanggil untuk menjadi seorang pengacara atau pembela; Anda dipanggil dan diperintahkan oleh Allah untuk menjadi saksi.

Apa yang dilakukan seorang saksi? Mereka akan berkata, "Itu yang saya lihat. Saya melihat mobil biru menabrak mobil merah. Apakah Anda seorang ahli mobil? Tidak. Apakah ada informasi lain yang Anda tahu? Tidak. Anda hanya sesimpel berbagi apa yang sudah Anda lihat. Itulah yang disebut saksi.

Bagaimana Allah ingin Anda menjadi saksi-Nya minggu ini bagi orang-orang yang belum percaya dalam hidup Anda, yang tengah terluka dan butuh pengharapan? Dia ingin Anda berkata, Izinkan saya berbagi apa yang sudah saya pelajari. Saya belajar bahwa saya butuh orang-orang dalam hidup saya saat melewati rasa sakit itu. Saya belajar bahwa Tuhanlah satu-satunya yang saya butuhkan. Kau tidak akan sadar bahwa Tuhanlah yang paling Anda butuhkan sampai Dia menjadi satu-satunya yang Anda punya. Saya belajar bahwa Tuhan selalu ada bersama dengan saya apa pun yang terjadi."

Anda berbagi pelajaran hidup melalui rasa sakit Anda. Katakan pada orang lain, "Saya mau menceritakan satu masa dimana kejadian buruk menimpa saya, tapi kemudian Allah membebaskan saya." Itulah yang Allah perintahkan untuk Anda lakukan - meneruskan pengharapan Anda kepada orang lain.

Renungkan hal ini:

Pengalaman apa, yang baik dan buruk, dalam hidup Anda yang Anda percaya bisa Allah gunakan untuk memberikan harapan ketika Anda berbagi dengan orang lain?

Minggu ini, pikirkan satu orang dalam hidup Anda yang Anda rasa perlu mengetahui pengalaman Anda bersama Allah. Apa yang akan mendorong orang tersebut dan memberikannya harapan?

Bagaimana Anda dapat lebih mempersiapkan diri untuk menjadi saksi-Nya?

Bacaan Alkitab Setahun :
1 Raja-raja 3-5; Lukas 20:1-26

Jangan takut untuk bersaksi, bagikan semua yang Anda saksikan tentang kemahakuasaan Tuhan untuk menguatkan orang lain.(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Read more

0 Jika Yesus Percaya Pada Alkitab, Seharusnya Anda Juga

Matius 5:18 Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.

Anda mungkin pernah mendengar seseorang berkata, "Saya percaya Yesus, tapi tidak dengan tokoh-tokoh lain yang menulis Alkitab." Ada masalah dengan logika itu.

Yesus percaya Alkitab - setiap kata didalamnya! Dia mengajarkan bahwa Alkitab adalah sebuah buku yang unik di antara semua buku yang ada.

Yesus berkata dalam Matius 5:18, Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.

Yesus mengatakan bahwa Alkitab akan ada sampai akhir waktu. Alkitab akan menyelesaikan apa yang Allah ingin kerjakan di dunia ini. Dalam Yohanes 10:35 Yesus berkata, "Kita tahu bahwa apa yang tertulis dalam Alkitab berlaku untuk selamanya.

Yesus menyatakan kebenaran Alkitab. Dan ketika Yesus berbicara tentang kebenaran Alkitab, kita harus mendengarkan.

Ketika Yesus berbicara tentang Alkitab kepada orang banyak, Dia sering mendasarkan argumen-Nya pada sebuah kalimat, bahkan pada sebuah kata dalam Alkitab. Dia percaya pada setiap kalimat, setiap kata dari Alkitab. Jadi jika Anda percaya Yesus, mengapa tidak percaya Alkitab?

Ketika berbicara tentang Alkitab, Yesus tak hanya membahasnya seperti puisi atau sejarah. Dia melihat Alkitab sebagai sesuatu yang mengubah hidup. Dalam Lukas 11:28 Yesus berkata, "Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya." Yesus tak hanya ingin kita membaca Alkitab. Yesus ingin kita menaati Alkitab. Itulah apa yang Anda lakukan dengan apa pun yang ditulis oleh Pencipta alam semesta.

Yesus percaya pada beberapa kisah yang paling diperdebatkan dalam Alkitab, terutama Nuh, Adam dan Hawa, Sodom dan Gomora, dan Yunus. Orang-orang yang berpikir bahwa Alkitab sebagian besar berisi cerita yang sebenarnya tak pernah terjadi, selalu menunjuk pada keempat cerita tersebut.

Jika Yesus benar-benar percaya pada kisah Yunus, maka saya juga harus. Saya tak tahu bagaimana Allah menciptakan ikan yang bisa menelan seorang pria, tapi Dia melakukannya.

Renungkan hal ini : 

Apakah Alkitab bersifat personal bagi Anda? Apa buktinya dalam hidup Anda?

Apakah ada bagian Alkitab yang sulit buat Anda percaya? Mengapa?

Apa yang Anda pikir Allah ingin Anda capai dalam hidup Anda melalui Firman-Nya?

Bacaan Alkitab Setahun :
1 Raja-raja 8-9; Lukas 21:1-19

Saya percaya pada Alkitab karena Yesus percaya. Maka Anda juga harus percaya. (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren).

Read more

0 Jangan Melawan Godaan, Larilah!

1 Korintus 16:13 Berjaga-jagalah! Berdirilah dengan teguh dalam iman! Bersikaplah sebagai laki-laki! Dan tetap kuat!

Banyak orang terintimidasi oleh kenyataan bahwa mereka sedang tergoda. Mereka berpikir, Seharusnya aku tidak berada di sana waktu itu. Seharusnya aku bisa mengendalikan situasi yang ada. Tapi Anda tidak perlu merasa bersalah. Adalah dosa jika menyerah pada godaan. Alkitab mengatakan bahwa Yesus berhadapan dengan setiap godaan yang ada, tapi Ia tak pernah jatuh ke dalam dosa. Godaan bukanlah dosa, tapi bagaimana cara Anda menanggapinyalah yang bisa menjadi dosan.

Alkitab mengatakan bahwa kita perlu melarikan diri dari godaan: Berjaga-jagalah! Berdirilah dengan teguh dalam iman! Bersikaplah sebagai laki-laki! Dan tetap kuat! (1 Korintus 16:13). "Berjaga-jaga" berarti mengetahui apa yang menggoda Anda, supaya Anda bisa menjauh darinya.

Ada dua hal yang perlu Anda jauhi: situasi dan orang-orang yang menggoyahkan iman Anda. Salah satu pendeta di Gereja Saddleback, John Baker, mengatakan, "Jika Anda sering bergaul di salon, lama-lama Anda akan tergoda untuk menggunting rambut Anda. Benar sekali! Jika Anda punya masalah dengan alkohol, jangan pergi ke bar untuk makan sandwich. Menjauhlah dari tempat itu. Anda harus tahu apa, kapan, di mana, dan siapa yang bisa menggoda Anda, lalu menjauhlah dari situasi dan orang-orang disana.

Jika Anda mudah tergoda di toko buku bandara, jangan pergi ke sana. Jika Anda tergoda oleh saluran TV tertentu, berhenti berlangganan saluran tersebut. Kami memasang pemblokir saluran TV, dan orang yang paling muda di rumah kami adalah istri saya, Kay. Anak-anak kami tidak tinggal bersama kami lagi, tapi saya tak mau mengambil resiko saat mengganti saluran TV lalu tiba-tiba muncul hal-hal yang tak pantas dilihat.

Anda juga perlu menghindari orang-orang yang bisa menggoyahkan iman Anda. Alkitab mengatakan dalam 1 Korintus 15:33, "Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik. Ada beberapa orang yang harus berhenti Anda temui. Mungkin ada beberapa teman yang seharusnya tidak menjadi teman Anda, karena mereka mudah sekali menarik Anda ke dalam dosa. Apabila mereka membawa Anda menjauh dari Kristus, mereka bukanlah teman. Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.

Lalu apa yang harus Anda lakukan apabila Anda sudah berusaha menghindari situasi dan pergaulan yang menggoda ini, namun masih saja Anda terjebak di dalamnya? Keluar! Jangan hanya berjalan santai-lari keluar dari sana! Jangan melawannya; keluar dari sana dan kejar hal-hal baik dalam kehidupan.

Renungkan hal ini: 

Apa situasi atau keadaan, dimana Anda tahu akan tergoda? Apa rencana Anda untuk menghindari situasi semacam itu?

Siapa saja teman-teman yang membantu Anda dalam perjalanan Anda bersama Kristus, dan yang bisa membantu Anda dalam pergumulan akan godaan? Mengapa penting untuk menerima dorongan- dorongan seperti ini?

Apa saja hal-hal atau pikiran yang memuliakan Allah, yang dapat Anda terapkan untuk keluar dari godaan?

Bacaan Alkitab Setahun :
2 Samuel 21-22; Lukas 18:24-43

Jangan melawan ataupun menantang godaan. Sebelum Anda siap dan percaya bahwa Anda bisa mengalahkan godaan maka segeralah menghindar.(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Read more

0 Bagaimana Menerima Firman Tuhan Dengan Lebih Baik

Yakobus 1:19-21 Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah; sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah. Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu.

Katakanlah Anda seorang tukang kebun. Anda tahu bahwa dengan benih yang sama persis tapi bila menanamnya di tiga lokasi yang berbeda, Anda akan mendapatkan tiga buah yang berbeda. Di tempat pertama, Anda akan mendapatkan tomat raksasa. Di tempat lain, Anda akan mendapatkan tomat kecil. Dan di tempat ketiga, Anda tak mendapatkan apa-apa. Lalu apa masalahnya? Masalahnya bukan pada benihnya, tapi pada tanahnya. Tanah harus disiapkan untuk benih tersebut.

Ini juga sama dalam hal mendengar Firman Allah. Hati Anda harus dipersiapkan untuk menerima Firman. Jika Anda bangun kesiangan, sulit menemukan tempat parkir, lalu dengan jengkel terburu-buru masuk ke dalam gereja, Anda mungkin tidak akan mendengar suara Tuhan! Anda tidak dalam suasana hati yang siap menerima.

Anda bisa mengajak dua orang ke gereja, tempatkan mereka bersebelahan, salah satunya akan pulang memikirkan Tuhan, bagaimana Ia telah benar-benar berbicara kepadanya, sementara yang lainnya tidak mendapatkan apa-apa dari kebaktian hari itu. Hati salah satunya telah siap; sementara yang lainnya tidak.

Alkitab mengatakan, "Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah; sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah. Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu ( Yakobus 1: 19-21).

Untuk menerima Firman Tuhan dengan baik, ayat ini mengajarkan bahwa Anda harus memiliki 4 sikap:

1. Anda harus tenang. Anda tak dapat mendengar Tuhan jika Anda sedang berbicara.

2. Anda harus percaya. Anda tidak bisa mendesak Tuhan. Sebab jika Anda panik, Anda tak akan bisa mendengar Dia. Alkitab berkata, "Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah! Saya menerjemahkannya seperti ini: Duduk dan diamlah.

3. Anda harus bersih. Sebelum Anda bisa bertemu dengan Allah, Anda harus membuang sampah emosional dan spiritual Anda. Anda harus membuang hal-hal yang berbau busuk dalam hidup Anda. Anda bisa membuang sampah Anda dengan mengakui dosa kepada Allah dan sepakat dengan Dia bahwa apa yang Anda lakukan adalah salah.

4. Anda harus rendah hati. Bersiaplah untuk melakukan apa pun yang Allah firmankan dalam Firman-Nya. Sikap sombong tak akan pernah bekerja.

Renungkan hal ini :

Mengapa Anda pikir keheningan dan telinga yang mendengar adalah dua hal yang sulit dilatih?

Apa yang dapat Anda lakukan untuk meminimalkan gangguan-gangguan agar dapat mendengarkan dengan baik?

Apa sampah emosional dan spiritual yang tengah mengganggu Anda untuk mendengar suara Tuhan hari ini?

Apa kebiasaan-kebiasan baru yang bisa Anda lakukan untuk membantu mempersiapkan keluarga Anda untuk mendengar Tuhan selama kebaktian di gereja, selama renungan bersama keluarga dan atau setiap saat?

Bacaan Alkitab Setahun :
1 Raja-raja 6-7; Lukas 20:27-47

Anda harus tenang,percaya,bersih dan rendah hati agar Anda mengerti firman Tuhan dengan lebih jelas (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren).

Read more

0 Perbaiki Keadaan Dengan Mengakui Dosa Anda Segera

Mazmur 103:3-4 Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu, Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat,

Anda akan tersandung dalam hidup ini. Itu fakta! Tapi kuncinya adalah bukan dengan berusaha menjalani hidup yang sempurna, tapi dengan menghadapi dan pulih dari kegagalan Anda secepatnya. Jangan menutup-nutupinya, jangan menyalahkan orang lain, dan jangan memakluminya. Akui dosa Anda. 

Ini masalahnya: Sangat mudah bagi kita untuk mengakui dan melupakan dosa lima tahun yang lalu. Tapi jauh lebih sulit untuk mengakui dan melupakan dosa yang baru saja kita lakukan. Jika Anda tengah berargumen, Anda tak mau mengakui dosa Anda saat itu juga. Ego Anda ikut turut campur tangan! Sebaliknya, kunci pertumbuhan rohani adalah dengan mengakui dosa Anda seketika itu juga. Akui! Jangan biarkan dosa-dosa menumpuk dalam hidup Anda. Buang sampah Anda setiap hari.

Bagaimana cara melakukannya? Salah satu cara adalah dengan menguji diri Anda sendiri. Alkitab mengatakan dalam 1 Korintus 11:31, "Kalau kita menguji diri kita sendiri, hukuman tidak menimpa kita.

Allah berfirman Anda bisa menguji diri Anda sendiri, atau Dia yang akan menguji Anda. Mana yang Anda pilih? Bagian dari proses pertumbuhan ialah dengan mengakui dosa Anda dengan segera dan berseru, "Tuhan, saya tersandung lagi. Saya tidak ingin mengatakan kata- kata kasar ini kepada anak-anak saya, tapi saya melakukannya juga. Saya tidak mau menonton saluran TV itu lagi, tapi saya melakukannya juga. Saya tak ingin menjadi orang yang sok atur, tapi sebelumnya saya begitu, dst, dst. Anda hanya perlu mengakuinya kepada Allah, dan kemudian melepaskannya.

Jangan menyalahkan diri sendiri; jangan menghancurkan diri Anda sendiri. Katakan, "Tuhan terima kasih. Saya bukan yang seperti dulu. Saya melakukan banyak kesalahan, tapi saya akan bangkit dan berubah. Saya akan berusaha melakukan yang lebih baik, dan lebih baik lagi. Saya akan fokus pada masa depan, bukan pada masa lalu. "

Apa yang Alah lakukan ketika Anda datang pada-Nya saat Anda mengulanginya lagi? Apakah Dia berkata, "Oh, ayolah! Kau berbuat dosa ini lagi? Kau telah datang kepada-Ku dengan dosa ini 9.900 kali. Aku sudah mengampunimu 9.900 kali!"

Tidak. Dia tak akan berkata seperti itu. Allah adalah kasih. Dia tidak pernah bosan memberikan pengampunan. Dia sedang menunggu Anda.

Mazmur 103:3-4 mengatakan, Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu, Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat, Allah tak akan mengkritik Anda dengan penghakiman atau cemoohan. Dia akan memberkati Anda dengan cinta dan kasih sayang. Dia akan memberikan apa yang Anda butuhkan, bukan apa yang Anda inginkan.

Jika Anda telah tersandung dosa yang sama, Anda harus datang kepada Allah dengan segera dan berkata, "Sekali lagi, Tuhan. Aku butuh pengampunan-Mu." Itu bukan akhir, ada banyak cara untuk bangkit. Tapi mengakui adalah titik awalnya.

Renungkan hal ini: 

Dalam hal apa Anda paling bergumul dengan dosa? Luangkan waktu sekarang untuk mengakui dosa Anda dan minta Tuhan untuk membantu Anda mengatasi godaan itu.

Apa gol Anda dalam pertumbuhan rohani Anda? Setelah pengakuan ini,langkah-langkah apa yang bisa Anda buat untuk terus tumbuh menjadi anak-anak Tuhan yang berkenan di hadapan-Nya?

Bacaan Alkitab Setahun :
2 Samuel 19-20; Lukas 18:1-23

Akuilah dosa Anda sekarang dan rasakan pemulihan yang dari Tuhan (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Read more

0 Untuk Perubahan Yang Kekal, Tinggalkan Yang Lama, Mulai Yang Baru

Roma 12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Jika Anda ingin memiliki perubahan yang kekal dalam hidup Anda, Anda perlu memfokuskan kembali pikiran Anda.

Secara spesifik, Anda perlu mengubah pola pikir Anda, dari bertumpu pada apa yang tak ingin Anda pikirkan kepada apa yang ingin Anda fokuskan. Mengapa? Karena apa yang Anda fokuskan, kesitulah Anda menuju.

Bacaan kita hari ini memberi kita cetak biru dalam mengubah pola pikir kita: Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu (Roma 12:2a).

Jangan meniru. Pikirkan seberapa sering kita membiarkan orang lain membentuk hidup kita? Allah tidak ingin Anda menjadi seperti orang lain; Dia ingin Anda menjadi seperti apa yang Ia rancangkan. Jadi, jangan meniru, jangan ikut-ikut, dan jangan mencoba untuk menjadi seperti orang lain. Ada banyak hal yang awalnya hanya coba-coba mengikuti orang lain, lalu lama-kelamaan berubah menjadi kebiasaaan.

Jangan mengikuti pola dunia ini. Pola disini berarti contoh atau teladan atas segala sesuatu yang Anda pelajari dalam hidup. Jika Anda ingin berubah, Anda harus mengubah pola atau teladan hidup Anda. Anda harus mengganti pola lama yang tak sehat Anda dengan yang teladan baru, yaitu kehidupan Kristus.

Bertransformasi dengan memperbarui pikiran Anda. Transformasi adalah kata yang kerap kita gunakan untuk menggambarkan sebuah metamorfosis, seperti proses ulat berubah menjadi kupu-kupu. Begitu pun dengan kita, Allah ingin mengubah Anda menjadi orang yang sama sekali baru, dengan memperbaharui pikiran Anda.

Bagaimana caranya? Alkitab memberitahu kita dalam Efesus 4:22-24, "Yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan, supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.

Ini berarti Anda harus melakukan beberapa penundaan dan tindakan (action), dimana tindakan itu harus terjadi sebelum Anda menunda sesuatu. Ini ibaratnya mencoba pakaian di toko. Sebelum Anda bisa mencoba baju baru, Anda harus menanggalkan baju yang lama.

Anda harus meninggalkan tingkah laku yang lama, pola pikir yang lama dan imej lama Anda dengan hidup yang baru dan mengenakan pakaian baru yang Allah sediakan untuk Anda, agar hidup Anda dapat diperbarui dan menjadi lebih seperti Kristus.

Renungkan hal ini : 

Apa teladan hidup yang telah menjadi dasar hidup Anda yang mungkin tidak sehat dan harus Anda ganti? Mengapa itu bisa mengakar sampai sekarang? 

Bagaimana Anda tahu apa kehendak Allah dalam hidup Anda?

Mengapa Anda berpikir bahwa Allah menempatkan begitu banyak penekanan pada pikiran, pola pikir dan sikap kita, ketika Ia berbicara tentang penyembuhan luka, kebiasaan, dan ketakutan Anda?

Bacaan Alkitab Setahun :
1 Samuel 7-9; Lukas 9:18-36

Dengan mengerti kehendak Allah maka Anda telah meninggalkan manusia lama Anda dan kini telah memakai manusia yang baru yang diperbaharui dari hari ke hari oleh Allah (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Read more

0 Jika Anda Terlalu Sibuk Untuk Tuhan, Itu Berarti Anda Sudah Terlalu Sibuk

1 Yohanes 2:28 Maka sekarang, anak-anakku, tinggallah di dalam Kristus, supaya apabila Ia menyatakan diri-Nya, kita beroleh keberanian percaya dan tidak usah malu terhadap Dia pada hari kedatangan-Nya.

Saya menanam beberapa jenis buah anggur di rumah saya, Jika anggur itu sudah terlepas dari ranting-rantingya, maka mereka tidak akan tumbuh atau berbuah. Yesus berkata, "Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa (Yohanes 15:5). Anda tidak bisa berbuah dalam hidup apabila Anda tidak terhubung dengan Yesus sehari- hari.

Ini juga berlaku untuk segala hubungan dalam hidup Anda. Jika Anda tidak menghabiskan waktu bersama suami atau istri Anda, maka Anda akan terputus. Anda harus melakukan apa yang Anda lakukan ketika Anda pertama kali jatuh cinta kepadanya. Anda perlu berkencan dengan pasangan Anda. Jika Anda tidak menghabiskan waktu dengan pasangan Anda, Anda akan kehilangan keintiman Anda sebab hubungan Anda telah terputus.

Hal ini juga berlaku dalam hubungan dengan Allah. Anda harus menghabiskan waktu dengan-Nya agar menjadi dekat dengan-Nya, merasakan kasih-Nya, dan merasakan kehadiran-Nya dalam hidup Anda.

Sampai sekarang, saya sudah berjalan dengan Allah selama lebih dari 40 tahun, dan harus saya akui bahwa hal yang paling sulit dalam hidup saya adalah untuk konsisten memberikan waktu bersama Allah setiap hari, sebab ada banyak hal yang menghalangi saya. Mengapa? Karena Setan tahu apabila dia bisa menahan Anda untuk terus terputus dengan-Nya, maka Anda akan menjadi mahkluk yang tak berharga. Anda tak memiliki kuasa. Anda tak memiliki benteng pertahanan. Anda tak memiliki kekuatan melawan godaan itu. Iblis tidak peduli jika Anda melakukan segala macam kebaikan asal Anda tidak menghabiskan waktu dengan Tuhan. Itulah tujuan nomor satu Iblis.

Anda tidak ditempatkan di planet ini untuk melaksanakan daftar tugas yang harus dikerjakan. Allah tidak menciptakan Anda hanya untuk melakukan banyak kegiatan. Allah menciptakan Anda supaya Anda bisa mengenal dan mengasihi-Nya, supaya Dia bisa mengenal dan mengasihi Anda kembali. Jika Anda tidak menghabiskan waktu untuk mengenal Allah, Anda akan kehilangan tujuan nomor satu dalam hidup Anda. Iblis tahu itu, dan sebab itulah dia mencoba berbagai cara untuk membuat Anda sibuk.

Jika Anda terlalu sibuk untuk Allah, penyebabnya benar-benar simpel: Anda terlalu sibuk, Anda menempatkan hal-hal lain di depan Perintah nomor satu ini: Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.

Maka sekarang, anak-anakku, tinggallah di dalam Kristus, supaya apabila Ia menyatakan diri-Nya, kita beroleh keberanian percaya dan tidak usah malu terhadap Dia pada hari kedatangan-Nya (1 Yohanes 2:28 ).

Renungkan hal ini : 

Kegiatan atau komitmen apa dimana Anda memberikan lebih banyak waktu untuk melakukannya, ketimbang untuk Allah?

Apa akibat dari kegiatan-kegiatan Anda tersebut terhadap komitmen Anda atas pertumbuhan rohani Anda?

Perubahan-perubahan apa yang perlu Anda lakukan agar tetap tehubung dengan Kristus secara teratur?

Bacaan Alkitab Setahun :
2 Samuel 14-15: Lukas 17:1-19

Allah tidak menciptakan Anda hanya untuk melakukan banyak kegiatan. Allah menciptakan Anda supaya Anda bisa mengenal dan mengasihi-Nya (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Read more

0 Apa Yang Kita Butuhkan Untuk Berubah

1 Yohanes 1:8 Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita.

Kita semua tak sempurna. Tak satu pun dari kita bisa sampai pada standar kesempurnaan. Konyol jika kita berpura-pura sempurna saat semua orang tahu bahwa kita tidak tahu. Bahkan, Alkitab mengatakan kepada kita kalau kita hanya menipu diri sendiri.

Anda tidak akan pernah tidak berdosa di planet ini, tapi Anda bisa meminimalisir dosa. Jadi, mengapa begitu sulit untuk mengubah hal-hal dalam diri kita yang benar-benar tidak kita suka?

Karena kita sudah begitu lama bercacat cela. Beberapa pola destruktif terbentuk di masa kecil kita, mungkin sebagai alat untuk menahan kepedihan atau tekanan. Cacat ini mungkin merusak diri sendiri, tapi setidaknya itu tidak asing buat kita.

Karena kita diidentifikasi oleh cacat kita. Kita sering salah membedakan jati diri dengan cacat kita. Ketika Anda melihat diri Anda saling berkaitan dengan cacat Anda, tanpa sadar Anda menyetel diri Anda untuk terus melakukannya.

Karena cacat kita menghasilkan akibat. Apapun yang berbuah manis akan terulang kembali. Buah dari kekurangan kekurangan Anda dalam hidup Anda mungkin bisa menutupi rasa sakit, menutupi rasa takut, memberikan alasan untuk terus melakukan keinginan Anda, atau mengkompensasi rasa bersalah Anda.

Karena Iblis mengecilkan hati kita. Begitu Anda mulai mengubah sesuatu, Setan mulai berkata, "Kau pikir kau siapa? Kau belum mampu berubah di masa lalu. Kau pikir sekarang kau bisa berubah? Itu hanya angan-angan belaka. Kau tak akan berhasil. Ketakutan-ketakutan ini ditanam dalam pikiran Anda oleh Iblis sendiri.

Hal-hal ini menahan kita untuk mengubah rasa sakit, kebiasaan, dan keasyikkan yang kita tahu tidak sehat.

Jadi apa yang dibutuhkan untuk mengubah pola-pola yang sudah berakar dalam hidup kita ini?

Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus, yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan, supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota. Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis (Efesus 4:21-27).

Renungkan hal ini:

Pernahkah Anda mencoba untuk mengubah kebiasaan buruk di masa lalu, kemudian merasa patah semangat? Menurut Anda mengapa Anda merasa seperti itu? Bagaimana Anda menanggapinya pada saat itu?

Kecacatan apa yang masih Anda lakukan, dimana Anda berpikir bahwa itu bagian dari mengatasi luka Anda? Coba ubah pemikiran Anda. Ketimbang berkata, "Saya workoholic," katakan, "Saya terlalu banyak bekerja." Ketimbang berkata, "Saya malas," katakan, "Saya senang menunda-nunda sesuatu."

Apa kebenaran dan janji-janji dari Alkitab yang dapat Anda gunakan untuk memerangi kebohongan Setan akan kemampuan Anda untuk berubah dan menjadi lebih seperti Kristus?

Bacaan Alkitab Setahun :
1 Samuel 4-6; Lukas 9:1-17

Yang Anda butuhkan untuk berubah adalah ketika Anda mengingat siapa Anda dan siapa Tuhan yang ada di dalam diri Anda saat ini (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Read more

Ibadah Doa Pagi

Ibadah Doa Pagi

Popular Post

 
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon More