• slide 1

    Ulta Sword 27 Sep 2015

    Suasana Ulang Tahun GSJA Sword 27 September 2015...

  • slide 2

    Paskah 5 April 2015

    Suasana Ibadah Paskah GSJA Sword 5 April 2015...

  • slide 3

    Ibadah Raya

    Suasana Ibadah Natal 2010 GSJA Sword bertempat di JL Kartini 8 No.1A...

  • slide 4

    Sekolah Minggu

    Sekolah Minggu setiap hari minggu jam 08.00 kelas terbagi ke dalam tiga kelas: Little Heaven, Kingdom Kid dan Christ Crew...

  • slide 5

    Ibadah Youth

    Ibadah yang dihadiri oleh para youth yang masih sekolah, kuliah dan bekerja segment keterlibatan dalam drama...

  • slide 6

    Tim Musik GSJA Sword

    Tim Musik GSJA Sword yang selalu setia mengiringi pujian dalam setiap ibadah terdiri dari : Agus - Gitaris, Julius dan sylvi- Keyboard, Yanto dan Edy - Drum, Randy - Bass...

  • slide 7

    Drama Harnas Wanita 2011

    Sebuah drama yang dimainkan oleh wanita-wanita Sword dalam perayaan Harnas Wanita 2011...

  • slide 8

    Ulang Tahun GSJA Sword 2011

    Perayaan ulang tahun GSJA Sword tahun 2011 yang berlangsung di gedung gereja sendiri, sederhana namun membawa hikmat dan berkat tersendiri...

  • slide 9

    Bapak dan Ibu Gembala

    Bapak dan Ibu Gembala dan jamaat GSJA Sword saat perayaan Natal 2010...

  • slide 10

    Natal GSJA Sword, 17 Des 2011

    Perayaan Natal GSJA Sword pada tanggal 17 Des 2011...

  • slide 11

    Imlek GSJA Sword, 22 Jan 2012

    Ibadah Saat Imlek di GSJA Sword pada tanggal 22 Januari 2012...

  • slide 12

    Gathering Pekerja GSJA Sword, 23-24 Mar 2012

    Gathering para pekerja GSJA Sword pada tanggal 23-24 Maret 2012 di Gunung Gelis...

  • slide nav 1

    Ulta Sword 2015

    Ulang Tahun GSJA Sword 27 September 2015...
  • slide nav 2

    Paskah 2015

    Ibadah Paskah GSJA Sword 5 April 2015...
  • slide nav 3

    Ibadah Raya

    Ibadah Natal 2010...
  • slide nav 4

    Sekolah Minggu

    Sekolah Minggu setiap hari minggu jam 08.00...
  • slide nav 5

    Ibadah Youth

    Ibadah yang dihadiri oleh para youth yang masih sekolah,kuliah dan bekerja...
  • slide nav 6

    Tim Musik

    Tim Musik GSJA Sword yang selalu setia mengiringi pujian dalam setiap ibadah...
  • slide nav 7

    Harnas Wanita 2011

    Sebuah drama yang dimainkan oleh wanita-wanita Sword...
  • slide nav 8

    Ulang Tahun GSJA Sword 2011

    Perayaan ulang tahun GSJA Sword tahun 2011...
  • slide nav 9

    Bapak dan Ibu Gembala

    Bapak dan Ibu Gembala dan jamaat GSJA Sword...
  • slide nav 10

    Natal GSJA Sword 2011

    Perayaan Natal GSJA Sword, 17 Des 2011...
  • slide nav 11

    Imlek GSJA Sword 2012

    Ibadah Saat imlek di GSJA Sword, 22 Januari 2012...
  • slide nav 12

    Gathering Pekerja Sword 2012

    Gathering para pekerja GSJA Sword pada tanggal 23-24 Maret 2012 di Gunung Gelis...

GSJA Sword Generation Ministry (Studying Words of OuR LorD)

Latest from Blog

Ibadah Pria Wanita, Kamis 22 Juni 2016 Jam 19.00 WIB

Ibadah Pria Wanita, Kamis 22 Juni 2016 Jam 19.00 WIB

Ibadah Raya 1, Minggu 25 Juni 2017 Jam 08.00 WIB

Ibadah Raya 1, Minggu 25 Juni 2017 Jam 08.00 WIB

Sword Gathering 23-25 Desember 2017

Sword Gathering 23-25 Desember 2017

Delete this element to display blogger navbar

0 Yesus Berdoa untuk Anda


Roma 8:34 "Kristus Yesus, yang telah mati? Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita?"

Tuhan tahu segala sesuatu yang akan terjadi. Dia Maha Tahu. Dia tahu masa lalu, hari ini, dan masa depan sekaligus. Dia sudah tahu apa yang akan terjadi dalam hidup Anda siang ini. Dia tahu apa yang akan terjadi dalam hidup Anda minggu depan, bulan depan, tahun depan, dan sepanjang sisa hidup Anda. Ini artinya Dia bisa mendoakan hidup Anda sebelum hal itu terjadi pada Anda.

Tunggu sebentar. Tuhan berdoa? Maksud Anda, Tuhan berbicara kepada diri-Nya sendiri?

Anda berbicara dengan diri Anda sendiri setiap saat. Ketika Tuhan berbicara kepada diri-Nya sendiri, itu disebut berdoa. Sebagai seorang ayah, saya sering berbicara kepada diri saya sendiri tentang anak-anak saya. Begitu pun dengan Tuhan, Ia berbicara kepada diri-Nya sendiri tentang Anda tak henti-hentinya.

Di malam sebelum Yesus disalibkan, Ia ada bersama murid-murid-Nya. Petrus berkata, "Tuhan, aku akan mati untuk-Mu!" Yesus mengasihi Petrus, tapi dia tahu Petrus sedikit impulsif. Dia juga tahu bahwa Petrus akan menyangkal-Nya tiga kali sebelum besok pagi. Yesus berkata dalam Lukas 22:32, "Tetapi Aku telah berdoa untuk engkau, supaya imanmu jangan gugur. Dan engkau, jikalau engkau sudah insaf, kuatkanlah saudara-saudaramu." Yesus sudah mendoakan Petrus untuk bisa melalui badai yang akan ia hadapi.

Yesus juga telah mendoakan Anda untuk apa yang akan Anda hadapi sepanjang tahun ini. Bahkan, saat ini Yesus di Surga sedang berdoa untuk anak-anak-Nya. Dia sedang berdoa untuk Anda, yang mana artinya Ia berbicara sedang berbicara kepada Allah untuk Anda.

Roma 8:34 mengatakan, "Kristus Yesus, yang telah mati? Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita?" Itulah yang tengah Yesus lakukan. Dia berdoa agar Anda berhasil melewati badai Anda.

Senang rasanya mengetahui ada orang yang berdoa untuk kita. Saya senang ketika Anda berdoa untuk saya! Bahkan, saya bisa merasakannya. Dan ketika orang tidak berdoa untuk saya, saya pun bisa tahu bedanya. Sungguh sukacita besar ketika orang lain berdoa untuk Anda, apalagi ketika Anak Allah berdoa untuk Anda.

Alkitab mengatakan terlepas dari apapun yang Anda lalui hari ini, minggu depan, atau tahun depan, Yesus sedang berdoa untuk Anda. Dia ada di pihak Anda. Jika Anda percaya pada-Nya sebagai Juruselamat Anda, Dia juga akan menjadi Pembela Anda.

Renungkan hal ini:
Apa sifat-sifat Yesus yang jelas Anda lihat ketika Anda tahu dengan fakta bahwa Dia berdoa untuk Anda?
Bagaimana kepercayaan diri atau sikap Anda berubah ketika Anda merenung bahwa Yesus sedang berdoa untuk Anda?
Badai apa yang sedang Anda alami saat ini? Mintalah Tuhan untuk membantu Anda untuk percaya bahwa Yesus telah mendoakan Anda agar Anda mampu melewatinya.


Bacaan Alkitab Setahun :
Nehemia 4-6; Kisah Para Rasul 2:22-47


Anda tidak sendiri ! Yesus selalu mengingat dan menyebut nama Anda dalam doaNya.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 
Read more

0 Lima Hal yang Harus Dilakukan di Tengah Badai


Matius 14:30 "Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: "Tuhan, tolonglah aku!"

Bila saat ini Anda sedang menghadapi badai, ketahuilah Tuhan itu tidak jauh dan Ia turut campur tangan. Dia adalah "Aku," dan Dia bekerja di dalam hidup Anda demi kebaikan Anda. Namun Dia juga punya beberapa hal yang Dia ingin Anda lakukan. Berikut adalah lima hal yang Tuhan ingin Anda lakukan jika Anda merasa tenggelam di dalam badai.

Beranilah, karena Yesus ada bersama Anda.

Jangan pernah bertikai dengan rasa takut. Perintahkan kemana ia harus pergi! Perintahkan ia untuk berhadapan dengan Yesus.

Ambillah risiko di dalam iman.

Jangan minta Tuhan memberkati apa yang sedang Anda lakukan. Lakukan apa yang Tuhan berkati. Tanyakan pada-Nya apa yang Dia ingin Anda lakukan dan kemudian laksanakan perintah-Nya dengan segera.

Tetaplah fokus pada Yesus.
Pada saat Anda melepaskan pandangan Anda dari Tuhan, Anda akan mulai terjatuh. Matius 14:30 mengatakan, "Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: "Tuhan, tolonglah aku!"" Jika Anda fokus pada angin ribut dan ombak – pergumulan Anda - Anda akan tenggelam, sama seperti Petrus. Jika Anda melihat dunia ini, Anda akan merasa tertekan; jika Anda fokus pada persoalan Anda, Anda akan tertekan; Jika Anda melihat Kristus, Anda akan tenang.

Janganlah ragu.
Anda tidak memerlukan iman yang besar untuk melewati badai dalam hidup Anda. Anda hanya perlu untuk percaya pada satu Pribadi, Yesus.

Muliakanlah Tuhan.
Bahkan ketika di tengah-tengah badai, bahkan ketika Anda merasa seolah-olah perahu Anda kian tenggelam, bahkan ketika Anda takut setengah mati – muliakanlah Dia sepanjang waktu. Mengucap syukurlah pada Tuhan di tengah-tengah badai. Badai apa yang tengah menakuti Anda pada saat ini? Badai apa yang tengah menenggelamkan Anda saat ini? Menurut Anda mengapa Tuhan mengizinkan Anda melalui badai ini?

Dia mengizinkan Anda melewati badai ini dengan alasan yang sama mengapa Dia mengutus para murid-Nya ke tengah-tengah badai untuk mengatakan, "Akulah satu-satunya yang engkau butuhkan. Aku bisa mengatasi apapun. Aku akan datang kepadamu dan Aku akan datang berjalan di atas hal yang paling membuatmu takut (badai). Aku tidak memintamu untuk datang kepada-Ku. Aku yang akan datang kepadamu. Sebab itu, kau harus berhenti takut dan kau harus percaya kepada-Ku sepenuhnya di dalam iman."

Renungkan hal ini:
Apakah Anda telah tumbuh secara rohani dalam pemahaman Anda tentang Tuhan, oleh karena badai dalam hidup Anda?
Apa yang bisa Anda lakukan untuk membatasi gangguan yang menghalangi Anda untuk fokus kepada Tuhan?


Bacaan Alkitab Setahun :
Nehemia 1-3; Kisah Para Rasul 2:1-21


Perbuatan iman dan pengharapan sepenuh pada Tuhan, hanya dapat dibuktikan ditengah badai hidup.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 
Read more

0 Pemikiran Jangka Pendek Menghalangi Anda untuk Melihat dengan Jelas


Markus 8: 16-17 "Maka mereka berpikir-pikir dan seorang berkata kepada yang lain: "Itu dikatakan-Nya karena kita tidak mempunyai roti." Dan ketika Yesus mengetahui apa yang mereka perbincangkan, Ia berkata: "Mengapa kamu memperbincangkan soal tidak ada roti? Belum jugakah kamu faham dan mengerti? Telah degilkah hatimu?"

Kita melewatkan apa yang Tuhan lakukan dalam hidup kita jika saat ini kita masih fokus pada ini itu dan bukan pada apa yang Tuhan ingin lakukan dalam hidup kita untuk jangka panjang. Ketika kita memikirkan tentang kenyamanan ketimbang karakter, ketika kita memikirkan tentang kebahagiaan ketimbang kekudusan kita, ketika kita memikirkan tentang menikmati hidup untuk saat ini ketimbang mempersiapkan diri untuk Surga, kita terjebak dalam pemikiran jangka pendek, dan itu mencegah kita untuk melihat hidup ini dengan jelas.

Inilah yang terjadi dengan para murid. Yesus mencoba mengajarkan mereka tentang kesombongan dengan menggunakan ragi sebagai perumpamaan. Alkitab mengatakan dalam Markus 8: 16-17, "Maka mereka berpikir-pikir dan seorang berkata kepada yang lain: "Itu dikatakan-Nya karena kita tidak mempunyai roti." Dan ketika Yesus mengetahui apa yang mereka perbincangkan, Ia berkata: "Mengapa kamu memperbincangkan soal tidak ada roti? Belum jugakah kamu faham dan mengerti? Telah degilkah hatimu?" Yesus sedang mencoba mengajarkan para murid tentang kehidupan, tapi para murid malah mengira Ia sedang membicarakan tentang makan siang! Yesus sedang berbicara tentang betapa kita amat memerlukan kedewasaan, tapi mereka malah membicarakan tentang makanan yang akan mereka santap setelah itu. Itu sungguh pemikiran jangka pendek.

Pemikiran jangka pendek mencegah kita untuk melihat bagaimana Tuhan sedang bekerja di dalam hidup kita. Inilah salah satu kelemahan terbesar dalam budaya kita. Di zaman ini, sulit bagi kita untuk memiliki pemikiran jangka panjang, sebab segala sesuatu yang ada di masyarakat kita mengajarkan kita untuk melakukan hal yang sebaliknya. Kita merampas masa depan kita hanya karena kita ingin menikmati hari ini. Kita tengah menimbun hutang-hutang yang belum lunas sampai kepada generasi mendatang hanya supaya kita bisa melakukan apa yang ingin kita lakukan sekarang.

Anda tidak bisa melihat rencana jangka panjang Tuhan dalam membentuk karakter Anda apabila di saat yang sama Anda hanya memikirkan tentang kenyamanan Anda sendiri. Mintalah Tuhan untuk memberi Anda sekilas gambaran Surga dan untuk membantu Anda melihat pengharapan yang bisa kita dapatkan saat kita melihat rencana jangka panjang-Nya. .

Renungkan hal ini:
Cara-cara mudah apa yang bisa terus Anda lakukan untuk memiliki pola pemikiran jangka panjang dan yang kekal sepanjang hari?
Seperti apa pemikiran jangka panjang Anda untuk keluarga Anda? Untuk karir Anda? Dan jalan spiritual Anda?
Di mana Anda melihat Tuhan bekerja dalam hidup Anda?


Bacaan Alkitab Setahun :
2 Tawarikh 32-33; Yohanes 18:19-40


Kapan pun Anda berpikiran jangka pendek, Anda tidak bisa melihat apa yang Tuhan tengah lakukan dalam hidup Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 
Read more

0 Waspadalah Terhadap Ragi Orang Farisi


Markus 8: 13-16 "Ia meninggalkan mereka; Ia naik pula ke perahu dan bertolak ke seberang. Kemudian ternyata murid-murid Yesus lupa membawa roti, hanya sebuah saja yang ada pada mereka dalam perahu. Lalu Yesus memperingatkan mereka, kata-Nya: "Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes." Maka mereka berpikir-pikir dan seorang berkata kepada yang lain: "Itu dikatakan-Nya karena kita tidak mempunyai roti."

Dalam Alkitab, ragi sering dijadikan sebagai perumpamaan dari kebanggaan diri dan kesombongan. Mengapa? Bila Anda memasukkan ragi ke dalam adonan, apa fungsinya? Itu akan membuatnya mengembang. Tapi jika Anda memasukkannya terlalu banyak, itu malah akan menghancurkannya.

Jika Anda memasak, Anda tidak perlu banyak ragi. Jika Anda membuat roti, Anda juga tidak perlu menuangkan secangkir ragi. Anda hanya perlu sedikit sejumput ragi. Sama seperti ragi, Anda tidak harus memiliki kebanggan diri berlebih untuk seketika menjadikan Anda hebat atau membebaskan Anda dari segala jenis masalah.

Kita semua pernah mengalami hal ini. Ketika Anda dipenuhi dengan keangkuhan, Anda akan bereaksi berlebihan. Tiba-tiba, hal-hal kecil membuat Anda benar-benar kesal. Jika itu terjadi, ketahuilah Anda sedang dipenuhi keangkuhan. Dimanapun Anda terlibat dengan konflik di manapun di dunia ini, kebanggaan diri dan keangkuhan selalu terlibat di dalamnya. Ketika Anda dipenuhi dengan kebanggaan diri, ketika Anda memiliki ragi orang Farisi, Coba tebak? Anda tidak bisa melihat hidup ini dengan jelas. Bila Anda sombong, Anda tidak dapat melihat apa yang Tuhan lakukan dalam hidup Anda.

Tuhan ingin Anda waspada dengan "ragi orang Farisi" supaya Anda dapat ikut Dia dengan lebih dekat dan mengerti bagaimana Dia melakukan mujzat di dalam hidup Anda. Ketahuilah Dia sedang bekerja dalam hidup Anda saat ini, bahkan jika Anda belum bisa melihatnya.

Renungkan hal ini:
Mungkinkah kebanggan diri telah mempengaruhi hubungan Anda dengan orang lain? Bagaimana bisa?
Mungkinkah kebanggaan diri telah menghalangi Anda untuk berkembang secara spiritual? Bagaimana bisa?
Seperti apa bentuk kebanggaan diri dalam hidup Anda? Dalam hal apa itu telah menghalangi Anda untuk tidak melihat rencana Tuhan atas Anda?


Bacaan Alkitab Setahun :
2 Tawarikh 30-31;Yohanes 18:1-18


Kesombongan adalah awal kejatuhan Anda dan penghalang terbesar hubungan pribadi Anda dengan Tuhan.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
Read more

0 Tuhan Menyediakan Jalan Menuju Mujizat


Filipi 4:19 "Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus."

Beberapa dari Anda mungkin tengah terjebak di dalam rutinitas. Beberapa dari Anda mungkin tengah berada dalam perjalanan, itu menakutkan dan tak aman, Anda tak tahu ke mana Anda menuju atau berapa lama waktu untuk sampai ke sana. Beberapa dari Anda mungkin tengah bekerja di pertambangan minyak di tengah-tengah pantai dan tekanan pekerjaan Anda amat berat.

Di manapun Anda berada, ketahuilah bahwa Anda dalam perjalanan untuk memperoleh mujizat, berikut beberapa hal yang perlu Anda ingat:

Tuhan adalah satu-satunya yang Anda butuhkan.
Anda tidak butuh pemerintah atau bahkan pekerjaan. Jika Tuhan sudah berkehendak, Dia bisa membuat burung gagak menjatuhkan makanannya kepada Anda sebagai cara-Nya untuk memelihara Anda. Jika Dia menutup satu peluang kerja, maka Dia bisa membuka peluang yang lain dengan mudah. Jangan bergantung pada rekening bank Anda- saldonya berubah setiap hari. Tuhan adalah satu-satunya yang Anda butuhkan.

Kemana Tuhan menuntun, di situ Ia menyediakan.
Jika Tuhan menyuruh Anda pergi ke Sarfat, pergilah sekarang juga! Ketika Tuhan memberi Anda petunjuk arah, maka Ia akan menyediakan apa yang Anda butuhkan untuk sampai di sana.

Anda harus percaya pada-Nya setiap hari.
Mengapa? Sebab kesulitan hidup, seperti resesi ekonomi tidak akan datang dengan sekaligus. Perkara akan datang menguji Anda hari lepas hari.

Janji Tuhan bergantung pada ketaatan Anda.
Tuhan ingin Anda mengambil satu langkah dan Dia akan menunjukkan pada Anda langkah berikutnya. Buatlah langkah iman. Ini mungkin terasa tidak masuk akal, tetapi lakukanlah apa yang Tuhan katakan sebab jalan Tuhan adalah selalu yang terbaik.

Alkitab berkata, "Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus" (Filipi 4:19).

Langkah pertama iman ialah meminta Yesus untuk mengendalikan hidup Anda. Jika Anda belum pernah melakukannya, maka perkatakan doa ini:

"Ya Tuhan, terima kasih karena Engkau mengasihiku dan ingin selalu mencegahku untuk bergantung pada hal lain, selain diri-Mu. Ampuni aku jika aku bergantung pada pekerjaan dan orang lain, bukan kepada-Mu. Terimakasih karena Engkau belum melupakanku. Tuhan, hari- hari ke depan mungkin akan menakutkan, tapi sekarang aku mengerti bahwa jalan menuju mujizat-Mu adalah harus melalui jalan yang tak nyaman. Aku mengerti sekarang bahwa sumber mujizat tidak dapat aku duga datangnya, maka aku tidak mau mencari tahu. Aku hanya mau percaya pada-Mu. Bila Engkau memberitahuku apa yang harus kulakukan dan itu tidak masuk dalam akal pikiranku, aku akan tetap melakukan apa yang Engkau inginkan. Bantu aku untuk mengingat bahwa Engkaulah satu-satunya yang kubutuhkan, yang satu-satunya membimbingku, sumber berkatku. Aku ingin belajar untuk percaya pada-Mu setiap hari. Aku ingin hidup di dalam jalan-Mu, bukan jalanku. Aku ingin ikut Engkau dan aku memohon pada-Mu untuk menyelamatkanku dan masuk dalam hidupku. Aku memegang janji-Mu bahwa jika aku percaya pada-Mu, Engkau akan memenuhi segala yang kubutuhkan. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin."


Bacaan Alkitab Setahun :
2 Tawarikh 28-29; Yohanes 17


Jalan menuju mujizat adalah jalan yang tidak nyaman.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 
Read more

0 Mujizat Selalu Datang dari Sumber yang Tak Terduga


Yesaya 55: 8 "Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN."

Kebanyakan dari kita memiliki kebutuhan-kebutuhan dalam hidup yang ingin kita penuhi. Dan sebagian besar dari kita mencoba menemukan cara memenuhinya. Anda mungkin sedang melihat ke sekeliling Anda dan berkata, "Mungkin Tuhan bisa melakukannya seperti ini" atau "Mungkin aku bisa membantu Tuhan dalam hal ini" atau "Mungkin aku bisa memberi saran untuk-Nya."

Anda sedang mencoba memanipulasi Tuhan, ketahuilah itu tidak akan berhasil!

Sumber mujizat tidak pernah berasal dari sumber yang Anda kira. Itu selalu tak terduga datangnya.

Allah mengatakan kepada Abraham bahwa dia akan memiliki seorang putra, dan putra itu akan menjadi bapa dari sebuah bangsa yang besar. Pada saat itu, Abraham berumur hampir 100 tahun dan ia punya keraguan dalam mempercayai janji Allah itu.

Maka Abraham berusaha memecahkan masalahnya sendiri. Ia berhubungan dengan seorang wanita yang bukan istrinya dan mereka memiliki seorang putra bernama Ismael. Namun Allah berkata, "Tidak! Bukan itu yang Aku janjikan. Itu akibat dari rencanamu sendiri, bukan rencana-Ku. Rencana-Ku adalah Aku akan menggunakan istrimu Sara, dan Aku akan melakukan mujizat tapi lama setelah ia mampu melahirkan anak."

Cara Anda ingin memenuhi kebutuhan hidup Anda tidak sama dengan cara Tuhan ingin memenuhi kebutuhan hidup Anda. Cara yang Anda ambil adalah cara terbaik nomor kedua. Sementara, cara Tuhan selalu yang terbaik.

Bila Anda bisa mengerti Tuhan, Anda akan menjadi Tuhan. Tapi Anda bukan Tuhan! Biarkan saya memberi Anda sedikit pereda stres. Ulangi ini 10 kali: "Tuhan adalah Tuhan, dan saya bukan." Yesaya 55: 8 mengatakan, "Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN."

Sumber mujizat selalu muncul dengan cara yang tak terduga. Tapi jangan khawatir. Jangan takut. Jangan mencoba untuk mencari tahu bagaimana.

Percayalah pada Tuhan, dan katakan, "Saya tidak tahu bagaimana Tuhan akan melakukannya, tapi Ia akan melakukannya." Jika Tuhan menyuruh Anda melakukan sesuatu, meskipun itu tidak masuk akal, lakukanlah. Bahkan jika pergi ke suatu arah, atau menuju ke suatu tempat, atau berbicara dengan seseorang terasa tidak masuk akal, taatilah Tuhan dan lakukan apa yang Dia suruh Anda lakukan. Kemudian, bersiaplah mengalami sebuah mujizat.

Renungkan hal ini:
Apa yang saat ini Anda pandang sebagai sumber dari mujizat yang Anda harapkan? Atau, adakah seseorang yang saat ini Anda harapkan membantu Anda?
Menurut Anda, bagaimana Tuhan ingin Anda menunjukkan iman Anda kepada-Nya dalam memperoleh mujizat yang Anda harapkan?
Apa yang Tuhan minta Anda lakukan yang tidak masuk akal, namun Anda tahu bahwa Anda harus menaatinya?


Bacaan Alkitab Setahun :
2 Tawarikh 25-27; Yohanes 16


Serahkanlah segala rencana hidup kita di tangan Tuhan.
Percayalah, Tuhan telah membuat rancangan terbaik bagi hidup kita.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 
Read more

0 Karunia Anda adalah untuk Orang Lain


1 Petrus 4:10 "Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah."

Alkitab mengatakan dalam 1 Petrus 4:10, ""Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah." Bila Anda menggunakan kemampuan Anda untuk saling membantu, maka nama Tuhan dipermuliakan.

Tuhan memanggil Anda untuk memberikan kontribusi. Tuhan tidak memberi Anda talenta dan kemampuan untuk kepentingan Anda. Itu semua untuk kepentingan orang lain dan talenta mereka juga untuk mendatangkan manfaat untuk Anda.

Saya amat bersyukur untuk orang-orang yang berbakat di bidang yang saya tidak kuasai. Misalnya, saya bersyukur untuk para akuntan. Karena saya amat payah dalam hal hitung-menghitung! Saya bersyukur untuk orang-orang yang tahu bagaimana cara mengelola pajak.

Saya bersyukur untuk orang-orang yang memiliki kemampuan mekanik. Saya tidak bisa memperbaiki karburator mobil. Saya bahkan tidak tahu di mana letaknya!

Semua orang memiliki karunia dan talenta yang berbeda.

Tuhan telah memberi saya beberapa talenta. Salah satunya ialah mencerna Firman Tuhan dan membuatnya lebih mudah dimengerti oleh orang lain. Ketika saya menggunakan kemampuan itu, Anda akan diberkati. Bakat saya adalah untuk Anda. Itu untuk membantu Anda.

Tapi ini intinya: Anda juga punya talenta. Jadi, kapan Anda akan mulai memberkati orang lain? Kapan Anda akan mulai membantu orang lain?

Jika Anda tidak menggunakan apa yang telah Tuhan karuniakan atas Anda, orang lain akan tersesat. Cara Anda mempermuliakan Tuhan yaitu dengan menggunakan bakat Anda. "Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang." Tuhan dipermuliakan saat Anda menggunakan kemampuan-kemampuan Anda untuk melayani orang lain.

Renungkan hal ini:
Apa karunia-karunia yang diberikan Tuhan kepada Anda?
Saat ini, bagaimana Anda menggunakannya untuk melayani orang lain? Menurut Anda bagaimana Tuhan ingin Anda menggunakannya untuk kepentingan orang lain?
Bagaimana caranya agar Anda bisa menerima bantuan dari seseorang sehingga orang tersebut dapat menggunakan karunianya untuk membawa kemuliaan bagi Tuhan?


Bacaan Alkitab Setahun :
2 Tawarikh 17-18; Yohanes 13:1-20


Kelebihan, talenta dan kehebatan Anda ,diberikan spesial oleh Tuhan. Bukan untuk menyombongkan diri tapi untuk melayani orang lain.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)



Read more

0 Penerimaan Tidak Memerlukan Persetujuan


Roma 15: 7 "Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemuliaan Allah."

Tahukah Anda setiap kali Anda menunjukkan kasih sayang, itu mempermuliakan Tuhan? Karena Tuhan itu kasih, dan kemuliaan-Nya menyatakan seperti apa Dia.

Tuhan berkata, "Aku penuh kasih. Aku penuh ampun. Aku ingin kau menjadi seperti Aku. Aku ingin kau memiliki sifat-Ku." Anda tidak akan pernah menjadi Tuhan. Anda bahkan tidak akan pernah menjadi Tuhan secuil pun. Tapi Tuhan berkata Dia ingin Anda menjadi kudus. Dia ingin Anda memiliki sifat-Nya. Anak-anak yang sama seperti Bapanya. Dia ingin Anda belajar mengasihi orang lain sama seperti Dia mengasihi manusia. Tuhan adalah kasih.

Setiap kali Anda melakukan itu, maka itu menunjukkan kemuliaan Tuhan.

Tentu, salah satu cara Anda mengasihi orang lain ialah dengan menerimanya. Jangan karena Anda tidak senang dengan yang orang lain lakukan lalu Anda tidak mau menerima orang tersebut..

Apakah Anda mengerti perbedaan antara menerima dan menyetujui? Anda dapat menerima seseorang tanpa harus setuju atau sepakat dengan segala sesuatu yang dilakukan orang tersebut. Ada perbedaan besar dalam dua hal ini! Kita harus menerima semua orang, tapi kita tidak boleh setuju dengan semua yang dilakukan setiap orang. Jadi, tidak masalah apa yang orang lakukan atau dengan siapa mereka melakukan atau bagaimana mereka melakukan atau berapa lama mereka melakukan, Anda tetap harus mengasihi mereka. Anda harus menerima mereka, tapi bukan berarti Anda harus sepakat dengan apa yang mereka lakukan. Tuhan mengasihi Anda, tapi bukan berarti Dia harus sepakat dengan semua yang Anda lakukan.

Roma 15: 7 mengatakan, "Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemuliaan Allah."

Renungkan hal ini:
Siapa yang harus Anda terima dalam hidup Anda, bahkan bila Anda tidak setuju dengan apa yang orang tersebut percaya atau lakukan?
Dalam hal apa, menerima menjadi hal yang tampaknya masalah sulit bagi orang Kristen?
Apa sajakah cara-cara praktis yang bisa Anda lakukan untuk menunjukkan penerimaan dan kasih Anda kepada orang lain, terutama kepada mereka yang dibuang oleh dunia ini karena apa yang mereka percaya atau lakukan?


Bacaan Alkitab Setahun :
2 Tawarikh 15-16; Yohanes 12:27-50


Kasih tidak berarti bahwa saya harus menyetujui segala hal yang Anda lakukan. Kasih berarti saya harus menerima Anda, walau apa pun yang telah Anda lakukan.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 
Read more

0 Bagaimana Mendapatkan Kuasa Tuhan

1 Korintus 4:20 "Sebab Kerajaan Allah bukan terdiri dari perkataan, tetapi dari kuasa."

Untuk memiliki hidup yang sepenuhnya, Anda harus hidup dengan kuasa Tuhan.

Alkitab mengatakan dalam 1 Korintus 4:20, "Sebab Kerajaan Allah bukan terdiri dari perkataan, tetapi dari kuasa."

Tahukah Anda bahwa Tuhan tidak memberkati orang-orang yang mengandalkan dirinya sendiri? Dia memberkati orang-orang yang bergantung pada-Nya dan berserah kepada-Nya.

Tuhan ingin memakai Anda, tapi Anda harus hidup dengan kuasa-Nya. Efesus 3:20 mengatakan, "Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita,"

Tuhan mampu melakukan lebih dari yang bisa Anda bayangkan. Lalu bagaimana caranya mendapatkan kuasa atau kekuatan dari Tuhan atas hidup Anda? Ada tiga cara.

1. Anda mendapatkan kuasa Tuhan dengan berdoa. Jika Anda tidak memiliki kekuatan apapun dalam hidup Anda, bisa jadi karena Anda tidak berdoa. Doa dan kuasa Tuhan berjalan beriringan.

2. Anda mendapatkan kuasa Tuhan dengan berani mengambil resiko untuk taat kepada Tuhan. Ketika Anda berani mengambil risiko untuk melakukan apapun yang Tuhan perintahkan, bahkan jika itu sulit atau banyak orang yang menentangnya, bahkan jika itu mungkin akan merugikan Anda, bahkan jika itu tidak masuk akal, bahkan jika tidak ada seorangpun yang melakukannya, Tuhan akan mencurahkan kuasa-Nya atas hidup Anda. 

3. Anda mendapatkan kuasa Tuhan dengan pantang menyerah. Jangan menyerah! Agar Tuhan dapat menumbuhkan iman Anda, maka Dia harus mengujinya terlebih dahulu. Saat Anda mengalami kesulitan, penundaan, patah semangat, jalan buntu, dan keputusasaan, sesungguhnya Tuhan sedang mengajarkan Anda untuk percaya kepada-Nya. Berpeganglah teguh pada iman Anda, dan Tuhan akan memberkati Anda.

Renungkan hal ini: 
Bagaimana Anda tahu bahwa Anda memiliki kuasa Tuhan dalam hidup Anda?
Bagaimana cara Tuhan menguji iman Anda saat ini? Bagaimana Anda ingin Dia memberkati Anda melalui ujian itu?
Risiko apa yang Anda ambil untuk Tuhan saat ini?


Bacaan Alkitab Setahun :
2 Tawarikh 13-14; Yohanes 12:1-26


Renungkan hal ini: 
Bagaimana Anda tahu bahwa Anda memiliki kuasa Tuhan dalam hidup Anda?
Bagaimana cara Tuhan menguji iman Anda saat ini? Bagaimana Anda ingin Dia memberkati Anda melalui ujian itu?
Risiko apa yang Anda ambil untuk Tuhan saat ini?
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

0 Bersikap Bijaksana: Lihatlah ke Depan dan Hadapi Kenyataan

Amsal 14: 8 "Mengerti jalannya sendiri adalah hikmat orang cerdik, tetapi orang bebal ditipu oleh kebodohannya."


Dalam kehidupan, banyak orang yang memulainya dengan baik, tapi akhirnya bertumbuh dengan buruk karena mereka tidak mempersiapkan diri untuk menghadapi perangkap kehidupan. Alkitab mengatakan orang bijak itu melihat ke depan dan menghadapi kenyataan.

Seiring kita membuat rencana untuk masa depan kita, kita semua akan menghadapi perangkap kehidupan, seperti penyimpangan budaya, suara keraguan, cara pintas yang menggoda dan penundaan yang mengecilkan hati. Lihat saja Nuh, dia berhadapan dengan berbagai perangkap yang bisa saja membuatnya jatuh dalam dosa, setelah Allah menyuruhnya membangun bahtera. Namun, Nuh berhasil melewatinya– begitu pun juga Anda seharusnya.

Namun bukan berarti Tuhan akan memberi Anda sebuah misi yang seberani membangun sebuah bahtera, tapi saya berdoa Dia akan memberi Anda sebuah misi besar - misi yang berani. 

Alkitab berkata, "Mengerti jalannya sendiri adalah hikmat orang cerdik, tetapi orang bebal ditipu oleh kebodohannya" (Amsal 14: 8). Dengan melihat ke depan, kita tidak hanya siap menghadapi perangkap-perangkap ketika itu muncul di kehidupan kita; kita juga akan diperlengkapi untuk membuat rencana yang akan membuat kita menjadi manusia seperti yang Tuhan kehendaki. 

Mintalah Tuhan untuk membantu Anda membuat tujuan-tujuan berikutnya dalam hidup Anda. Maka Anda akan siap untuk melangkah maju dan belajar bagaimana menghadapi perangkap yang berpotensi untuk menghalangi Anda melaksanakan misi Tuhan atas Anda. 

Renungkan hal ini:
Pelajaran apa dalam 10 tahun terakhir ini yang bisa Anda terapkan untuk dekade berikutnya?
Ketika Anda melihat masa depan, Anda ingin menjadi seperti siapa? Karya apa yang Anda ingin Tuhan wujudkan melalui hidup Anda?
Bagaimana cita-cita Anda mencerminkan kuasa Tuhan dalam hidup Anda? Apakah Anda bermimpi besar karena Anda melayani Tuhan yang besar?


Bacaan Alkitab Setahun :
2 Tawarikh 10-12; Yohanes 11: 30-57


Libatkan Tuhan dalam menentukan arah dan tujuan hidup Anda. Mintalah hikmat untuk dapat mengerti maksud Tuhan dalam jalan hidup Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

0 Mengungkapkan adalah Permulaan dari Penyembuhan

Yakobus 5: 16a "Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh."

Mengungkapkan perasaan Anda adalah awal dari penyembuhan.

Alkitab berkata, "Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh" (Yakobus 5: 16a). Izinkan saya bertanya pada Anda: Apakah Anda ingin diampuni? Itu langkah awal penyembuhan. Apakah Anda ingin disembuhkan secara emosional? Itu hal yang berbeda.

Bila Anda hanya ingin diampuni, akuilah dosa Anda kepada Tuhan. Tetapi bila Anda ingin melupakannya dan melanjutkan hidup, yang Anda butuhkan ialah penyembuhan emosional. Itu artinya Anda perlu mengungkapkan dosa Anda kepada orang lain.

Mungkin Anda bertanya, "Memangnya kenapa? Mengapa kita harus memberitahu orang lain? Mengapa Tuhan ingin saya menyeret orang lain masuk ke dalam masalah saya?" Saya beritahu Anda mengapa: karena Tuhan tahu bahwa akar dari permasalahan kita adalah masalah yang berkaitan dengan hubungan kita dengan orang lain. Kita sendiri bahkan tidak menyadari itu. Hubungan kita yang berantakan dengan orang lain adalah akar dari permasalahan kita.

Jika kita tak memiliki satu orang pun dalam hidup kita yang benar-benar bisa menjadi tempat untuk kita bisa jujur, kita biasanya menutupinya dengan memakai topeng. Kita berpura-pura, kita bersandiwara, kita saling tidak jujur, kita bermain-main dan kita munafik. Kita berpura-pura jika bisa mengatasi segalanya, dimana sementara semua orang tahu kita tidak mampu melewati pergumulan kita itu. Kita bertingkah seolah-olah semuanya baik-baik saja, meski sebenarnya tidak.

Apa akibatnya? Sikap itu mengisolasi Anda dari orang lain. Itu menghalangi hubungan. Dan itu jadi penghambat Anda untuk memperoleh tingkat kasih yang terdalam.

Anda tidak bisa mengasihi orang lain dengan tulus apabila masih ada rasa bersalah di hati Anda.
Yang terjadi adalah Anda sama sakitnya dengan rahasia Anda. Malah, semakin Anda menyembunyikannya, semakin sakit hati Anda. Tapi sebaliknya, mengungkapkan perasaan adalah awal dari penyembuhan. Ketika Anda menemukan seseorang yang dapat Anda percaya dan yang bisa mendengarkan Anda dan berbagi Firman dengan Anda, tahukah Anda apa yang terjadi? Anda akan mendapati bahwa mereka juga memiliki masalah besar – bahkan seringkali, memiliki masalah yang sama dengan Anda.

Memberitahu orang lain dapat membuka sumbat katup tekanan hidup Anda. Ketika Anda mengungkapkan rahasia terbesar Anda, beban Anda akan menciut.


Renungkan hal ini:

Kepada siapa Anda bisa mengakui dosa-dosa Anda dan berbagi perasaan Anda?

Siapa saja yang mempercayai Anda untuk melakukan hal yang sama?

Apakah Anda menganggap diri Anda seorang pendengar yang baik? Bagaimana Anda bisa memperbaiki diri Anda sebagai seorang pendengar?


Bacaan Alkitab Setahun :
1 Tawarikh 7-9; Yohanes 6:22-44


Jika Anda menginginkan penyembuhan, maka Anda harus berhenti menyembunyikannya. Justru pada bagian yang Anda paling tidak ingin diketahui siapa pun, disitulah tempat di mana Tuhan ingin sekali memberikan Anda rahmat dan kasih karunia-Nya.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)



Read more

0 Langkah Pertama untuk Memiliki Hati Nurani yang Jernih

Mazmur 139: 23-24 "Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku; lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!"

Langkah pertama untuk memiliki hati nurani yang jernih ialah dengan memeriksa daftar moral pribadi kita atau melakukan penilaian atas kehidupan spiritual pribadi kita.

Anda harus duduk bersama dengan Tuhan di tempat yang sepi sendirian ketika Anda tidak diburu waktu dan berkata, "Tuhan, aku mau bekerjasama dengan-Mu. Aku akan membuat daftar kesalahan dan pelanggaran apapun yang terjadi di dalam hubunganku dengan-Mu. Bantu aku untuk melihat hal-hal yang aku tahu adalah salah dan hal-hal yang aku tidak tahu adalah salah." Mintalah Tuhan untuk menjernihkan pikiran Anda dan membantu Anda untuk mengungkapkan dosa-dosa Anda.

Anda bisa berdoa menggunakan Mazmur 139: 23-24: "Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku; lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!" Katakan, "Tuhan, arahkan sorotan matamu-Mu kepada batinku. Singkapkanlah kepadaku hal-hal yang ada di dalam diriku yang menjeratku dan menahanku."

Adalah penting untuk meluangkan waktu untuk Tuhan. Jangan terburu-buru! Jangan katakan, "Tuhan, aku hanya punya waktu lima menit untuk mengatakan setiap dosa yang pernah saya buat." Luangkan waktu Anda. Tuliskan itu semua.

Mengapa penting untuk menuliskannya? Menulis membuatnya lebih spesifik. Pikiran-pikiran kita keluar melalui bibir dan ujung jari kita. Tulislah apa yang Anda ucapkan. Jika Anda belum menuliskannya, berarti Anda belum benar-benar memikirkannya.

Biarkan saya mengajukan sebuah pertanyaan yang amat penting ini. Seberapa seriuskah Anda menginginkan berkat Tuhan dalam hidup Anda? Apakah Anda bersedia untuk jujur dengan Tuhan? Apakah Anda bersedia untuk jujur dengan diri sendiri? Apakah Anda bersedia untuk jujur dengan orang lain? Atau apakah Anda memilih untuk hidup dalam penyangkalan? Penolakan dan berkat Tuhan tidak bisa berjalan beriringan.

Bila Anda mau serius, maka Anda hanya tinggal selangkah lagi dari pembebasan! Anda hanya tinggal selangkah lagi untuk merasakan sukacita dan kekudusan hati yang belum pernah Anda alami sebelumnya. Anda begitu dekat dengan kebebasan, bebas dari kebiasaan buruk dan sakit hati dan kepahitan yang mengacaukan hidup Anda.

Jangan menunda-nunda. Tidak ada yang lebih penting dalam hidup Anda selain untuk memiliki berkat Tuhan.


Renungkan hal ini:

Apa yang membuat Anda begitu sibuk untuk melakukan penilaian atas kehidupan rohani Anda?

Menurut Anda mengapa kita terkadang tidak jujur terhadap Tuhan, walaupun sebenarnya Dia juga tahu segalanya?

Bagaimana rasa takut membuat kita tidak jujur dengan diri kita sendiri tentang dosa, kebiasaan buruk, sakit hati, dan kepahitan kita? Bagaimana dengan kesombongan diri kita?


Bacaan Alkitab Setahun :
2 Raja-raja 24-25; Yohanes 5:1-24


Luangkan waktu hari ini, sendirian saja. Introspeksi, selidikilah hati dan kehidupan rohani Anda. Itu akan mengubah hidup Anda!
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)



Read more

0 Lepaskan dan Ketahuilah bahwa Allah yang Pegang Kendali

Mazmur 46:10 "Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah! Aku ditinggikan di antara bangsa-bangsa, ditinggikan di bumi!"

Setiap harinya Anda harus memutuskan siapa yang akan memegang kendali hidup Anda - Anda atau Tuhan.

Sungguh pilihan yang sulit. Ada banyak hal dalam hidup Anda yang ingin Anda kontrol. Anda ingin membuat aturan-aturan Anda sendiri. Namun untuk bisa bebas dari rasa stres, itu selalu dimulai dengan membiarkan Tuhan menjadi Tuhan. Itu selalu dimulai dengan berseru, "Tuhan, aku ingin menyerahkan kendaliku, sebab hanya Engkau yang dapat mengendalikan hal-hal yang berada di luar kendaliku."

Mazmur 46:10 mengatakan, "Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah! Aku ditinggikan di antara bangsa-bangsa, ditinggikan di bumi!"

Saya tidak tahu apa yang akan Anda hadapi minggu ini. Begitupun juga Anda. Tapi saya bisa katakan pada Anda apa yang Tuhan ingin Anda lakukan: Lepaskan, dan ketahuilah. Lepaskan kendali Anda, dan ketahuilah bahwa Tuhanlah yang harus memegang kendali atas Anda. Lepaskan, dan ketahuilah! Inilah langkah awal menuju ketenangan hidup.

Kapan pun kita menghadapi situasi yang di luar kendali kita, kita cenderung melakukan satu dari dua hal ekstrem ini: Bagi beberapa dari Anda, semakin hidup Anda tidak terkontrol, semakin keras Anda berusaha mengendalikannya. Sedangkan, beberapa dari Anda melakukan hal yang sebaliknya: Anda menyerah! Anda berharap dikasihani dan itu membuat Anda tenggelam dalam kepedihan.

Ketahuilah, kedua reaksi tadi sama-sama bodohnya. Tak ada salah satu yang bisa bekerja mengatasi stres Anda. Ketimbang menjadi korban atau menjadi terlalu mengendalikan, Anda perlu menaikkan doa penyerahan diri.

Alasan nomor satu Anda menjadi stres ialah karena Anda bertentangan dengan Tuhan. Anda mencoba mengendalikan hal-hal yang hanya bisa dikendalikan oleh Tuhan. Anda tak dapat mengendalikan suami atau anak-anak Anda atau istri Anda atau pekerjaan Anda atau masa depan Anda atau masa lalu Anda atau hal-hal semacamnya dengan kuasa Anda sendiri. Semakin Anda melakukannya, semakin Anda mencoba untuk mempermainkan Tuhan, dan itu membuat Anda berada dalam posisi yang berseberangan dengan Tuhan. Anda bukan hanya akan kalah dalam konflik itu, tapi Anda juga akan lelah.

Cobalah berdoa dengan poin seperti ini : "Tuhan, berikan pada kami anugerah untuk menjalani hari demi hari, menikmati setiap saat, menerima hal-hal yang sukar sebagai jalan menuju kedamaian, menerimanya, seperti yang Yesus lakukan untuk dunia yang penuh dosa ini, bukan seperti apa yang menurut kehendakku. Aku percaya bahwa Engkau akan membuat segalanya baik jika aku berserah pada kehendak-Mu, supaya aku boleh berbahagia dalam hidup ini dan sungguh-sungguh bersukacita bersama-Mu selamanya. Amin."

Di situlah kekuatan itu berasal! Ada kekuatan ketika Anda berserah kepada Tuhan akan hal-hal yang sudah Anda coba kendalikan.

Renungkan hal ini:
Apa artinya "menjalani hari demi hari" dalam keseharian Anda?
Bagaimana biasanya Anda bereaksi terhadap tekanan dalam hidup Anda? Menurut Anda, bagaimana Tuhan ingin Anda meresponnya?
Apa reaksi secara- fisik, emosi, dan rohani - ketika Anda menyerahkan kepada Tuhan hal-hal yang ingin Anda kendalikan?


Bacaan Alkitab Setahun :
2 Raja-raja 1-3; Lukas 24:1-35


Ada kekuatan luar biasa ketika Anda berserah pada Tuhan
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

0 Tuhan itu Dekat dan Mengerti

Mazmur 145: 18a "TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya,"

Tuhan tidak sejauh bintang di langit. Dia sedekat detak jantung Anda. Dia ada bersama Anda setiap saat. Alkitab mengatakan dalam Kisah Para Rasul 17:27, "Supaya mereka mencari Dia dan mudah-mudahan menjamah dan menemukan Dia, walaupun Ia tidak jauh dari kita masing-masing."

Anda mungkin merasa seolah-olah Tuhan itu berjuta mil jauhnya. Namun Anda bisa pegang kebenaran ini: Tuhan beserta Anda saat ini juga.

Karena Dia adalah Bapa yang selalu dekat dengan Anda :

Tuhan tak pernah terlalu sibuk buat Anda. Sedekat itulah Dia dengan Anda. Itulah jenis kasih sayang yang Ia berikan untuk Anda. Mazmur 145: 18 mengatakan, "TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan." Setiap kali Anda berseru kepada-Nya, Dia ada di dekat Anda. Dia memikirkan Anda jauh lebih dari Anda memikirkan Dia. Dia memikirkan Anda bahkan jauh sebelum Anda lahir. Dia memikirkan Anda setiap saat, setiap hari. Jujur, kita terlalu sering begitu sibuk sampai tak punya waktu untuk Dia. Tapi Dia tak pernah terlalu sibuk untuk kita.

Tuhan senang memenuhi kebutuhan Anda. Dia tidak melakukannya sambil menggerutu. Dia senang melakukannya! Matius 7:11 mengatakan, "Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya." Anda bisa menikmati kebenaran bahwa Tuhan senang memberikan memberikan berkat kepada Anda.

Tuhan turut merasakan luka Anda. Beberapa dari Anda mungkin sedang mengalami sesuatu yang sulit di minggu ini, dan Anda butuh ayat ini: "TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya" (Mazmur 34:18).


Renungkan hal ini:

Apa yang Anda perlukan untuk berseru kepada Tuhan hari ini?

Mengapa Tuhan terkadang terasa jauh ketika Anda menjalani pergumulan hidup yang paling sulit?

Perubahan-perubahan apa yang perlu Anda lakukan dalam hidup agar Anda tidak menjadi hidup yang terlalu sibuk buat Tuhan?


Bacaan Alkitab Setahun :
1 Raja-raja 19-20; Lukas 23:1-25


Tuhan itu ada dan dekat dengan Anda. Dia mengerti apa yang sedang Anda hadapi. Berpalinglah kepada-Nya- Dia ada di sana sedang menunggu Anda. 
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 



Read more

0 Anda bisa Yakin dengan Masa Depan Anda

Mazmur 23:6b "Dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa."

Suatu hari tubuh Anda akan mati, tapi diri Anda tidak! Meski tubuh Anda ada masa berakhirnya, tapi itu tidak akan menjadi akhir buat Anda. Anda akan hidup selamanya di salah satu dari dua tempat ini: Surga atau Neraka. Kedua-duanya adalah tempat yang nyata. Tubuh Anda akan mati, tapi diri Anda tidak akan mati, sebab Anda dirancang untuk hidup selamanya.

Berapa lama yang dinamakan selamanya? Selama-lamanya!

Mengapa orang Kristen harus begitu yakin akan masa depan?

"Maka oleh karena itu hati kami senantiasa tabah, meskipun kami sadar, bahwa selama kami mendiami tubuh ini, kami masih jauh dari Tuhan, tetapi hati kami tabah, dan terlebih suka kami beralih dari tubuh ini untuk menetap pada Tuhan" (2 Korintus 5: 6, 8).

Anda belum dikatakan siap untuk hidup sampai Anda siap untuk mati. Anda tidak tahu bagaimana harus menjalankan hidup sampai Anda siap untuk mati. Hanya orang bodoh yang menjalani hidup tanpa adanya persiapan sama sekali untuk menghadapi sesuatu yang tak bisa terelakkan, kematian. 

Suatu hari nanti Anda akan mati. Jika Anda telah menerima Kristus, maka Anda akan pergi ke Surga. Anda akan dibebaskan dari rasa sakit, dari kesedihan, dari penderitaan, dari depresi, dari rasa takut. "Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu" (Wahyu 21: 4).

Bagi orang Kristen, kematian adalah suatu keubahan dan perpindahan hidup ke tempat yang lebih baik bersama Tuhan selamanya. 

Renungkan hal ini:
Bagaimana keyakinan Anda tentang masa depan tercermin dalam kehidupan Anda?
Menurut Anda apa cara yang benar bagi orang beriman dalam berduka?
Diskusikanlah dengan seseorang atau persektuan Anda mengenai pemikiran mereka tentang Surga. Seperti apakah yang dikatakan Alkitab tentang Surga?


Bacaan Alkitab Setahun :
1 Raja-raja 8-9; Lukas 21:1-19


Bukti Iman pada Tuhan diwujudkan dengan kesiapan kita dalam menghadapi realita akhir hidup kita, yaitu kematian.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

0 Syarat Dari Hubungan Yang Dipulihkan

Roma 8:28 "Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah."

Pengampunan artinya tidak melanjutkan kembali hubungan jika tanpa perubahan. 

Sesungguhnya, pengampunan dan melanjutkan hubungan adalah dua hal yang berbeda. Salah satunya ialah apa yang Anda lakukan sebagai pelanggar, orang yang menyakiti. Untuk mendapatkan permintaan maaf dari orang yang Anda lukai biasanya Anda mengucapkan, "Saya minta maaf." Tapi sesungguhnya itu tidaklah cukup. Alkitab mengajarkan kita tiga hal penting agar kita dapat melanjutkan hubungan yang telah retak. Berikut ini yang harus dilakukan oleh semua orang yang menyakiti, atau yang disebut sebagai pelanggar.

1. Memulihkan hubungan membutuhkan pertobatan. Dengan kata lain, Anda harus benar-benar menyesal dengan apa yang telah Anda perbuat. Artinya, bukan hanya berkata, "Saya minta maaf," melainkan berkata, "Saya salah. Mohon maafkan saya." Anda bisa merasa menyesal karena cuaca buruk menyebabkan Anda datang terlambat, namun pertobatan artinya mengakui kesalahan dan benar-benar menyesal.

2. Memulihkan hubungan membutuhkan kompensasi, pengorbanan atau ganti rugi. Kadang Anda harus melakukan semacam ganti rugi dalam bentuk fisik atau materi. Bahkan ketika Anda dimaafkan, itu bukan berarti Anda lolos dari pelanggaran Anda. Tetap saja, Anda masih harus membayar hutang kepada orang yang Anda lukai atas hubungan yang telah rusak oleh karena tindakan Anda.

3. Memulihkan hubungan perlu membangun kembali kepercayaan. Dan, itu membutuhkan waktu yang sangat lama. Ketika seseorang menyakiti Anda, maka Anda harus segera memaafkan orang tersebut. Tetapi Anda tak perlu segera mempercayai orang tersebut. Pengampunan dibangun di atas kasih karunia dari Tuhan dan itu tanpa syarat. Dan kepercayaan harus dibangun kembali dalam jangka waktu tertentu.

Di zaman ini, kebanyakan orang tidak paham bedanya pengampunan dan membangun kembali kepercayaan dalam sebuah hubungan. Kapan pun seorang pemimpin politik atau pemimpin agama terlibat dalam skandal, akan selalu ada orang yang berkomentar, "Kita semua tidak sempurna. Kita semua hanya manusia. Maafkan saja mereka, dan lupakan kesalahan mereka."

Tidak! Itu salah. Anda memang harus segera memaafkan mereka, tapiwajar jika Anda sangat sulit untuk percaya pada mereka lagi. Alkitab mengatakan bahwa kepercayaan dibangun seiring dengan berjalannya waktu. Kredibilitas adalah modal dasar seorang pemimpin. Semua pemimpin harus bisa menjaga kepercayaan; itu ibaratnya mata uang. Bila orang yang mereka pimpin sudah tak percaya lagi, artinya mereka telah kehilangan hak mereka untuk memimpin. Mereka mungkin punya embel-embel jabatan, tetapi mereka tak bisa menjadi pemimpin sampai mereka membangun kembali kepercayaan para pengikutnya, dan sayangnya itu tak bisa dilakukan dengan instan. 


Renungkan hal ini:

Apa yang dibutuhkan seseorang untuk memperoleh kepercayaan Anda kembali? Apa yang bersedia Anda lakukan untuk meraih kembali kepercayaan seseorang?

Berikan beberapa contoh dari pengalaman hidup Anda ketika Anda sungguh-sungguh menyesali seauatu dan bertobat.

Dari ketiga faktor dalam pemulihan hubungan di atas, apa tanggung jawab orang yang tersakiti?


Bacaan Alkitab Setahun :
2 Samuel 16-18; Lukas 17:20-37


Hubungan yang dipulihkan hanya dapat terjadi atas kerelaan hati dari kedua belah pihak. Tanpa adanya kasih Kristus ,pengampunan yang seutuhnya terlebih pemulihan hubungan tidak akan pernah terwujud.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

0 Kekuatan Dari Hidup Yang Fokus

Amsal 21: 5 "Rancangan orang rajin semata-mata mendatangkan kelimpahan, tetapi setiap orang yang tergesa-gesa hanya akan mengalami kekurangan."

Jika Anda ingin Tuhan memakai Anda dengan luar biasa, maka Anda harus fokus. Semakin Anda fokus, maka akan semakin berbuah hidup Anda- dan semakin Tuhan akan menggunakan Anda.

Ada kekuatan luar biasa dari kehidupan yang terfokus. Lampu yang cahayanya terpancar ke segala arah tidak akan memberikan banyak pengaruh pada objek yang disentuhnya. Tetapi ketika Anda memfokuskan cahayanya - seperti dengan menggunakan kaca pembesar untuk memusatkan sinar matahari - maka Anda bisa membakar selembar kertas atau bahkan rumput. Jika Anda bisa memfokuskan sinarnya lebih lagi, maka itu akan menjadi seperti laser. Laser dapat memotong baja dan bahkan menghancurkan sel-sel kanker.

Hal ini sama halnya dengan kehidupan Anda. Apabila Anda berjalan tanpa arah, maka kehidupan Anda hanya akan berlalu begitu saja tanpa memberi dampak yang besar. Tetapi jika Anda memusatkan tahun Anda pada beberapa tujuan penting, maka Anda bisa membuat dampak yang kuat pada dunia ini untuk memuliakan Allah.

Alkitab mengatakan. "Rancangan orang rajin semata-mata mendatangkan kelimpahan, tetapi setiap orang yang tergesa-gesa hanya akan mengalami kekurangan" (Amsal 21: 5).

Salah satu contoh bagus dalam Alkitab yaitu kisah dalam Kejadian 24. Pada saat itu, Abraham sudah lanjut usia, namun anaknya yang laki-laki belum menikah. Allah telah berjanji kepada Abraham bahwa Ia akan membuat sebuah bangsa yang besar melalui Abraham dan keturunannya- dan memang benar Allah telah menepatinya. Tetapi anak Abraham, Ishak, saat itu belum juga memberi dia keturunan. Ishak bahkan belum menikah. Maka, Abraham menyuruh hambanya, Eliezer, untuk mencarikan seorang calon istri bagi anaknya itu. Abraham berkata kepada hambanya, "Jangan mencarikan calon istri dari perempuan-perempuan Kanaan yang tinggal di sekitar sini. Pulanglah ke kampung halamanku, ke tanah sanak saudaraku, dan carilah seorang calon istri untuk anak lelakiku Ishak."

Sama seperti semua tujuan yang baik, Eliezer tahu apa yang diperintahkan padanya. Dia tahu dia harus mencarikan Ishak seorang istri, dan ia tahu persis kriteria istri yang harus ia cari. Dia harus menemukan seorang perempuan dari tanah nenek moyang Abraham. Anda tidak akan pernah mencapai gol Anda yang tak jelas karena Anda tak akan pernah tahu apakah Anda telah berhasil meraihnya atau belum. Namun, Eliezer tak seperti itu, ia tahu jelas misi yang harus ia laksanakan.

Misalnya, jika tujuan Anda tahun ini yaitu untuk menjadi orangtua yang lebih baik, bisa dikatakan tujuan Anda itu tidak jelas. Bahkan, jika gol Anda ialah untuk meluangkan lebih banyak waktu dengan anak-anak Anda di tahun ini, maka Anda tidak akan pernah benar-benar tahu apabila Anda telah berhasil mencapainya atau belum.

Tetapi, jika Anda berkomitmen untuk menghabiskan satu jam setiap hari Selasa malam dengan anak-anak Anda, itu baru yang disebut dengan gol yang spesifik. Anda akan tahu apakah Anda telah sukses mewujudkannya atau belum. Tujuan-tujuan yang seperti itu dapat mengubah hidup Anda.

Jadi, apa tujuan spesifik yang akan Anda berikan untuk diri Anda sendiri di tahun ini?


Renungkan hal ini:

Apakah tujuan-tujuan yang spesifik yang dapat menguatkan Anda untuk melaksanakannya? Dalam hal apa?

Tujuan-tujuan spesifik apa yang ingin Anda atur untuk diri Anda sendiri di tahun ini?

Dengan siapa Anda dapat berbagi tujuan-tujuan Anda tersebut di tahun ini yang bisa mendorong dan membimbing Anda? 


Bacaan Alkitab Setahun :
2 Samuel 6-8; Lukas 15:1-10


Tuhan tahu persis rencana terbaik untuk hidup Anda. Percayalah pada rencana Tuhan dan fokus mengerjakan apa yang dipercayakan pada Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

0 Hidup Anda Dibentuk Oleh Pikiran Anda

Amsal 4:23 "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan."

Tuhan jauh lebih tertarik untuk mengubah pikiran Anda, daripada mengubah keadaan Anda.

Kita ingin Tuhan mengangkat semua masalah, rasa sakit, kesedihan, penderitaan, penyakit, dan kesedihan kita. Tetapi Tuhan ingin mengubah Anda dulu, sebab transformasi tak akan terjadi di dalam hidup Anda sampai Anda memperbaharui pikiran Anda.

Mengapa begitu penting untuk belajar mengelola pikiran Anda? Ada tiga alasannya sebagai berikut.

Kelola pikiran Anda, karena pikiran Anda mengendalikan hidup Anda.
Amsal 4:23 mengatakan, "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan." Kekuatan pikiran Anda punya kemampuan luar biasa untuk membentuk hidup Anda, baik atau buruk. Misalnya, mungkin Anda menerima pemikiran seseorang yang diucapkan kepada Anda ketika Anda tumbuh dewasa, "Kau tidak berguna. Kau tidak penting." Jika Anda sepakat dengan pemikiran itu, meskipun itu salah, itu akan membentuk hidup Anda.

Kelola pikiran Anda, karena itu adalah medan peperangan bagi dosa.
Semua godaan terjadi di dalam pikiran Anda. Paulus mengatakan dalam Roma 7: 22-23, "Sebab di dalam batinku aku suka akan hukum Allah, tetapi di dalam anggota-anggota tubuhku aku melihat hukum lain yang berjuang melawan hukum akal budiku dan membuat aku menjadi tawanan hukum dosa yang ada di dalam anggota-anggota tubuhku."
Salah satu alasan mengapa Anda lelah secara mental yaitu karena berlangsung pertempuran di otak Anda 24 jam sehari. Ini meletihkan sebab peperangan ini begitu intens. Mengapa? Karena pikiran Anda adalah aset terbesar Anda. Setan ingin menguasai aset terbesar Anda!

Kelola pikiran Anda, karena itu adalah kunci dari damai sejahtera dan kebahagiaan.
Pikiran yang tak terkendali menyebabkan ketegangan. Pikiran yang terkendali membawa ketenangan. Pikiran yang tak terkendali mengantarkan pada konflik. Pikiran yang terkendali membuat Anda percaya diri. Pikiran yang tak terkendali menimbulkan stres. Bila Anda tidak berusaha mengendalikan pikiran serta cara mengarahkan pikiran Anda, maka Anda akan mengalami stres hebat. Tapi sebaliknya, pikiran yang terkendali memberi Anda kekuatan dan keamanan dan ketenangan.

"Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera" (Roma 8: 6).


Renungkan hal ini:

Apa yang Anda isi ke dalam pikiran Anda yang menyenangkan Tuhan? Apa yang Anda isi ke dalam pikiran Anda yang mengecewakan Tuhan?

Bagaimana Anda belajar mengelola pikiran Anda?

Apa peranan Alkitab dalam mengelola pikiran Anda?


Bacaan Alkitab Setahun :
1 Samuel 30-31; Lukas 13:23-25


Serahkanlah pikiran Anda untuk dikuasai oleh Tuhan seluruhnya.


Read more

0 Kasih Itu Mengharapkan Yang Terbaik

1 Korintus 13: 7 "Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu."

Kasih yang kekal mengharapkan yang terbaik. 

Kasih itu melihat ke depan. Kasih itu optimis. Kasih itu tidak terperangkap di masa lalu. Kasih itu tidak selalu melihat ke belakang. Kasih yang abadi tidak hilang harapan. Alkitab mengatakan, "Kasih… mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu" (lihat 1 Korintus 13: 7). Terjemahan lain mengatakan bahwa kasih akan "selalu mencari yang terbaik." Penyair Elizabeth Barrett Browning mengatakan, "Barangsiapa yang mengasihi percaya pada mujizat."

Pernahkah Anda memperhatikan bahwa orang cenderung hidup sesuai dengan ekspektasi Anda atas mereka? Kita membentuk orang-orang di sekitar kita dengan apa yang kita harapkan atas mereka. Anda terus-menerus mengatur orang. Anda mengatur istri Anda dengan apa yang Anda harapkan dan apa yang tidak Anda harapkan darinya. Anda mengatur teman-teman Anda dengan apa yang Anda harapkan dan dengan apa yang tidak Anda harapkan atas diri mereka. 

Apa pun harapan Anda atas orang-orang di dalam kehidupan Anda, perlakukan mereka sama seperti Anda memperlakukan diri sendiri - jangan menuntut mereka sesuai dengan yang Anda harapkan.
Para suami, apakah Anda ingin istri Anda memperlakukan Anda seperti seorang raja? Solusinya amat mudah: Perlakukan dia seperti seorang ratu. Tekankan hal-hal positif tentang dirinya. Lupakan omelan-omelannya. Haruskah Anda mengeluh dan terus menggerutu pada istri Anda tentang kekurangannya yang tidak Anda suka? Jangan. Katakan padanya harapan-harapan Anda tentang dia. Mulailah mengharapkan yang terbaik dari satu sama lain.

Ada sebuah keluarga di gereja kami, suatu hari mereka makan siang di satu restoran setelah ibadah Minggu. Si pelayan begitu ramah, ia bertanya pada anak laki-laki mereka yang paling kecil, "Mau pesan apa, Pak?" Setelah si pelayan mencatat pesanan mereka dan pergi, si anak berkata, "Ibu, dia memperlakukanku seperti seorang manusia dewasa!"
Kasih itu tidak pernah berhenti berharap. Kasih mengharapkan yang terbaik.

Renungkan hal ini:
Bagaimana selama ini Anda melihat ekspektasi Anda yang tinggi atas orang lain? Bagaimana dengan ekspektasi Anda yang biasa-biasa saja?
Siapa saja dalam hidup Anda yang di dalam mereka Anda memiliki ekspektasi tinggi?
Apa hal-hal yang Anda harapkan dalam hubungan Anda dengan orang lain? 


Bacaan Alkitab Setahun :
Hakim-hakim 14-17; Lukas 7:1-30


Mengharapkan yang terbaik dalam kasih artinya memberi dukungan penuh tanpa menghakimi. Perlakukanlah orang lain sama seperti Anda ingin diperlakukan. 
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

0 Praktekkan Kasih Dalam Pekerjaan Anda

1 Korintus 16:14 "Lakukanlah segala pekerjaanmu dalam kasih!"

Rasul Paulus berkata, "Lakukan segala pekerjaanmu dalam kasih!"

Dia tidak mengatakan sebagian pekerjaan Anda, melainkan segala pekerjaan Anda. Dia juga mengatakan "Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku" (1 Korintus 13: 3). 

Intinya, pekerjaan apa pun bisa menjadi ibadah ketika itu dibangun di atas kasih Allah; kasih Allah dapat Anda tunjukkan kepada rekan kerja, klien, atau pelanggan Anda. Bunda Teresa berkata, "Yang penting bukanlah seberapa banyak yang Anda kerjakan untuk pelayanan, tetapi seberapa banyak cinta kasih yang Anda curahkan ke dalamnya." 

Coba pikirkan seperti ini: Dua-pertiga dari kata "career (karir)" adalah C-A-R-E. Seorang filantropis (dermawan) Inggris, John Ruskin pernah berkata, "Ketika cinta dan keahlian disatukan, terciptalah sebuah mahakarya." 

Maka, saya ingin Anda mengucapkan doa setiap hari, sepanjang minggu ini - baik itu di rumah atau di sekolah, di halaman rumah atau di kantor, atau di mana pun Anda bekerja. Saya ingin Anda berdoa seperti ini, "Bapa, hari ini aku ingin menyembah-Mu melalui pekerjaanku. Aku ingin mempersembahkan karunia yang telah Engkau berikan kepadaku. Aku mau melakukan pekerjaanku seperti aku melakukannya untuk-Mu, dan aku mau melakukannya di dalam kasih."

"Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati" (Roma 12: 1).

Renungkan hal ini: 
- Menurut Anda apa perbedaan antara pelayanan dan pekerjaan?
- Bagaimana rekan kerja Anda menilai Anda setelah melihat bagaimana Anda memperlakukan orang lain?
- Apa karunia-karunia yang telah Allah berikan kepada Anda? Selama ini, bagaimana Anda menggunakan karunia tersebut dalam pekerjaan atau karir Anda?


Bacaan Alkitab Setahun :
Hakim-hakim 13; Lukas 6:27-49


Pelayanan dalam pekerjaan adalah perwujudan kasih Allah dalam hidup kita sehari – hari.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

Ibadah Doa Pagi

Ibadah Doa Pagi

Menara Doa

Menara Doa

Popular Post

 
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon More