• slide 1

    Ulta Sword 27 Sep 2015

    Suasana Ulang Tahun GSJA Sword 27 September 2015...

  • slide 2

    Paskah 5 April 2015

    Suasana Ibadah Paskah GSJA Sword 5 April 2015...

  • slide 3

    Ibadah Raya

    Suasana Ibadah Natal 2010 GSJA Sword bertempat di JL Kartini 8 No.1A...

  • slide 4

    Sekolah Minggu

    Sekolah Minggu setiap hari minggu jam 08.00 kelas terbagi ke dalam tiga kelas: Little Heaven, Kingdom Kid dan Christ Crew...

  • slide 5

    Ibadah Youth

    Ibadah yang dihadiri oleh para youth yang masih sekolah, kuliah dan bekerja segment keterlibatan dalam drama...

  • slide 6

    Tim Musik GSJA Sword

    Tim Musik GSJA Sword yang selalu setia mengiringi pujian dalam setiap ibadah terdiri dari : Agus - Gitaris, Julius dan sylvi- Keyboard, Yanto dan Edy - Drum, Randy - Bass...

  • slide 7

    Drama Harnas Wanita 2011

    Sebuah drama yang dimainkan oleh wanita-wanita Sword dalam perayaan Harnas Wanita 2011...

  • slide 8

    Ulang Tahun GSJA Sword 2011

    Perayaan ulang tahun GSJA Sword tahun 2011 yang berlangsung di gedung gereja sendiri, sederhana namun membawa hikmat dan berkat tersendiri...

  • slide 9

    Bapak dan Ibu Gembala

    Bapak dan Ibu Gembala dan jamaat GSJA Sword saat perayaan Natal 2010...

  • slide 10

    Natal GSJA Sword, 17 Des 2011

    Perayaan Natal GSJA Sword pada tanggal 17 Des 2011...

  • slide 11

    Imlek GSJA Sword, 22 Jan 2012

    Ibadah Saat Imlek di GSJA Sword pada tanggal 22 Januari 2012...

  • slide 12

    Gathering Pekerja GSJA Sword, 23-24 Mar 2012

    Gathering para pekerja GSJA Sword pada tanggal 23-24 Maret 2012 di Gunung Gelis...

  • slide nav 1

    Ulta Sword 2015

    Ulang Tahun GSJA Sword 27 September 2015...
  • slide nav 2

    Paskah 2015

    Ibadah Paskah GSJA Sword 5 April 2015...
  • slide nav 3

    Ibadah Raya

    Ibadah Natal 2010...
  • slide nav 4

    Sekolah Minggu

    Sekolah Minggu setiap hari minggu jam 08.00...
  • slide nav 5

    Ibadah Youth

    Ibadah yang dihadiri oleh para youth yang masih sekolah,kuliah dan bekerja...
  • slide nav 6

    Tim Musik

    Tim Musik GSJA Sword yang selalu setia mengiringi pujian dalam setiap ibadah...
  • slide nav 7

    Harnas Wanita 2011

    Sebuah drama yang dimainkan oleh wanita-wanita Sword...
  • slide nav 8

    Ulang Tahun GSJA Sword 2011

    Perayaan ulang tahun GSJA Sword tahun 2011...
  • slide nav 9

    Bapak dan Ibu Gembala

    Bapak dan Ibu Gembala dan jamaat GSJA Sword...
  • slide nav 10

    Natal GSJA Sword 2011

    Perayaan Natal GSJA Sword, 17 Des 2011...
  • slide nav 11

    Imlek GSJA Sword 2012

    Ibadah Saat imlek di GSJA Sword, 22 Januari 2012...
  • slide nav 12

    Gathering Pekerja Sword 2012

    Gathering para pekerja GSJA Sword pada tanggal 23-24 Maret 2012 di Gunung Gelis...

GSJA Sword Generation Ministry (Studying Words Of OuR LorD)

Latest from Blog

Ibadah Raya Pagi 4 September 2016

Ibadah Raya Pagi 4 September 2016

KKR Wanita, Minggu 11 September 2016

KKR Wanita, Minggu 11 September 2016

Delete this element to display blogger navbar

0 Iman Anda Memancarkan Kuasa Tuhan

Matius 19:26 "Yesus memandang mereka dan berkata: "Bagi manusia hal ini tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin."

Segala sesuatu mungkin bagi Allah.

"Yesus memandang mereka dan berkata: "Bagi manusia hal ini tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin" (Matius 19:26).

Mengapa Gereja Saddleback melaksanakan The PEACE Plan (misi pelayanan untuk dunia)? Apa yang membuat kami berpikir dapat membimbing ratusan ribu gereja lain untuk mengatasi lima masalah terbesar di muka bumi ini? (perdamaian, pemuridan, kemiskinan, penyakit, dan pendidikan). Jawabannya adalah karena kita punya Tuhan yang besar. Orang mungkin bertanya, "Memangnya kau siapa?" Pertanyaan ini salah. Pertanyaan yang benar adalah, "Seperti apa Tuhanmu itu?" Tuhan saya dapat melakukan apa pun.

Yesus berkata, "Lalu Yesus menjamah mata mereka sambil berkata: "Jadilah kepadamu menurut imanmu' (Matius 9:29).

Tuhan ingin memakai Anda. Dia ingin memberkati Anda. Dia ingin melakukan hal-hal menakjubkan dalam hidup Anda. Dia ingin Anda menjadi pembawa perubahan bagi dunia. Tapi di saat yang sama, Ia juga sedang menunggu Anda untuk percaya pada-Nya. Anda perlu berhenti berkata, "Saya tidak bisa." "Saya tidak bisa memperbaiki pernikahan ini." "Saya tidak bisa melakukan apa yang Tuhan mau saya lakukan." Itu bohong! Segala hal adalah mungkin jika kita bersama Allah.

Efesus 3:20 mengatakan, "Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita" Itulah sebabnya saya mendorong Anda melalui renungan harian ini, sebab saya tahu bhawa Anda punya potensi besar - jauh melampaui apa bisa Anda bayangkan. Tuhan ingin memakai Anda, dan itu akan terjadi menurut dengan iman Anda. 

Anda tahu apa lawan dari iman Anda? Bukan orang lain. Bukan kritikan. Bahkan, bukan juga Iblis. Lawan iman Anda ialah ketidakpercayaan Anda. Anda adalah masalah terbesar dalam hidup Anda sendiri. Mengapa Anda tidak lebih percaya pada Tuhan? Mengapa Anda tidak lebih yakin pada Tuhan? Pilihan ada di tangan Anda. Ada banyak hal yang ada di luar kuasa Anda, tetapi Anda dapat memilih untuk mempercayakannya pada Tuhan.

Renungkan hal ini: 

Apa hal yang tampak mustahil yang Anda ingin Tuhan lakukan dalam hidup Anda? Apakah Anda benar-benar percaya bahwa Ia dapat melakukannya?

Apakah dengan bersyukur kepada Tuhan terlebih dahulu sebelum Ia menjawab doa Anda dapat memperlihatkan kepada-Nya iman Anda?

Apakah hal-hal yang "Saya tidak bisa" yang harus Anda ubah menjadi "Tuhan bisa"?

Bacaan Alkitab Setahun :
Amsal 22-24; II Korintus 9

Apakah Anda ingin Tuhan melakukan hal-hal besar dalam hidup Anda? Mulailah percaya
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Read more

0 Amanat Agung Bukanlah Saran

Matius 28:18-20 "Yesus mendekati mereka dan berkata: 'Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.'"

Seluruh dunia butuh Yesus.

Yesus mengatakan hal ini dengan sangat jelas berulang kali.
Dalam Matius 28:18-20, Ia memberi kita Amanat Agung: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

Apa tugas kita? Untuk "pergi." Ini bukan saran! Ini bukan hal yang opsional.
Jika Anda adalah anak Allah, Ia meminta Anda untuk pergi.

Apa tugas kita?
Pergi dan menjadikan semua bangsa murid-Nya.
Seorang murid ialah seseorang yang melakukan lima hal yang Tuhan perintahkan untuk kita lakukan di muka bumi: mengenal dan mengasihi Tuhan, bertumbuh dalam kedewasaan rohani, melayani Tuhan dengan taenta Anda melalui pelayanan, berbagi Kabar Baik, dan menyembah Tuhan dengan segenap hati Anda.

Siapa otoritas kita? Bukan pemerintah atau CIA, tapi Yesus.

Apa tanggung jawab kita? Apakah kita harus pergi dan memuridkan beberapa negara?
Tidak, bukan beberapa; semua negara.
Apakah itu termasuk Suriah? Ya.
Apakah itu termasuk Korea Utara? Ya.
Apakah itu termasuk Iran? Ya.
Tidak ada pengecualian.

Apa artinya ini buat Anda? Jika seluruh dunia membutuhkan Yesus, maka Anda harus berbagi Kabar Baik itu.
Merahasiakannya adalah satu kejahatan.
Jika Anda tahu obat Alzheimer atau AIDS atau kanker dan Anda tidak berbagi info pada orang lain, maka itu adalah tindakan kriminal.
Namun, kita punya sesuatu yang lebih baik dibanding obat sakit penyakit.
Kita tahu obat untuk masalah hati manusia dan obat untuk kebutuhan terdalam manusia.
Mereka butuh Juruselamat.
Mereka butuh pengampunan.
Mereka butuh masa lalu mereka diampuni, butuh tujuan hidup, dan rumah di Surga.
Kita tidak boleh menyimpannya untuk diri kita sendiri.
Kita harus mewartakannya.

Yohanes 3:17 mengatakan, "Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia."

Saya ingin menjadi seperti Yesus.
Saya ingin Anda menjadi seperti Yesus.
Sebab itu, kita perlu berhenti menghakimi dunia dan menjadi pengkritik.
Mari kita hanya menyibukkan diri berbagi Kabar Baik.

Renungkan hal ini:

Jika Tuhan belum mengutus Anda untuk pergi ke negara lain untuk berbagi Injil, apa hal lain yang bisa Anda lakukan untuk mendukung misi-Nya untuk seluruh dunia?

Menurut Anda, apa yang akan dirasakan tetangga dan rekan kerja Anda jika mereka tahu bahwa Anda punya kunci rahasia atas hidup kekal tapi Anda tidak mewartakannya kepada mereka?

Apa bagian dari Amanat Agung yang memberi Anda keberanian ketika Anda takut atau gugup untuk hendak berbagi Injil?

Bacaan Alkitab Setahun :
Amsal 19-21; II Korintus 8

Amanat Agung Tuhan Yesus kepada Anda bukanlah saran, melainkan keharusan untuk pergi memberitakan Injil ke seluruh dunia.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Read more

0 Gereja: Dimana Kita Belajar Untuk Mengasihi

Matius 16:18b "Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya."

Hanya Gereja yang akan bertahan selamanya.

Tidak ada satu pun yang akan ada untuk selamanya.
Tidak ada bisnis yang akan bertahan selamanya.
Tidak ada pemerintahan yang akan bertahan selamanya.
Tidak ada bangsa yang akan bertahan selamanya.
Hanya Gereja yang akan ada selamanya.

Yesus berkata dalam Matius 16:18, "Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya." 
Gereja adalah ide paling indah yang Tuhan atau manusia pernah pikirkan.

Alam semesta ini diciptakan untuk keluarga Allah.
Disebut apakah keluarga Allah? Gereja.
Seluruh alam semesta diciptakan untuk keluarga Allah.
Disebut apakah keluarga Allah? Gereja.

Gereja atau Jemaat bukanlah sebuah bangunan.
Gereja adalah keluarga Allah.
Allah ingin sebuah keluarga, karena itu Ia memutuskan untuk menciptakan seluruh alam semesta ini.
Alam semesta diciptakan agar Ia bisa membuat Bumi serta manusia supaya kita bisa memiliki pilihan bebas untuk memilih-Nya atau menolak-Nya.
Tapi Dia tahu bahwa sebagian dari kita akan memilih untuk membalas kasih-Nya, dan kemudian Ia akan membawa kita ke Surga untuk menjadi bagian dari keluarga-Nya selamanya.

Apa artinya jika Anda telah menjadi bagian dari keluarga Allah?
Artinya, karena kita semua akan hidup bersama dengan Dia selamanya, maka sebaiknya kita belajar untuk saling hidup rukun.
Selagi Anda di sini, di Bumi, Anda harus saling megasihi keluarga Allah.

Namun tdak cukup hanya mengasihi Allah.
Anda harus mengasihi Gereja-Nya, juga.
Anda ingin tahu seberapa besar Allah mengasihi jemaat-Nya?
Dia rela mati untuk kita.
Siapa pun yang berkata, "Saya cinta Yesus, tapi saya tidak butuh Gereja" sesungguhnya tidak mengerti kebenaran ini.
Orang tersebut adalah orang percaya yang belum dewasa.
Banyak orang menggunakan Gereja, meminta bantuan sesama jemaat, tapi tidak mengasihi mereka. 

Apakah Anda mengasihi Gereja?
Atau apakah Anda hanya menggunakan kebaikan Gereja?
Kristus rela mati untuk itu.
Maka Anda harus belajar untuk mengasihi setiap orang percaya di dalam Tubuh Kristus.

Renungkan hal ini:

Dalam hal apa, orang-orang hanya menggunakan Gereja?

Bagaimana Anda mengasihi orang-orang yang sulit dikasihi, bahkan yang di dalam Gereja?
Apa yang perlu Anda ubah tentang diri Anda sendiri agar dapat mengasihi orang lain lebih baik lagi?

Apa langkah-langkah praktis yang dapat Anda praktekkan untuk menunjukkan kasih Anda kepada Gereja?

Bacaan Alkitab Setahun :
Amsal 16-18; II Korintus 7

Read more

0 Semua Tentang Tuhan

Roma 11:36 "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!"

Ini bukan tentang Anda.

Ini bukan tentang keuntungan atau politik atau apalah itu.
Ini semua tentang Allah.
Anda mungkin tahu kalimat pertama dari The Purpose Driven Life: "Ini bukan tentang Anda."
Yang mungkin tak Anda ingat bahwa judul bab pertama dari buku saya itu adalah "Ini Semua Tentang Tuhan."
Keduanya memang haruslah berjalan selaras.
Tapi alasan mengapa ini bukan tentang Anda ialah karena segalanya sesuatunya ialah tentang Tuhan.

Jika Anda belum mengerti konsep itu, maka hidup ini tidak akan pernah bisa dimengerti.
Sampai Anda mengerti kebenaran ini, Anda akan sulit mengerti Allah.
Tujuan hidup saya bukanlah kesenangan, bukan harta, bukan gengsi, bukan politik, bukan kekuasaan, dan bukan popularitas.
Bukan pula sesuatu yang disenangi dunia. Tujuan hidup saya adalah demi kemuliaan Allah.

Roma 11:36 mengatakan, "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! Semua yang ada di planet ini dan di alam semesta ini diciptakan bagi kemuliaan Allah."

Apa maksudnya?

Jika segala sesuatunya adalah tentang Allah dan bukan tentang Anda, bukan tentang uang, bukan tentang ketenaran atau hal-hal lain yang dunia ini anggap penting, maka yang Allah mau adalah Anda mengasihi Dia dan menjadikan itu sebagai prioritas pertama Anda.
Yesus berkata seperti ini: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama" (Matius 22:37-38).

Tidak ada yang melebihi ini, saudara-saudara! Bila Anda lalai melaksanakannya, maka Anda telah menyia-nyiakan hidup Anda.

Renungkan hal ini:

Apa tujuan hidup Anda?

Bagaimana budaya dunia mencoba meyakinkan Anda bahwa hidup ini berputar tentang Anda?

Dengan cara-cara apa Anda bisa berlatih mengasihi Tuhan dengan segenap hati, jiwa, dan pikiran Anda?

Bacaan Alkitab Setahun :
Amsal 14-15; II Korintus 6

Hal yang paling penting dalam hidup ialah untuk mengenal dan mengasihi Tuhan yang menciptakan Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Read more

0 Bagaimana Seharusnya Anda Menanggapi Pengharapan

Efesus 4:1 "Sebab itu aku menasihatkan kamu, aku, orang yang dipenjarakan karena Tuhan, supaya hidupmu sebagai orang-orang yang telah dipanggil berpadanan dengan panggilan itu"

Allah tidak akan pernah sekali-kali berhenti mengasihi Anda.
Anda akan selalu dikasihi.
Tak ada yang bisa menghancurkan hubungan Anda dengan Allah.
Jika Anda paham dengan kebenaran ini, maka itu akan mengubah hidup Anda.

Roma 8:38-39 mengatakan, "Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita."

Ketika Anda meletakkan tangan Anda pada Allah, Dia akan menggenggamnya dan tidak akan pernah melepaskannya.
Mungkin ada saat-saat dimana Anda ingin melepaskan genggaman Anda.
Tapi Ia tidak akan pernah melakukannya.
Anda aman selamanya.
Begitu Anda dilahirkan ke dalam sebuah keluarga, Anda tak bisa menolaknya.
Begitu Anda dilahirkan kembali, Anda tak bisa menolak untuk dilahirkan dari keluarga Allah.
Sebab begitu nama Anda ditulis dalam buku kehidupan yang abadi, itu tak bisa dihapus.
Nama Anda telah ditulis dengan tinta yang tidak bisa dhapuskan.
Berapa pun banyaknya keraguan atau kekuatiran yang Anda punya atau berapa banyak dosa yang telah Anda buat, apabila Anda menaruh iman percaya Anda di dalam Kristus, maka Ia berkata pada Anda: Tidak ada - tidak ada! - yang akan memisahkanmu dari kasih-Ku.
Apa pun yang Anda hadapi dalam hidup, Anda tidak akan pernah melewatinya sendirian.

Inilah Kabar Baik itu: Anda telah diampuni, Anda telah merdeka.
Allah ada untuk Anda, dan Ia tidak akan pernah berhenti mengasihi Anda.

Itulah mengapa ribuan orang telah mempersembahkan uangnya untuk Daily Hope, renungan harian online Rick Warren, agar kami dapat menyebarkan pesan pengharapan ini.
Itulah sebabnya Gereja Saddleback dibangun.
Itulah sebabnya kami melaksanakan The Peace Plan, misi Gereja Saddleback untuk dunia.
Itu sebabnya kami melatih pendeta-pendeta di seluruh dunia.
Itulah sebabnya kami menjalankan pelayanan bagi pelajar, dan pelayanan bagi anak, serta ratusan bentuk pelayanan lainnya, sebab tidak ada satu pun yang bisa menawarkan apa yang Yesus Kristus tawarkan: kehidupan yang merdeka, pengampunan dosa, kuasa, damai sejahtera dan tujuan, yang berlangsung terus dan terus, sampai selama-lamanya.

Bagaimana seharusnya Anda menanggapi kebenaran ini? 
"Sebab itu aku menasihatkan kamu, aku, orang yang dipenjarakan karena Tuhan, supaya hidupmu sebagai orang-orang yang telah dipanggil berpadanan dengan panggilan itu" (Efesus 4:1).

Renungkan hal ini:

Apa ketakutan Anda hari ini? Apa kekuatiran Anda esok hari?

Menurut Anda, apa yang Tuhan mau Anda lakukan dengan ketakutan dan kekuatiran Anda tersebut?

Apa artinya untuk "hidup dengan berguna?"

Bacaan Alkitab Setahun :
Amsal 11-13; II Korintus 5

Hiduplah dengan berguna. Hiduplah dengan harapan, dan bagikanlah harapan tersebut dengan orang lain.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Read more

0 Ada Warisan Menunggu Anda

Bacaan Hari ini:
Roma 8:16-17 "Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah. Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia."

Seandainya Anda adalah anak-anak Bill Gates, wajar jika Anda akan menerima warisan besar.

Tapi ketahuilah, Anda punya Ayah yang lebih kaya dari Bill Gates. Bapa surgawi Anda telah menyiapkan warisan untuk Anda sebagai salah satu dari anak-anaknya. Alkitab berkata dalam Roma 8: 16-17, "Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah. Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia."

Itu salah satu ayat paling mengagumkan di seluruh Alkitab. Semua yang Allah telah berikan kepada Putra-Nya Yesus Kristus, telah Ia berikan kepada Anda juga. Berbagilah di dalam kemuliaan-Nya. Kemuliaan-Nya tak ada habisnya! Di Surga, Anda akan punya akses tak terbatas kepada sumber daya Allah yang tak akan ada habisnya itu, karena Allah menciptakan Anda untuk menjadi anak-Nya. Namun Anda harus memilih untuk menjadi anak-Nya, dengan meminta Dia untuk menerima Anda sebagai keluarga-Nya.

Semua orang diciptakan oleh Allah, tetapi tidak semua orang adalah anak Allah. Anda harus memilih Dia dan berseru, "Tuhan, aku percaya pada-Mu. Aku mengerti apa yang telah Engkau lakukan untukku di kayu salib. Aku percaya pada-Mu, dan aku ingin mengasihi-Mu dan mempercayai-Mu." Jika Anda bersedia melakukannya, Anda akan menjadi anak Allah, dan Anda akan memiliki warisan di satu hari nanti. 

Setiap orang tua pasti ingin tahu apakah anak-anak mereka bertanggung jawab sebelum mereka memberikan warisan. Sering kali, orang tua menguji anak-anak mereka dengan memberi jumlah uang yang sedikit, sebelum diberikan jumlah yang lebih besar. Ini sama seperti kehidupan rohani Anda. Hidup ini Anda ujian. Allah tengah menguji Anda untuk melihat apa yang Anda lakukan dengan jumlah uang yang sedikit itu sebelum Ia mempercayakan Anda dengan yang lebih lagi di Surga. Dia sedang mengawasi apa yang Anda lakukan dengan talenta Anda yang terbatas untuk melihat apakah Anda akan bertanggungjawab untuk menerima talenta-talenta di Surga. Dia tengah menguji Anda untuk melihat bagaimana Anda menangani sedikit kekayaan yang Ia beri pada Anda. Bagaimana Anda menangani relasi-relasi yang dia telah Ia beri? Bagaimana Anda menangani peluang-peluang kecil yang Ia beri pada Anda?

Jika Anda menjalaninya dengan baik, coba tebak? Alkitab mengatakan Anda akan dipercaya dengan lebih lagi di Surga: "Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar." (Lukas 16:10a).

Apa yang Anda lakukan dengan apa yang telah Tuhan beri? 

Renungkan hal ini: 

Apa saja hal-hal yang telah Allah percayakan kepada Anda sebagai ujian untuk melihat bagaimana Anda bisa mengurus itu semua? 

Hal-hal apa yang perlu Anda tingkatkan dengan memakai tanggung jawab Anda sehingga Allah mempercayakan Anda dengan yang lebih besar di Surga? 

Bagaimana dengan mengetahui bahwa Anda memiliki warisan yang kekal, tanpa batas, mempengaruhi cara pandang Anda terhadap uang dan keuangan Anda saat ini?

Bacaan Alkitab Setahun :
Amsal 8-10; II Korintus 4

Hidup ini Anda ujian, dan jika Anda lulus dalam ujian tersebut maka Anda berhak menjadi ahli waris kerajaan Allah 
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Read more

0 Hidup Tak Berakhir Dengan Kematian

Roma 8:11 "Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu."

Sebagai orang percaya, kita punya pengharapan sebab kita akan hidup selamanya.
Kematian bukanlah akhir.
Ada rancangan yang lebih besar! Suatu hari, jantung Anda akan berhenti berdetak, dan itu akan menjadi akhir dari sistem tubuh Anda.
Tapi itu tidak akan menjadi akhir buat Anda.

Anda diciptakan menurut gambar dan rupa Allah.
Anda diciptakan untuk hidup selamanya, sementara yang ada di dunia ini hanya sementara.
Mengapa kita memiliki pengharapan?
Sebab betapa pun jahatnya keadaan di muka bumi ini, itu hanya untuk sementara waktu.
Kita akan menghabiskan triliunan tahun di sisi lain, di Surga, tak ada lagi kesedihan, tak ada lagi ratap tangis, tidak ada lagi sakit, tidak ada lagi penderitaan.

Alkitab berkata dalam Roma 8:11, 'Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu."

Sebagai seorang pendeta, saya sudah datang ke ratusan upacara pemakaman, tepatnya keluarga.
Dan saya tahu perbedaan antara orang-orang yang berpegang pada pengharapan dan mereka yang tidak.
Anda bisa melihatnya di mata mereka.
Saya pernah melihat kengerian di mata orang yang tak punya pengharapan.
Mereka berpikir, "Hanya dia yang aku punya. Ini sudah berakhir. Aku tidak akan pernah bisa melihatnya lagi. Sudah selesai. Ini akhir dari hidupku."

Saya membandingkannya dengan ribuan orang yang menghadiri pemakaman seorang percaya.
Mereka tahu kematian hanya sebuah langkah transisi.
Mereka akan ke memasuki kehidupan nyata!
Mereka akan bersama-sama Allah di Surga.
Ini yang disebut pengharapan, karena mereka tahu mereka akan bersatu kembali suatu hari nanti.
Bagi orang beriman, kematian artinya bukan meninggalkan rumah - melainkan pulang ke rumah!

Di dalam Yesus Kristus, Anda menjalani hidup yang bebas dari penghukuman.
Anda diampuni, terlepas dari apa pun yang telah Anda perbuat. Ini adalah hidup yang bebas dari jerat kuasa jahat.
Anda dibebaskan.
Anda bisa berubah.
Allah sedang mengubah Anda demi kebaikan sehingga Anda menjalani kehidupan yang tak berkesudahan.
Anda dapat hidup selamanya!

Renungkan hal ini:

Keselamatan di dalam Yesus Kristus memberi dampak besar bagi kekekalan hidup Anda.
Bagaimana itu seharusnya dapat mempengaruhi cara kita menjalani hidup?

Telah dibebaskan dari apakah Anda dalam hidup ini oleh keselamatan dari-Nya?

Hari ini, siapa yang dapat Anda bagi tentang pengharapan yang Anda miliki melalui Kristus?

Bacaan Alkitab Setahun :
Amsal 5-7; II Korintus 3

Allah dapat mengubah Anda untuk kebaikan, dan Anda mengalami kehidupan yang berkemenangan
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Read more

0 Biarkan Allah Memberitahu Anda Apa Yang Harus Diberikan

Amsal 3:9 "Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu"

Anda bisa memberi karena Anda punya alasan untuk melakukannya, atau karena wahyu dari Tuhan. Jika Anda ingin menjadi orang yang beriman, Anda harus belajar untuk memberi atas dasar petunjuk dari Allah. Ketika Anda memberi karena Anda punya alasan untuk melakukannya, maka Anda cenderung berkata, "Hanya ini yang mampu saya berikan." Memberi atas dasar tujuan dan maksud tidak memerlukan iman secuil pun. ku? Seberapa besar Engkau ingin agar aku percaya pada-Mu dalam situasi ini?"

Memberi kerena wahyu Tuhan ialah ketika Anda berkata, "Tuhan, apa yang hendak Engkau berikan melalui hidupku? Seberapa besar Engkau ingin aku mempercayakan-Mu dalam situasi ini?"

"Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu" (Amsal 3:9).

Saya dan istri saya, Kay, telah diuji berkali-kali untuk memberi sesuatu di saat kami tidak mampu memberikannya. Salah satu kejadian yang paling dramatis yaitu ketika kami mengumpulkan uang untuk membangun kembali gedung Gereja Saddleback di tahun 1993. Kami mengadakan rapat di satu tenda, dan memutuskan untuk mengumpulkan persembahan untuk dana pembangunan. Para jemaat pun membuat komitmen untuk memberi persembahan selama selang tiga tahun. Maka, Kay dan saya berdoa, bertanya pada Tuhan berapa yang harus kami beri. Kami pun memutuskan untuk memberi persembahan dengan jumlah yang benar-benar tidak masuk akal. 

Malah, jumlahnya jauh melebihi apa yang kami mampu. Namun kami mempercayakan pergumulan itu pada Tuhan. 

Lalu suatu hari, saya membaca 1 Tawarikh 29 tentang bagaimana orang-orang memberi sekitar $ 400 juta untuk pembangunan Bait Allah di Yerusalem. Allah berfirman pada Raja Daud untuk mengumumkan setiap persembahan yang ia beri agar semua orang tahu bahwa ia juga berkorban, sama seperti yang lain.

Tuhan berkata pada saya, "Rick, Aku ingin engkau mengumumkan jumlah persembahanmu, supaya orang lain tertantang untuk ikut memberi." Saya benar-benar tidak ingin melakukannya karena saya pikir orang-orang akan salah paham. Tapi Tuhan mengatakan kepada saya untuk melakukannya, dan saya ingin Dia memberkati gereja kami, jadilah saya melaksanakannya. Saya berdiri di depan para jemaat saya dan berkata, "Saya tidak tahu dari mana uang itu berasal, tapi kami berdua telah berkomitmen untuk memberi $ 100.000 selama tiga tahun ke depan. Tolong saudara-saudara mendoakan saya."

Sebulan kemudian, di kala kian mendekati weekend, dimana kami harus memberi persembahan khusus itu, saya masih gigit jari. Tapi entah bagaimana, saya percaya bahwa Tuhan akan memberi kami uang itu. Pada hari Jumatnya, tiba-tiba saya mendapat telepon dari Zondervan Publishing Company. Mereka mengatakan, "Rick, kami ingin engkau menulis sebuah buku, judulnya The Purpose Driven Church. Kami percaya buku ini akan menjadi best seller, jadi kami akan mengirimkan kepadamu uang muka sebesar $ 150.000."

Beberapa hari kemudian, ketika saya berdiri di hadapan jemaat gereja saya, menceritakan kisah itu, seisi ruangan bersorak sukacita. Mereka melompat dan berteriak dan menari dan bernyanyi. Orang-orang menangis. Saya menangis; Kay menangis. Itu salah satu pengalaman terbesar dalam hidup saya. Saya hampir kehilangan kesempatan itu karena saya keras kepala. Mungkin saya tidak akan merasakan pengalaman bagaimana Allah bisa diandalkan apabila saya tidak patuh pada wahyu yang Ia beri dan merahasiakan jumlah persembahan yang akan saya beri dari jemaat saya. Itu satu pelajaran yang tidak akan pernah saya lupakan. 

"Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu." (Amsal 3:9).

Renungkan hal ini: 

Renungkan apa yang memotivasi pemberian atau persembahan Anda. Apakah Anda memberi karena alasan atau karena wahyu dari Tuhan?
Bagaimana Tuhan memperlihatkan kepada Anda apa yang Ia ingin Anda berikan? 
Kekuatiran apa yang menghalangi Anda untuk memberi, ketika Anda sendiri juga sedang membutuhkan? 

Bacaan Alkitab Setahun :
Amsal 3-4; II Korintus 2

"Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu" (Amsal 3:9)
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Read more

0 Lakukan Yang Terbaik Untuk Kemuliaan Allah

Kejadian 39:2 "Tetapi TUHAN menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya; maka tinggallah ia di rumah tuannya, orang Mesir itu."
Bagi Yusuf, ketika hidup ini tampak seakan-akan telah runtuh, itu sebenarnya hanya permulaannya saja.
Saudara-saudaranya telah menjual dia kepada seorang pedagang budak, dan ternyata, pedagang itu menjual Yusuf kepada seseorang yang sangat penting bernama Potifar, yang merupakan kepala pengawal Firaun di Mesir.
Potifar itu pada dasarnya adalah seorang kepala polisi militer dan bagian dari satuan pengawalan kerajaan, semacam kepala intel kerajaan.
Dan juga, sebagai kepala para algojo, Potifar bertanggung jawab atas eksekusi mati semua penjahat.
Jangan macam-macam dengan orang ini.
Potifar menjadi tuan dari Yusuf dan mempekerjakannya.
Alkitab mengatakan kepada kita bahwa Allah menyertai Yusuf (lihat Kejadian 39:2).
Allah memberkati Yusuf karena kerja kerasnya, kesetiaannya, kejujurannya, dan integritasnya, dan keberhasilannya dalam mengikut-Nya.
Yusuf seakan-akan punya sentuhan Midas, apa pun yang ia sentuh menjadi emas.
Yusuf melaksanakan prioritasnya dengan lurus, dan apa pun ia lakukan, ia kerjakan dengan terbaik sehingga Potifar akhirnya menempatkan dia untuk bertanggung jawab atas segala sesuatu.
Bahkan Potifar, yang jelas-jelas adalah orang tak percaya, mengakui bahwa Allah menyertai Yusuf.
Kehidupan Yusuf berfungsi sebagai pengingat bagi kita bahwa orang Kristen harus menjadi pekerja yang paling rajin dan yang paling keras berusaha.
Kolose 3:23-24 mengatakan, "Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. Kristus adalah tuan dan kamu hamba-Nya."
Apa pun pekerjaan Anda, kerjakanlah seolah-olah Anda melakukannya untuk Kristus sendiri-bukan untuk gaji, bukan untuk bos, dan bahkan bukan untuk promosi jabatan.
Ini yang saya percaya: jika Anda bersedia melakukan pekerjaan yang terbaik untuk kemuliaan Allah, Dia akan memberkati Anda.
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 63-65; Roma 6
Apa pun pekerjaan Anda, kerjakanlah seolah-olah untuk Kristus dan Dia akan memberkati Anda
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)
Read more

0 Orang Kudus Dan Orang Berdosa

1 Tesalonika 3:13 "Kiranya Dia menguatkan hatimu, supaya tak bercacat dan kudus, di hadapan Allah dan Bapa kita pada waktu kedatangan Yesus, Tuhan kita, dengan semua orang kudus-Nya."

Dua belas orang yang Yesus panggil adalah kru yang masih mentah. Namun mereka adalah yang kita sebut sebagai orang-orang kudus. Seiring waktu, kita mengagumi mereka. Selamanya mereka dikenang dalam pahatan kaca patri di gereja-gereja, mereka bak superhero dalam Alkitab - tidak ada kekurangan, kelemahan, cacat cela; mereka ibarat golongan orang-orang spiritual. 

Dan memang benar. Para orang kudus ini melewati tiga tahun berjalan, berbicara dan mengikut Yesus. Tapi apa sebenarnya yang dimaksud dengan orang kudus?

Seorang gadis kecil ditanya di Sekolah Mlinggunya apa yang dimaksud dengan orang kudus. Terbayang kaca patri berwarna-warni di gereja, jawabnya, "Mereka adalah orang-orang yang bersinar." Apakah kita semua dipanggil untuk menjadi orang kudus? Kita harus membiarkan "terang kita bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatan kita yang baik dan memuliakan Bapa kita yang di sorga." Jadi, apa yang dimaksud orang kudus? Orang kudus adalah pengikut Kristus sejati.

Itu artinya apabila Anda telah meletakkan kepercayaan Anda pada Yesus Kristus, maka Anda adalah seorang kudus - dan begitu juga saya! "Saint (orang kudus/santo) Greg." Bagaimana dengan Anda? 

Tapi siapa sebenarnya orang-orang kudus ini? Siapakah rasul-rasul yang dipanggil Yesus ini? Siapakah orang-orang yang mengubah dunia ini? Semakin kita mengenal rasul-rasul ini, semakin kita memandang mereka seperti manusia. Kadang kita menganggap mereka sebagai karakter yang sulit dijangkau, yang dikagumi. Tetapi setiap kisah hidup mereka di dalam Alkitab juga mengungkapkan yang sebaliknya.

Mereka bukan filsuf. Mereka bukan imam-imam besar. Malah sesungguhnya, mereka orang-orang yang cukup biasa. Mereka manusia biasa yang bisa putus asa, sangat-sangat biasa saja. Tapi mereka bersedia dan taat kepada panggilan Allah. 

Inilah salah satu hal yang saya percaya bahwa Alkitab adalah Firman Tuhan! Alkitab adalah kitab yang benar-benar jujur. Alkitab memberi gambaran tentang para pahlawan kita tentang semua kekurangan dan kelemahan mereka, dan saya menghargai itu. Kisah jujur kehidupan mereka tidak mengecilkan hati saya, tapi justru sebaliknya. Itu memberi saya harapan sebagai orang yang bercacat cela. Namun terlepas dari kekurangan kita, Allah dapat menggunakan Anda dan saya. Saya berharap itu memberi Anda dorongan hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 66-67; Roma 7

Allah dapat memakai Anda untuk melakukan hal-hal yang ajaib asalkan Anda mau taat kepada panggilan-Nya
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Mengapa Tuhan Tidak Memberitahu Saya Langkah Selanjutnya ?

Pengkhotbah 5:4 "Kalau engkau bernazar kepada Allah, janganlah menunda-nunda menepatinya, karena Ia tidak senang kepada orang-orang bodoh. Tepatilah nazarmu."

Anda sudah tahu begitu banyak hal yang Tuhan ingin Anda lakukan dengan hidup Anda.
Lalu mengapa Anda belum melaksanakan itu semua?
Tuhan tidak akan memberi Anda langkah ke 2 sebelum Anda menyelesaikan langkah ke 1.

Sebagian dari Anda mungkin berkata, "Saya ingin tahu kehendak Allah untuk karir saya, pernikahan saya," dan Allah berkata, "Ayo kita kembali ke yang paling dasar. Apa kau membaca Alkitabmu? Apa kau punya kelompok doa kecil? Apa kau memberi persepuluhan? Apa kau berdoa?"
Anda harus mulai melakukan apa yang Anda tahu itu adalah kehendak Allah atas hidup Anda.
Jadi, apa yang sudah Anda tahu harus Anda lakukan tapi belum Anda kerjakan?
Apa langkah Anda berikutnya?

Mungkin Anda sudah lebih dari satu tahun datang ke gereja dan perlu mengambil langkah berikutnya dalam keanggotaan gereja Anda.
Mungkin Anda telah sekian lama berdoa tentang baptisan, tapi itu masih sekedar khotbahan saja.
Mungkin Anda sudah lama mencari sekumpulan orang yang akan berbagi kehidupan dengan Anda, dan karena itu Anda perlu membuka sebuah persekutuan kecil di rumah Anda.
Mungkin Tuhan telah memperlihatkan pada Anda seperti apa bentuk Anda, dan Anda tahu Anda harus mencari satu cara untuk dapat menggunakannya untuk melayani orang lain.

Apakah Anda akan berhasil sampai minggu berikutnya, tahun berikutnya, tanpa melaksanakan apa yang telah Tuhan minta untuk Anda lakukan?

Apa lagi yang Anda tunggu?

Pengkhotbah 5:4 "Kalau engkau bernazar kepada Allah, janganlah menunda-nunda menepatinya, karena Ia tidak senang kepada orang-orang bodoh. Tepatilah nazarmu."
Jangan menunda-nunda. Lakukan apa yang Anda tahu harus Anda lakukan.

Ucapkan doa ini: "Tuhan, aku butuh pimpinanmu dalam hidupku. Aku meminta-Mu dalam iman untuk menuntunku. Bantu aku untuk mendengar kehendak-Mu, bantu aku untuk tidak begitu sibuk sehingga dapat mendengar-Mu. Bapa, saat aku tidak paham, bantu aku untuk percaya bahwa Engkau punya rancangan demi kebaikanku. Tuhan, apa langkahku berikutnya? Bantu aku melakukan apa yang aku tahu harus aku lakukan. Bantu aku untuk tidak frustasi. Bantu aku agar tidak takut, namun sebaliknya percaya pada-Mu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin." 

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 54-56; Roma 3

Tepatilah nazar Anda,jangan menunda-nunda, lakukan apa yang harus Anda lakukan.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Read more

0 Tiga Kesalahan Yang Harus Kita Hindari Ketika Mencari Kehendak Tuhan

Mazmur 37:23-24 "TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya."

Anda mungkin tengah berada dalam keadaan yang Anda anggap adalah jalan buntu. "Kita tidak akan pernah keluar dari jerat hutang ini! Aku tidak akan bisa hamil. Mimpiku tak akan pernah jadi kenyataan. Bagaimana caranya supaya aku bisa bahagia?" 

Sekarang ini mungkin segalanya terlihat gelap, Anda mungkin merasa dikalahkan oleh keadaan, mungkin ini tampak bagai misteri bagi Anda. Namun suatu hari Anda akan melihat dalam terang kekekalan bagaimana masalah-masalah itu bisa cocok dengan satu sama lain di dalam rencana Allah. Dan hingga waktu itu tiba, ada tiga kesalahan yang perlu Anda jauhi saat mencari kehendak Tuhan untuk membantu Anda agar percaya dengan-Nya, bahkan saat Anda tak paham.

Pertama, jangan hanya pasrah pada nasib. Sikap yang dinamakan fatalisme ini- bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah kehendak Tuhan akan membuat Anda merasa kasihan pada diri sendiri. Fatalisme membuat kita menyalahkan Tuhan atas segala sesuatu yang buruk dalam hidup kita, ketimbang harus bertanggung jawab atas masalah yang kita buat sendiri. Dan, fatalisme mengarah pada kepasifan. Itu membuat kita berpikir, "Aku sedang menunggu Tuhan memberikanku jodoh" atau "Aku sedang menunggu Tuhan memberikanku pekerjaan." Tapi Tuhan berkata, "Aku memberimu otak! Aku memberimu dua kaki! Pergi dan berusahalah!"

Kedua, jangan frustasi. Jika Anda mencoba untuk mencari tahu segala sesuatu dalam hidup Anda, Anda akan menjadi amat frustasi. Kadang mungkin Anda melakukan apa yang Anda pikir adalah kehendak Tuhan, tapi kemudian itu gagal. "Saya pikir Tuhan sedang memimpin saya untuk memulai bisnis ini, tapi ternyata ini malah gagal." Apa yang Anda lakukan saat tidak ada jawaban? Tetap percaya pada Allah, ketahui bahwa Dia sedang membangun karakter Anda melalui semua masalah Anda, dan bahwa Dia punya rancangan-rancangan yang baik untuk Anda.

Ketiga, jangan takut. Apa yang ada di balik ketakutan pada kehendak Allah? Akar permasalahan yang akan muncul adalah Anda akan meragukan kasih-Nya. Alkitab mengatakan, "Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan;"(1 Yohanes 4: 18a). Kita akan selalu terlibat dalam masalah ketika kita meragukan kasih Allah, sebab ketika kita tidak percaya pada-Nya, berarti kita tidak taat pada-Nya.

Mazmur 37:23-24 mengatakan, "TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya." Kehendak Allah adalah ungkapan kasih-Nya. Bila Anda tidak mengerti apa yang tengah Tuhan kerjakan dalam hidup Anda, bersabarlah. Dia tahu apa yang terbaik untuk Anda. Anda memang tak bisa melihat hasil akhirnya, tapi Dia bisa. Jalan Allah mungkin jalur yang penuh dengan rasa sakit, tapi semua penundaan, kesukaran dan masalah itu tengah membangun karakter dalam hidup Anda.

Renungkan hal ini: 

Bagaimana Anda akan menjawab pertanyaan, "Mengapa hal-hal buruk terjadi pada orang baik?"

Apa sedang Anda tunggu untuk Allah lakukan atau berikan dalam hidup Anda? Menurut Anda, apa yang Ia ingin Anda lakukan akan hal itu?

Menurut Anda apa maksud pernyataan ini: "Kehendak Allah adalah ungkapan kasih-Nya?"

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 51-53; Roma 2

Bila Anda tidak mengerti apa yang tengah Tuhan kerjakan dalam hidup Anda, bersabarlah
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Read more

0 Tiga Kesalahan Yang Harus Dihindari Ketika Mencari Kehendak Tuhan

Mazmur 37:23-24 "TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya."

Anda mungkin tengah berada dalam keadaan yang Anda anggap adalah jalan buntu. "Kita tidak akan pernah keluar dari jerat hutang ini! Aku tidak akan bisa hamil. Mimpiku tak akan pernah jadi kenyataan. Bagaimana caranya supaya aku bisa bahagia?" 

Sekarang ini mungkin segalanya terlihat gelap, Anda mungkin merasa dikalahkan oleh keadaan, mungkin ini tampak bagai misteri bagi Anda. Namun suatu hari Anda akan melihat dalam terang kekekalan bagaimana masalah-masalah itu bisa cocok dengan satu sama lain di dalam rencana Allah. Dan hingga waktu itu tiba, ada tiga kesalahan yang perlu Anda jauhi saat mencari kehendak Tuhan untuk membantu Anda agar percaya dengan-Nya, bahkan saat Anda tak paham.

Pertama, jangan hanya pasrah pada nasib. Sikap yang dinamakan fatalisme ini- bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah kehendak Tuhan akan membuat Anda merasa kasihan pada diri sendiri. Fatalisme membuat kita menyalahkan Tuhan atas segala sesuatu yang buruk dalam hidup kita, ketimbang harus bertanggung jawab atas masalah yang kita buat sendiri. Dan, fatalisme mengarah pada kepasifan. Itu membuat kita berpikir, "Aku sedang menunggu Tuhan memberikanku jodoh" atau "Aku sedang menunggu Tuhan memberikanku pekerjaan." Tapi Tuhan berkata, "Aku memberimu otak! Aku memberimu dua kaki! Pergi dan berusahalah!"

Kedua, jangan frustasi. Jika Anda mencoba untuk mencari tahu segala sesuatu dalam hidup Anda, Anda akan menjadi amat frustasi. Kadang mungkin Anda melakukan apa yang Anda pikir adalah kehendak Tuhan, tapi kemudian itu gagal. "Saya pikir Tuhan sedang memimpin saya untuk memulai bisnis ini, tapi ternyata ini malah gagal." Apa yang Anda lakukan saat tidak ada jawaban? Tetap percaya pada Allah, ketahui bahwa Dia sedang membangun karakter Anda melalui semua masalah Anda, dan bahwa Dia punya rancangan-rancangan yang baik untuk Anda.

Ketiga, jangan takut. Apa yang ada di balik ketakutan pada kehendak Allah? Akar permasalahan yang akan muncul adalah Anda akan meragukan kasih-Nya. Alkitab mengatakan, "Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan;"(1 Yohanes 4: 18a). Kita akan selalu terlibat dalam masalah ketika kita meragukan kasih Allah, sebab ketika kita tidak percaya pada-Nya, berarti kita tidak taat pada-Nya.

Mazmur 37:23-24 mengatakan, "TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya." Kehendak Allah adalah ungkapan kasih-Nya. Bila Anda tidak mengerti apa yang tengah Tuhan kerjakan dalam hidup Anda, bersabarlah. Dia tahu apa yang terbaik untuk Anda. Anda memang tak bisa melihat hasil akhirnya, tapi Dia bisa. Jalan Allah mungkin jalur yang penuh dengan rasa sakit, tapi semua penundaan, kesukaran dan masalah itu tengah membangun karakter dalam hidup Anda.

Renungkan hal ini: 

Bagaimana Anda akan menjawab pertanyaan, "Mengapa hal-hal buruk terjadi pada orang baik?"

Apa sedang Anda tunggu untuk Allah lakukan atau berikan dalam hidup Anda? Menurut Anda, apa yang Ia ingin Anda lakukan akan hal itu?

Menurut Anda apa maksud pernyataan ini: "Kehendak Allah adalah ungkapan kasih-Nya?"

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 51-53; Roma 2

Bila Anda tidak mengerti apa yang tengah Tuhan kerjakan dalam hidup Anda, bersabarlah
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Read more

0 Ketika Anda Telah Memberikan Segala Yang Anda Punya

1 Korintus 13:7 "Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu."

Mengasihi bisa terasa benar-benar melelahkan.
Tapi, jangan biarkan hal itu menghentikan Anda, sebab jenis kasih yang benar-benar memberi perbedaan di dunia ini akan mengalahkan segala sesuatunya.

Kadang Anda merasa seakan tidak punya lagi cukup kasih untuk dibagikan kepada orang lain.
Mungkin Anda memilki pekerjaan yang berhadapan dengan orang lain secara intensif, seperti guru, salesman, atau pelayan restoran, dan Anda pulang ke rumah dan berpikir, "Aku sudah tak tahan menghadapi keluhan, masalah, atau sakit hati lagi."
Kemudian Anda pun akhirnya menutup diri.

Atau mungkin, Anda harus menunjukkan kasih Anda kepada satu orang tertentu yang begitu menuntut, egois, dan yang tidak pernah membalas kasih Anda, dan Anda berpikir pada diri sendiri, "Cukup sudah. Saya menyerah."

Memang, hal itu wajar dan manusiawi, tapi itu bukan standar kasih yang Allah mau kita praktekkan.
Alkitab mengatakan, "Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu" (1 Korintus 13:7).
Kasih tidak pernah menyerah.

Tapi bagaimana bisa Anda memiliki kasih yang segigih itu untuk orang lain?
Anda dimampukan dengan bahan bakar kuasa Allah.

Waktu anak-anak saya masih kecil, saya pernah mengajak mereka ke atraksi pesawat tempur.
Saya sungguh terkesima melihat bagaimana mereka memasang sebuah tanker ke badan peswat jet agar pesawat itu bisa mengisi bahan bakar selama terbang.
Saya tak pernah lupa itu.

Tapi bisakah Anda bayangkan si pilot yang sedang menerbangkan pesawat jet berkata, "Saya tak perlu mengisi ulang bahan bakar!"
Pastinya jet itu akan jatuh terhempas dan terbakar.
Dalam penerbangan jarak jauh, pesawat jet harus mengisi ulang bahan bakar.

Agar kita mempu memberi jenis kasih yang pantang menyerah ini, Anda harus mengisi ulang bahan bakar tangki kasih Anda.
Lihat masyarakat kita, Anda pasti akan melihatnya dipenuhi dengan puing-puing relasi dan hubungan yang telah jatuh terbakar sebab orang tak lagi mengisi bahan bakar kasih mereka.

Lalu bagaimana Anda akan mengisi ulang bahan bakar tangki kasih Anda?
Mulailah dengan membolehkan Allah mengasihi Anda.

Alkitab mengatakan, "Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita" (1 Yohanes 4:19).
Ketika Anda lelah, letih dan tidak tahu lagi bagaimana harus menyatakan kasih Anda pada orang lain, ingatlah bahwa Allah amat mengasihi Anda, bahwa Ia telah mengutus Anak-Nya untuk mati bagi Anda.

Nah, itu namanya bahan bakar yang sempurna.
Itulah yang membuat Anda tetap berlari ketika Anda ingin berhenti.

Renungkan hal ini:

Bagaimana waktu teduh harian Anda membantu Anda mengisi ulang bahan bakar tangki kasih Anda?

Cara-cara apa yang bisa Anda pakai untuk bisa mengisi kembali bahan bakar Anda sepanjang hari agar bisa membantu Anda mendapatkan perspektif dan mengingat kasih Allah, sehingga Anda bisa mengasihi sesama lebih baik lagi? 

Apa artinya memiliki kasih yang "selalu penuh pengharapan"?

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 49-50; Roma 1

Ketika Anda lelah, letih dan tidak tahu lagi bagaimana harus menyatakan kasih Anda pada orang lain, ingatlah bahwa Allah amat mengasihi Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Read more

0 Bagaimana Mengasihi Mereka Yang Tak Layak Dikasihi


Lukas 6:32 "Dan jikalau kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah jasamu? Karena orang-orang berdosapun mengasihi juga orang-orang yang mengasihi mereka."

Jika Anda hanya sekali-sekali mengasihi, seperti tombol lampu, artinya Anda tidak mengasihi orang lain sebagaimana Tuhan ingin Anda mengasihi.
Yesus berkata, "Dan jikalau kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah jasamu?" (Lukas 6:32a).

Maksudnya adalah: Kita semua bisa mengasihi mereka yang mengasihi kita kembali.
Menjadi kekasih Kristus berarti Anda belajar untuk mengasihi mereka yang terbuang, yang tak layak dikasihi - mengasihi orang yang tidak mengasihi Anda, mengasihi orang yang menjengkelkan Anda, mengasihi orang yang menusuk Anda dari belakang atau yang bergosip tentang Anda.

Mungkin ini kelihatan seperti misi yang mustahil- memang benar.
Itulah sebabnya kita perlu kasih Tuhan di dalam kita agar kita dapat mengasihi orang lain: "Kita telah mengenal dan telah percaya akan kasih Allah kepada kita" (1 Yohanes 4:16a).

Ketika Anda sadar betapa Tuhan mengasihi Anda - dengan kasih yang luar biasa, yang tak terbantahkan, yang tanpa syarat - maka kasih-Nya akan mengubah seluruh pusat kehidupan Anda.
 
Jika kita tidak menerima kasih Allah dalam kita, maka kita akan kesulitan mengasihi orang lain. Di sini saya berbicara tentang orang-orang yang tak layak dikasihi, sulit, pemarah, berbeda, atau menuntut.

Anda tak dapat melakukan itu sampai Anda memiliki kasih Allah yang datang melalui hidup Anda. Anda perlu mengenal kasih-Nya, sehingga itu dapat meluap keluar dari hidup Anda dan mengalir kepada orang lain.

Renungkan hal ini:

Bagaimana seharusnya kasih seorang Kristen terlihat berbeda terhadap dunia ?

Bagaimana Anda dapat lebih memahami betapa Allah mengasihi Anda?

Apa artinya menerima kasih Allah?

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 40-42; Kisah Para Rasul 27

Ketika Anda sadar betapa Tuhan mengasihi Anda, maka kasih-Nya akan mengubah seluruh pusat kehidupan Anda
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
Read more

0 Mengapa Kasih Tidak Terjadi Begitu Saja


Ulangan 30:20 "Dengan mengasihi TUHAN, Allahmu, mendengarkan suara-Nya dan berpaut pada-Nya, sebab hal itu berarti hidupmu dan lanjut umurmu untuk tinggal di tanah yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni kepada Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepada mereka."

Hari ini kita telah termakan oleh mitos yang mengatakan bahwa cinta itu tak terkendali, sesuatu yang terjadi begitu saja pada kita. Bahkan bahasa yang kita ucapkan juga menyiratkan bahwa cinta itu tak terkendali. Kita sering berkata, "Aku jatuh cinta," seolah-olah cinta itu semacam parit. Ibaratnya, suatu hari saya sedang berjalan sendirian, lalu tiba-tiba bam! - Saya jatuh cinta. Saya tak bisa mencegahnya.

Tapi saya harus katakan yang sejujurnya: Itu bukan kasih. Kasih tak datang begitu saja pada Anda. Kasih adalah sebuah pilihan, dan itu melambangkan sebuah komitmen.
Tidak ada yang perlu diragukan lagi akan hal ini: Daya tarik dan hasrat ragawi tak dapat dikendalikan. Namun daya tarik dan hasrat bukanlah kasih. Itu dapat menimbulkan kasih, tapi itu bukan kasih. Kasih adalah sebuah pilihan.

Anda harus memilih untuk mengasihi Allah; Ia tak akan memaksa Anda untuk mengasihi-Nya (Ulangan 30:20). Anda bisa saja mengabaikan-Nya dan pergi ke arah berlawanan. Anda bisa saja menghancurkan hidup Anda bila Anda memilih jalan itu. Allah tetap tidak akan memaksa Anda untuk mengasihi-Nya, karena Ia tahu bahwa kasih tak bisa dipaksakan.

Prinsip yang sama ini juga berlaku untuk hubungan Anda dengan orang lain: Anda bisa memilih untuk mengasihi orang lain, tapi Allah tidak akan memaksa Anda untuk mengasihi siapa pun.

Apakah ada seseorang dalam hidup Anda, seperti anggota keluarga, teman, atau tetangga Anda yang sulit untuk Anda kasihi? Allah akan membantu Anda mengasihi orang tersebut apabila Anda mengambil pilihan untuk melakukannya.

Ini bukan berarti semuanya akan menjadi sempurna; juga bukan berarti bahwa orang tersebut akan menyambut kasih Anda. Tapi Anda adalah satu-satunya orang yang bisa menghentikan diri Anda sendiri untuk mengasihi orang lain - karena kasih adalah pilihan.

Renungkan hal ini:
Mengapa penting dalam suatu hubungan untuk paham bahwa mereka harus memilih untuk saling mengasihi?

Bagaimana kebenaran ini membuat arti kasih lebih bermakna untuk dimengerti, bahwa kasih adalah pilihan dan bukan sesuatu yang terjadi begitu saja?

Apakah Anda butuh bantuan Tuhan untuk mengasihi seseorang? Siapakah orang itu? Sekarang mintalah Tuhan untuk memberikan Anda kasih-Nya untuk orang tersebut?

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 37-39; Kisah Para Rasul 26

Kasih adalah sebuah pilihan
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
Read more

0 Mengapa Setan Suka Orang Percaya Yang Memisahkan Diri


Ibrani 3:13 "Tetapi nasihatilah seorang akan yang lain setiap hari, selama masih dapat dikatakan 'hari ini', supaya jangan ada di antara kamu yang menjadi tegar hatinya karena tipu daya dosa."

Keluarga gereja akan membantu menjaga Anda dari kemurtadan.
Tak satu pun dari kita yang kebal dengan godaan.
 
Karena itulah Anda dan saya selalu punya kemungkinan untuk melakukan dosa.
Tuhan tahu ini, maka Ia telah menugaskan kita sebagai individu tanggung jawab untuk menjaga satu sama lain agar tetap ada di jalur.

Alkitab mengatakan, "Nasihatilah seorang akan yang lain setiap hari… supaya jangan ada di antara kamu yang menjadi tegar hatinya karena tipu daya dosa" (Ibrani 3:13).
"Urus urusanmu sendiri" bukan ucapan orang Kristen!

Kita dipanggil dan diperintahkan untuk saling terlibat dalam kehidupan satu sama lain.
Jika Anda kenal seseorang yang tengah bimbang rohaninya, itu tanggung jawab Anda untuk mengejar dia dan membawanya kembali ke persekutuan.

Yakobus mengatakan pada kita, "Saudara-saudaraku, jika ada di antara kamu yang menyimpang dari kebenaran dan ada seorang yang membuat dia berbalik," (Yakobus 5:19).
Gereja lokal juga menyediakan perlindungan rohani melalui pemimpin-pemimpin yang kudus.
 
Allah memberikan gembala gereja tanggung jawab untuk menjaga, melindungi, membela, dan peduli pada kesejahteraan rohani umatnya (Kisah Para Rasul 20:28-29; 1 Petrus 5:1-4; Ibrani 13:7).

Dikatakan, "Taatilah pemimpin-pemimpinmu dan tunduklah kepada mereka, sebab mereka berjaga-jaga atas jiwamu, sebagai orang-orang yang harus bertanggung jawab atasnya" (Ibrani 13:17a).

Setan cinta dengan orang percaya yang memisahkan diri dari Tubuh, yang terputus dari kehidupan berjemaat, yang terisolasi dari keluarga Allah, dan yang tidak terlibat dalam tugas gereja, sebab setan tahu bahwa mereka tak berdaya dan tak punya kuasa untuk berperang melawan taktiknya.
 Jangan biarkan setan menancapkan pijakannya dalam hidup Anda!

Renungkan hal ini: 
Apa jenis relasi yang harus Anda kembangkan apabila Anda ingin memiliki peran dalam Tubuh Kristus?

Bagaimana seharusnya Anda mendoakan para pemimpin gereja Anda?
Apa yang harus Anda lakukan untuk berhubungan kembali dengan keluarga gereja Anda? Siapa yang Anda kenal yang harus dibawa kembali ke dalam keluarga gereja Anda?

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 35-36; Kisah Para Rasul 25

Tetaplah terhubung dengan keluarga gereja Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
Read more

0 Cara Allah Membantu Anda Menikmati Hidup


1 Timotius 6:17 "Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan, melainkan pada Allah yang dalam kekayaan-Nya memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati."

Saat ini mungkin Anda tengah berada di bawah tekanan berat karena sakit penyakit, pekerjaan, ekonomi, atau hubungan Anda, tapi ketahuilah Tuhan tetap ingin Anda menikmati hidup.
Dia tidak ingin Anda hidup tanpa kegembiraan.
 
Rasul Matius menghabiskan tiga tahun dengan Yesus dan menulis, "Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum," (Matius 11:19a).

Sebagai orang Kristen, Anda dapat menikmati hidup karena hati nurani Anda murni. Anda dapat menikmati hidup karena Anda aman di dalam kasih Tuhan. Anda dapat bergembira dan tertawa di gereja.
 
Anda dapat menikmati hubungan dengan teman dan keluarga.
Sayangnya, ada banyak orang yang tidak ingin mengizinkan Tuhan masuk dalam kehidupan mereka sebab mereka takut Tuhan akan menyuruh mereka melepaskan apa pun yang menyenangkan.

Dengan kata lain, mereka berpikir bahwa untuk menjadi orang Kristen itu sama seperti mengatakan "pestanya sudah selesai," menjadi kudus berarti hidup merana.
 
Dikuasai oleh ketakutan membuat orang mencari pelarian-pelarian yang menyenangkan, tapi itu artinya keuntungan yang mereka dapat lebih sedikit dari input yang mereka investasikan.
 
Mereka menggunakan lebih banyak waktu, lebih banyak uang, dan lebih banyak tenaga, hanya untuk mendapatkan lebih sedikit getaran panggilan di dalam hati mereka.
 
Mereka berkeliling bertanya, "Apa kalian bersenang-senang denganku?"
Tuhan mengasihi Anda.
 
Biarkan Ia mengangkat beban Anda, dan serahkan kekhawatiran yang menekan Anda itu kepada-Nya. Ini saatnya menikmati hidup!

Renungkan hal ini: 
Bagaimana mungkin menikmati hidup di tengah-tengah pergumulan atau stres Anda? 
Apakah Tuhan ingin Anda mengabaikan tanggung jawab Anda?
Mengapa Anda menganggap bahwa orang-orang Kristen adalah orang-orang yang menyedihkan?

Apa yang telah Allah sediakan untuk kesenangan Anda? Apakah saat ini Anda benar-benar memanfaatkannya?

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 29-30; Kisah Para Rasul 23:1-11

Tuhan mengasihi Anda. Biarkan Ia mengangkat beban Anda, dan serahkan kekhawatiran yang menekan Anda itu kepada-Nya
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
Read more

0 Bagaimana Allah Mau Anda Mengasihi Orang Yang Telah Menyakiti Anda ?

Amsal 10:12 "Kebencian menimbulkan pertengkaran, tetapi kasih menutupi segala pelanggaran."

Ketika Anda kecil, mungkin Anda pernah disakiti oleh orang dewasa - guru, anggota keluarga, atau bahkan mungkin orang tua Anda.
Alkitab mengatakan bahwa akan ada hukuman berat untuk penyiksaan, penelantaran, dan peninggalan anak; suatu hari Allah akan menghukum pelakunya.
Ketika Allah berfirman, "Hormatilah ayahmu dan ibumu," Ia tak berkata agar kita menghormati dosa-dosa mereka atau keegoisan mereka atau keputusan-keputusan salah mereka.
Ia tidak berkata agar Anda mengabaikan rasa sakit dalam hidup Anda, memasang wajah bahagia, lalu berpura-pura semuanya baik-baik saja.

Jadi apa yang Allah harapkan?
Bagaimana Ia mau Anda mengasihi orang-orang yang pernah menyakiti Anda?
Dia tidak ingin Anda mengabaikan luka itu.
Dia tidak meminta Anda untuk mengacuhkan atau menyangkal atau menahan atau membuat pembenaran atas orang-orang yang pernah melukai Anda.

Tuhan tak ingin Anda menutup-nutupinya; Ia ingin Anda menghadapinya, sebab Anda tak bisa mengampuni sampai Anda mengatasi rasa sakit Anda itu.
Anda harus berhenti berlari, dan Anda harus berhenti menyalahkan.

Jika Anda ingin menjadi wanita atau pria yang penuh kasih seperti yang Tuhan kehendaki, maka sekarang Anda harus menghadapi kerusakan yang disebabkan oleh seseorang di masa lalu Anda.
Apabila Anda masih marah dengan orang tua Anda atau orang lain, artinya Anda masih mengizinkan orang tersebut mengendalikan Anda.

Jangan biarkan itu terjadi lagi.
Anda harus mengalahkan kemarahan Anda.
Ini yang harus Anda atasi sebelum Anda bisa memaafkan.

Amsal 10:12 mengatakan , "Kebencian menimbulkan pertengkaran, tetapi kasih menutupi segala pelanggaran."
Saya tak tahu siapa saja yang perlu Anda maafkan, tapi saya yakin hari ini adalah harinya.
Kasih memampukan Anda untuk melepaskan pengampunan.
Kasih itu memaafkan.
Karena mereka layak mendapatkannya? Tidak.
Karena itulah yang Allah lakukan kepada Anda, dan itulah satu-satunya cara untuk membebaskan rasa sakit Anda.

Renungkan hal ini:

Apa pelanggaran-pelanggaran dalam hidup Anda yang masih mengikat Anda?

Apa efeknya bagi kehidupan Anda, ketika Anda memaafkan seseorang? Bagaimana itu mengubah Anda?

Bagaimana Anda bisa menghargai seseorang yang mungkin telah menyakiti Anda di masa lalu?

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 18-19; Kisah Para Rasul 20:17-38

Anda tak bisa mengampuni sampai Anda mengatasi rasa sakit Anda itu. Anda harus berhenti berlari dan Anda harus berhenti menyalahkan.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Read more

0 Apa Gejala Pertama Dari Kemerosotan Rohani ?

1 Petrus 2:17 "Hormatilah semua orang, kasihilah saudara-saudaramu, takutlah akan Allah, hormatilah raja!"

Saya pernah membahas sebelumnya bahwa Gereja adalah satu Tubuh, bukan bangunan, bukan organisme, bukan organisasi.

Agar organ-organ di tubuh Anda dapat menjalankan fungsinya, mereka harus terhubung dengan tubuh Anda.
Hal yang sama juga berlaku untuk Anda sebagai bagian dari Tubuh Kristus.
Anda diciptakan demi satu peran yang spesifik, namun Anda akan melewatkannya apabila tidak terikat pada gereja yang hidup, gereja lokal.
Anda akan menemukan peran Anda dalam kehidupan melalui hubungan Anda dengan orang lain.

Alkitab mengatakan, "Sebab sama seperti pada satu tubuh kita mempunyai banyak anggota, tetapi tidak semua anggota itu mempunyai tugas yang sama, demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain" (Roma 12:4-5).

Jika satu anggota tubuh terpisah dari tubuhnya, ia akan rusak dan mati.
Ia tak bisa berfungsi sendiri, begitu pun dengan Anda.
Terpisah dan terputus dari sumber kehidupan, melewatkan untuk bersekutu dengan orang percaya, maka kehidupan spiritual Anda akan layu dan pada akhirnya mati (Efesus 4:16).

Inilah sebabnya gejala pertama dari kemerosotan rohani biasanya adalah sering absen menghadiri kebaktian atau pertemuan lainnya dengan orang percaya.
Setiap kali kita menjadi lengah, malas datang ke persekutuan, segala sesuatu yang lainnya mulai merosot pula.

Alkitab mengatakan, "Hormatilah semua orang, kasihilah saudara-saudaramu, takutlah akan Allah, hormatilah raja!" (1 Petrus 2:17).

Keanggotaan keluarga Allah sifatnya tidak ngawur, bukan juga sesuatu yang bisa diabaikan begitu saja.
Gereja adalah agenda Allah bagi dunia.
Yesus berkata, "Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya" (Matius 16:18).

Renungkan hal ini:

Apa bedanya organisasi dan organisme?

Apa dampaknya terhadap hubungan Anda dengan Tuhan, ketika Anda absen ke gereja atau ke persekutuan dengan kelompok doa Anda atau ke pertemuan lainnya dengan orang percaya?

Perubahan-perubahan apa yang harus Anda lakukan agar dapat memberikan lebih banyak waktu dan usaha untuk membangun hubungan di dalam Tubuh Kristus (Gereja)?

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 16-17; Kisah Para Rasul 20:1-16

Jika satu anggota tubuh terpisah dari tubuhnya, ia akan rusak dan mati. Ia tak bisa berfungsi sendiri, begitu pun dengan Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Read more

Ibadah Doa Pagi

Ibadah Doa Pagi

Menara Doa

Menara Doa

Popular Post

 
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon More