• slide 1

    Ulta Sword 27 Sep 2015

    Suasana Ulang Tahun GSJA Sword 27 September 2015...

  • slide 2

    Paskah 5 April 2015

    Suasana Ibadah Paskah GSJA Sword 5 April 2015...

  • slide 3

    Ibadah Raya

    Suasana Ibadah Natal 2010 GSJA Sword bertempat di JL Kartini 8 No.1A...

  • slide 4

    Sekolah Minggu

    Sekolah Minggu setiap hari minggu jam 08.00 kelas terbagi ke dalam tiga kelas: Little Heaven, Kingdom Kid dan Christ Crew...

  • slide 5

    Ibadah Youth

    Ibadah yang dihadiri oleh para youth yang masih sekolah, kuliah dan bekerja segment keterlibatan dalam drama...

  • slide 6

    Tim Musik GSJA Sword

    Tim Musik GSJA Sword yang selalu setia mengiringi pujian dalam setiap ibadah terdiri dari : Agus - Gitaris, Julius dan sylvi- Keyboard, Yanto dan Edy - Drum, Randy - Bass...

  • slide 7

    Drama Harnas Wanita 2011

    Sebuah drama yang dimainkan oleh wanita-wanita Sword dalam perayaan Harnas Wanita 2011...

  • slide 8

    Ulang Tahun GSJA Sword 2011

    Perayaan ulang tahun GSJA Sword tahun 2011 yang berlangsung di gedung gereja sendiri, sederhana namun membawa hikmat dan berkat tersendiri...

  • slide 9

    Bapak dan Ibu Gembala

    Bapak dan Ibu Gembala dan jamaat GSJA Sword saat perayaan Natal 2010...

  • slide 10

    Natal GSJA Sword, 17 Des 2011

    Perayaan Natal GSJA Sword pada tanggal 17 Des 2011...

  • slide 11

    Imlek GSJA Sword, 22 Jan 2012

    Ibadah Saat Imlek di GSJA Sword pada tanggal 22 Januari 2012...

  • slide 12

    Gathering Pekerja GSJA Sword, 23-24 Mar 2012

    Gathering para pekerja GSJA Sword pada tanggal 23-24 Maret 2012 di Gunung Gelis...

  • slide nav 1

    Ulta Sword 2015

    Ulang Tahun GSJA Sword 27 September 2015...
  • slide nav 2

    Paskah 2015

    Ibadah Paskah GSJA Sword 5 April 2015...
  • slide nav 3

    Ibadah Raya

    Ibadah Natal 2010...
  • slide nav 4

    Sekolah Minggu

    Sekolah Minggu setiap hari minggu jam 08.00...
  • slide nav 5

    Ibadah Youth

    Ibadah yang dihadiri oleh para youth yang masih sekolah,kuliah dan bekerja...
  • slide nav 6

    Tim Musik

    Tim Musik GSJA Sword yang selalu setia mengiringi pujian dalam setiap ibadah...
  • slide nav 7

    Harnas Wanita 2011

    Sebuah drama yang dimainkan oleh wanita-wanita Sword...
  • slide nav 8

    Ulang Tahun GSJA Sword 2011

    Perayaan ulang tahun GSJA Sword tahun 2011...
  • slide nav 9

    Bapak dan Ibu Gembala

    Bapak dan Ibu Gembala dan jamaat GSJA Sword...
  • slide nav 10

    Natal GSJA Sword 2011

    Perayaan Natal GSJA Sword, 17 Des 2011...
  • slide nav 11

    Imlek GSJA Sword 2012

    Ibadah Saat imlek di GSJA Sword, 22 Januari 2012...
  • slide nav 12

    Gathering Pekerja Sword 2012

    Gathering para pekerja GSJA Sword pada tanggal 23-24 Maret 2012 di Gunung Gelis...

GSJA Sword Generation Ministry (Studying Words Of OuR LorD)

Latest from Blog

Ibadah Raya Pagi 05 Juni 2016

Ibadah Raya Pagi 05 Juni 2016

Delete this element to display blogger navbar

0 Saat Terapuh Anda

Amsal 16:18 "Kecongkakan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan."

Kadang orang-orang yang telah mengenal Tuhan untuk waktu yang lama lebih rentan untuk jatuh ke dalam dosa dibanding dengan orang yang baru percaya.
Bila Anda adalah orang percaya baru, Anda cenderung lebih sadar diri bahwa Anda adalah orang yang lemah dan rapuh.
Orang percaya baru berpikir seperti ini: Saya butuh bantuan. Saya butuh diodakan.
Saya butuh berada di sekitar orang-orang Kristen lainnya. Saya butuh bergereja. 

Namun apabila Anda telah mengenal Tuhan selama sepuluh, dua puluh, tiga puluh, empat puluh tahun atau bahkan lebih, Anda mungkin akan berpikir: "Saya sudah kuat sekarang. Saya tidak akan pernah jatuh. Bagaimana bisa sih seseorang jatuh ke dalam dosa seperti itu?"
Tapi tiba-tiba, kekuatan Anda yang lengah itu berubah menjadi kelemahan yang berlipat ganda.

Di malam pengkhianatan-Nya, Yesus mengatakan kepada murid-murid, "Malam ini kamu semua akan tergoncang imanmu karena Aku. Sebab ada tertulis: Aku akan membunuh gembala dan kawanan domba itu akan tercerai-berai" (Matius 26:31). 

Namun Petrus memprotesnya, "Biarpun mereka semua tergoncang imannya karena Engkau, aku sekali-kali tidak" (ayat 33).

Lalu Yesus berkata padanya, "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya malam ini, sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali" (ayat 34).

Tetapi Petrus menyanggah, "Sekalipun aku harus mati bersama-sama Engkau, aku takkan menyangkal Engkau."
Semua murid yang lainpun berkata demikian juga (Ayat 35).
Petrus pada intinya mengatakan, "Tuhan, Engkau salah. Kau sedang berbicara pada Petrus. Aku tidak akan pernah jatuh."

Alkitab mengatakan, "Kecongkakan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan."
Jangan pernah berkata bahwa Anda tidak akan jatuh.
Dan jangan pernah berkata, "Saya bisa jatuh dalam beberapa hal, tapi saya tak akan pernah jatuh dalam hal ini."
Ketahuilah, Anda juga bisa jatuh dalam hal tersebut. Siapa pun dari kita bisa jatuh ke dalam dosa setiap saat.
Itulah mengapa kita tidak pernah boleh bersandar pada pencapaian rohani kita atau berpikir bahwa kita lebih dari orang lain. 

Bacaan Alkitab Setahun :
Ayub 1-2; Kisah Para Rasul 7:22-43

Kecongkakan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Aturan Penting

1 Korintus 9:27 "Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak."

Ketika saya mengajak istri saya pergi makan siang, biasanya saya sudah lapar duluan, jadilah saya memesan apa yang ingin saya makan terlebih dahulu.
Tapi meski itu restoran sama yang sudah pernah kami kunjungi, istri saya tetap saja harus membaca menunya.
Lalu biasanya dia menanyakan banyak pertanyaan kepada pelayan.
Tapi pada akhirnya, dia memesan makanan yang ia pesan terakhir kami ke sama.

Apa yang Anda pilih untuk makan siang bukanlah masalah besar, tapi pilihan-pilihan dalam hidup ini amat sangat penting.
Kita dihadapkan dengan pilihan-pilihan hidup setiap harinya, apakah kita memilih yang benar atau yang salah.
Tak ada seorang pun yang bebas dari daya tarik godaan, atau dari membuat pilihan-pilihan yang salah.
Dan semua pilihan-yang baik atau buruk-memiliki konsekuensi.

Itu semua bermuara pada hal ini - kita membuat pilihan-pilihan, lalu pilihan-pilihan itu membentuk kita.

Beberapa kali dalam Alkitab, kehidupan Kristen dibandingkan dengan menjalankan sebuah perlombaan, dan tujuan kita adalah untuk menyelesaikan dan memenangkan
perlombaan tersebut.
Dalam Filipi 3:13-14 Paulus berkata, "Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri
kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus."

Saat kita menjalankan perlombaan ini, kita harus bermain mengikuti aturan, kalau tidak mau didiskualifikasi.
Paulus berkata dalam 1 Korintus 9:27, "Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak."

Dengan kata lain, Paulus seolah mengatakan, "Saya tidak ingin menjadi munafik. Saya ingin mempraktekkan apa yang saya khotbahkan. Bertahun-tahun kita telah melihat banyak orang yang didiskualifikasi karena bermain dengan aturan mereka sendiri."

Aturan itu penting, dan Anda harus bermain dengan menaatinya.
Dalam perlombaan rohani kita, Allah telah menciptakan aturan-aturan-Nya.
Buku peraturan tersebut dinamakan Alkitab.
Kita tak bisa memilih dan memutuskan aturan-aturan yang kita suka dan mengabaikan yang tidak kita suka.
Jadi, pilihan ada di tangan Anda.
Apakah Anda akan didiskualifikasi karena tidak mau mengikuti aturan Allah?
Ataukah, Anda akan bermain sesuai dengan buku aturan-Nya dan memenangkan perlombaan kehidupan ini?

Bacaan Alkitab Setahun :
Ester 9-10; Kisah Para Rasul 7:1-21

Dalam perlombaan rohani kita, Allah telah menciptakan aturan-aturan-Nya.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Ingatlah Allah

Kejadian 8:20 "Lalu Nuh mendirikan mezbah bagi TUHAN; dari segala binatang yang tidak haram dan dari segala burung yang tidak haram diambilnyalah beberapa ekor, lalu ia mempersembahkan korban bakaran di atas mezbah itu."

Begitu sering kita berseru kepada Allah di saat-saat sulit.
Tapi kemudian ketika Ia menjawab doa kita, kita malah begitu sering melupakan-Nya.

Ketika Nuh dan keluarganya akhirnya melangkahkan kaki lagi ke daratan, ia tidak melupakan Allah.
Hal pertama yang ia lakukan ialah membangun sebuah mezbah bagi-Nya dan mempersembahkan korban bakaran.
Ini mengingatkan saya pada sepuluh orang kusta yang datang kepada Yesus, meminta untuk disembuhkan.
Yesus menyembuhkan mereka, tetapi hanya satu orang yang kembali untuk mengucapkanterima kasih.
Yesus bertanya, "Bukankah kesepuluh orang tadi semuanya telah menjadi tahir? Di manakah yang sembilan orang itu?" (Lukas 17:17).

Seringkali kita seperti kesembilan orang itu.
Kita cepat meminta bantuan pada Tuhan, tapi apa yang kita buat saat Dia menjawabnya?
Apakah kita memuliakan Dia?
Apakah kita mengucap, "Tuhan, terima kasih atas jawaban-Mu?"
Atau, apakah kita berterima kasih pada keberuntungan kita atau mengatakan kita sedang beruntung?

Nuh ingat pada Allah.
Dia berseru kepada-Nya dan membawa korban bakaran ke hadapan-Nya.
Kita pun bisa melakukan hal yang sama.
Salah satu caranya yaitu dengan membaca Alkitab sebelum kita tidur di malam hari.
Begitu pun saat bangun di pagi hari, kita bisa meluangkan waktu kita untuk Firman Tuhan.

Cara lain yaitu dengan berterima kasih kepada Allah sebelum makan.
Kita menyebutnya mengucap syukur.
Buat saya sungguh hal luar biasa melihat satu keluarga menundukkan kepala di dalam doa di sebuah restoran.
Sungguh sebuah kesaksian.

Kita juga bisa mengingat Allah dengan persembahan yang setia.
Amsal 3: 9-10 mengatakan, "Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya."

Bacaan Alkitab Setahun :
Ester 6-8; Kisah Para Rasul 6

Nuh memberikan waktu dalam hidupnya untuk hal-hal yang penting. Kita pun harus melakukan hal yang sama.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Dia Tidak Lupa

Kejadian 8:1 "Maka Allah mengingat Nuh dan segala binatang liar dan segala ternak, yang bersama-sama dengan dia dalam bahtera itu, dan Allah membuat angin menghembus melalui bumi, sehingga air itu turun."

Berbicara tentang kehidupan Nuh, kita cenderung fokus pada bahtera yang ia bangun.
Tapi mari sejenak kita alihkan perhatian kita pada kehidupan rohani Nuh. 
Mungkin selama berada di dalam bahtera, Nuh, istrinya, anak-anaknya, dan semua binatang-binatang laut di dalamnya merasa jengkel menunggu. 
Laut bisa menjadi tempat yang teramat sepi dan mereka berada di dalam bahtera selama kurang lebih setahun. 

Saya penasaran apakah Nuh pernah ragu selama waktu penantian itu: Apakah ini ide yang baik?
Apakah ini yang benar-benar harus saya kerjakan? Ia belum mendengar kabar apapun dari Allah. 
Apakah Nuh bertanya-tanya, apakah benar Allah yang berbicara kepadanya?

Tapi saya senang bagaimana Kejadian 8 menjelaskan, Maka Allah mengingat Nuh.
Tapi ini bukan berarti sebelumnya Allah lupa pada Nuh, ayat ini hanya menggunakan bahasa kita untuk memudahkan kita mendapatkan gambaran tentang Allah. 
Allah tidak melupakan Nuh, dan Ia juga tidak melupakan kita.

Kadang Ia bekerja dengan cara yang dramatis dalam hidup kita.
Adakalanya, berbulan-bulan atau bertahun-tahun berlalu tapi tak ada hal dramatis yang kunjung terjadi.
Anda dengan taat menjalani kehidupan Kristen Anda di dalam iman.
Tapi kemudian Anda bertanya-tanya, apakah Allah sudah tidak peduli lagi?
Dia tetap peduli dengan Anda.
Dan tahukah Anda? Anda hanya perlu melakukan hal-hal yang Ia minta Anda lakukan dan melaksanakannya dengan setia.

Ingatlah akan hal ini: Allah selalu menyelesaikan apa yang Ia mulai.
Itulah mengapa Ia disebut sebagai Yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan.
Filipi 1:16 mengatakan, Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus.

Tetaplah berada di jalan terang. Mungkin Anda telah melaksanakan panggilan Anda untuk melayani namun belum ada banyak buah dalam pelayanan Anda.

Bacaan Alkitab Setahun :
Ester 3-5; Kisah Para Rasul 5:22-42

Tetaplah tekun. Tetaplah setia. Tetaplah lakukan apa yang telah Allah minta Anda lakukan.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Pemberita Kebenaran

1 Korintus 3: 5-6 "Jadi, apakah Apolos? Apakah Paulus? Pelayan-pelayan Tuhan yang olehnya kamu menjadi percaya, masing-masing menurut jalan yang diberikan Tuhan kepadanya. Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan."

George Smith berpikir bahwa pelayanannya adalah satu kegagalan.
Sebagai seorang misionaris, ia merasa terpanggil untuk pergi ke Afrika namun sayangnya hanya bisa tinggal di sana untuk waktu yang singkat karena ia diusir dari negara itu.
Dia meninggalkan satu orang percaya baru, seorang wanita.
Tak lama setelah itu, George Smith meninggal dalam posisi berlutut, berdoa untuk Afrika.

Beberapa tahun kemudian, sekelompok orang kebetulan menemukan satu tempat di Afrika di mana dulu George Smith melayani.
Mereka menemukan salinan Kitab Suci yang ia tinggalkan dulu, dan mereka bertemu satu pelayan Tuhan yang dulu berada dalam ministri George Smith, yang pada akhirnya membimbing mereka semua kepada Allah.
Kemudian, suatu organisasi misionari melakukan penelitian dan mendapati bahwa 100 tahun setelah George Smith meninggalkan Afrika, 13.000 orang telah mengakui iman percayanya lewat ministri tersebut, dimana satu orang mewartakan Firman kepada yang lain, lalu diteruskan ke yang lain, dan begitu seterusnya.

Alkitab menyebut Nuh sebagai "pemberita kebenaran" (2 Petrus 2:5), namun ia hidup selama 120 tahun tanpa pernah melihat satu pun orang yang bertobat.
Ia merupakan salah satu saksi Allah nan setia di luar sana yang tidak melihat banyak hasil dari jerih payah pelayanannya.
Apakah Anda salah satu dari pelayan-pelayan Tuhan tersebut?
Mungkin Anda telah mewartakan Firman kepada keluarga Anda selama bertahun-tahun namun tak ada satu pun yang menjadi percaya kepada Yesus.
Atau mungkin Anda telah berbagi tentang iman Anda kepada tetangga dan rekan kerja namun belum ada satu orang pun yang menjadi percaya atas hasil dari kesaksian Anda.
Anda merasa diri Anda penginjil terburuk sepanjang masa.

Tetapi ini belum berakhir hingga dunia ini berakhir.
Tugas Anda sekarang adalah untuk setia kepada-Nya.
Tugas Anda adalah untuk melakukan bagian Anda dan menyerahkan sisanya ke dalam tangan Tuhan. 
Ketika kita berdiri di hadapan Tuhan satu hari kelak, itu bukan soal kuantitas, melainkan tentang mengapa dan apakah Anda setia melakukan apa yang telah ditetapkan oleh-Nya atas hidup Anda.

Bacaan Alkitab Setahun :
Ester 1-2; Kisah Para Rasul 5:1-21

Tugas Anda adalah untuk melakukan bagian Anda dan menyerahkan sisanya ke dalam tangan Tuhan.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Tindakan Iman Yang Agung

Kejadian 6:22 "Lalu Nuh melakukan semuanya itu; tepat seperti yang diperintahkan Allah kepadanya, demikianlah dilakukannya."

Keputusan Nuh untuk membangun sebuah bahtera memerlukan satu tindakan iman yang agung. 
Pada saat itu, di dekat situ tidak ada sungai atau lautan. Bahkan, hujan belum pernah turun ke Bumi.
Pada saat itu Allah menempatkan semacam kanopi air di atas planet ini sehingga seperti membentuk efek rumah kaca.
Dan dengan tindakan iman terbesar yang pernah ada dalam sejarah manusia ini, Nuh kemudian menebang pohon gofir pertamanya untuk dipakai membangun bahtera.

Tindakan iman Nuh yang berani ini diabadikan dalam Ibrani 11: "Maka Nuh -- dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan--dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya; dan karena iman itu ia menghukum dunia, dan ia ditentukan untuk menerima kebenaran, sesuai dengan imannya" (ayat 7).

Ayat ini memberi kita pemahaman-pemahaman penting tentang Nuh.
Pertama-tama, kita membaca bahwa ia "diberi petunjuk oleh Allah."
Allah berbicara kepada Nuh. Roma 10:17 mengatakan, "Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus."
Iman Anda akan tumbuh ketika Anda membaca apa yang dikatakan Alkitab, kemudian mengambil langkah berikutnya dan melaksanakannya.

Kita juga membaca bahwa Nuh "dengan taat mempersiapkan."
Nuh memiliki rasa hormat, atau takut, akan Allah.
Satu definisi yang bagi saya paling pas tentang takut akan Allah yaitu "sebuah ketakutan apabila tidak menyenangkan hati-Nya."

Berjalan dengan Allah membuat Nuh bekerja untuk Dia.
Dan satu orang harus menjadi pelopor bagi yang lain.
Jika Anda berjalan dengan Allah, maka Anda juga akan memiliki keinginan untuk bekerja bagi Dia.
Pekerjaan tidak akan menyelamatkan Anda; hanya iman yang bisa.
Tetapi, jika iman Anda sejati, maka itu akan menghasilkan karya atau pekerjaan.
Begitulah bagaimana iman Nuh bekerja ketika Allah menyuruhnya membangun bahtera.

Bacaan Alkitab Setahun :
Nehemia 12-13; Kisah Para Rasul 4:23-37

Berjalan dengan Allah maka Anda memilili keinginan bekerja dengan Dia.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Kenapa Allah Harus Menghakimi

Yehezkiel 33:11 "Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup, demikianlah firman Tuhan ALLAH, Aku tidak berkenan kepada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan kepada pertobatan orang fasik itu dari kelakuannya supaya ia hidup. Bertobatlah, bertobatlah dari hidupmu yang jahat itu! Mengapakah kamu akan mati, hai kaum Israel?"

Allah tidak senang mendatangkan penghakiman.
Dalam Perjanjian Baru kita mendapati bahwa Yesus berduka atas kota Yerusalem dan menangisinya: Yerusalem, Yerusalem, engkau yang membunuh nabi-nabi dan melempari dengan batu orang-orang yang diutus kepadamu! Berkali-kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, samaseperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mau (Lukas 13:34).

Dan dalam Yehezkiel 33, Allah berfirman, Aku tidak berkenan kepada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan kepada pertobatan orang fasik itu dari kelakuannya supaya ia hidup (ayat 11).

Jika demikian, mengapa Allah mendatangkan penghakiman?
Jawabannya: Sebab Ia adalah Tuhan yang adil.
Pantas saja Abraham berkata, Masakan Hakim segenap bumi tidak menghukum dengan adil? (Kejadian 18:25).
Jika orang terang-terangan dan terus-menerus melanggar hukum Allah, melakukan pembunuhan dan menyesatkan segala sesuatu yang benar dan baik, apakah lebih adil dan lebih baik apabila Allah berpaling muka dan mengabaikannya?
Apakah Anda mengharapkan Allah hanya menutup mata atas segala ketidakadilan?
Atau apakah Anda mengharapkan Dia berbuat sesuatu?

"Tapi mendatangkan penghakiman itu tidak mengasihi," seseorang mungkin berkata demikian. 

Katakanlah anak balita Anda sedang bermain di halaman belakang rumah.
Tiba-tiba seekor serigala datang, dan Anda melihat hewan itu memanjat pagar dan berlari ke arah anak Anda.
Apa yang akan Anda lakukan?
Apakah Anda akan berlari dan memeluk serigala itu? Tidak.
Serigala itu menjadi musuh Anda karena dia sedang mencoba menyakiti anak Anda.
Karena Anda mencintai anak Anda, Anda pasti akan membenci apa pun yang akan membahayakan orang yang Anda cintai.

Allah, pada intinya, berfirman, "Aku mengasihimu, dan Aku benci kejahatan ini, dosa ini. Aku ingin engkau berpaling darinya."
Hati Allah terluka karena pemberontakan kita.

Bacaan Alkitab Setahun :
Nehemia 10-11; Kisah Para Rasul 4:1-22

Allah sangat mengasihi Anda dan Dia membenci segala macam kejahatan karena itu senangkan Dia dan tinggalkan kejahatan yang selama ini Anda lakukan. 
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Jalan Rahasia

Amsal 17:22 "Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang."

Saya punya satu permainan yang saya mainkan dengan cucu-cucu saya. Biasanya ketika kami berada di luar, saya bertanya pada mereka, "Kalian mau bermain lewat jalan biasa atau lewat jalan rahasia?"

Tentu saja, mereka dengan girang menjerit, "Jalan rahasia, Papa, jalan rahasia!" Dan begitulah kami bermain. 

Oh, omong-omong, sebenarnya tidak ada "jalan rahasia." Jika kami naik mobil, saya akan mengambil jalur alternatif. Atau jika kami pergi ke restoran, saya akan membawa mereka masuk lewat pintu samping, bukannya pintu depan. 

Intinya adalah, ayo kita bersenang-senang kapanpun dan dimanapun kita bisa. 

Hidup ini sudah cukup sulit, jadi jangan dibuat lebih sulit. Kadang kita mengalami hari-hari sulit, dan kadang hidup ini sulit - begitu sulit. Terutama bagi seseorang yang telah kehilangan orang yang dicintai dan yang tenggelam dalam kedukaan.

Setiap hari saya berbicara dengan orang-orang ini, karena saya juga sesama orang yang berduka, dan kami seolah-olah selalu dipertemukan dengan satu sama lain. 

Saya belajar bahwa sedikit humor benar-benar bisa membantu. Seseorang pernah berkata, "Tertawa adalah liburan sementara dari kesedihan."

Saya suka ucapan ini. Atau, kita bisa menyebutnya "jalan rahasia."

Alkitab mengatakan "Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang" (Amsal 17:22).

Jadi, hari ini cobalah untuk tertawa. Atau, ketimbang memakai jalan yang biasa untuk menjalani apa yang harus Anda lakukan, cobalah memakai "jalan rahasia." 

Bacaan Alkitab Setahun :
Nehemia 7-9; Kisah Para Rasul 3

Pilihlah sukacita dalam setiap keadaan karena itu yang menyukakan jiwa
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Kawan Sekaligus Lawan

Yakobus 4:4 "Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah."

Ketika Alkitab berbicara tentang dunia, dan memang sering, Alkitab berbicara tentang mentalitas, budaya dunia, sebuah sistem di bawah kontrol Setan. Alkitab mendeskripsikan Setan sebagai tuhan atas dunia ini yang telah membutakan pikiran mereka yang tidak percaya (2 Korintus 4:4). 

Definisi dunia yang kita temukan dalam Alkitab tertulis dalam 1 Yohanes 2:15-16, "Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia."

Setiap pencobaan yang akan Anda dan saya hadapi termasuk dalam salah satu dari tiga kategori ini: keinginan daging, keinginan mata, dan keangkuhan hidup. Inilah yang terjadi ketika Setan mencobai Yesus di padang gurun. Pencobaan pertama ialah mengubah batu menjadi roti. Itulah keinginan daging. Lalu Setan berkata pada-Nya, "Mengapa Engkau tidak menjatuhkan diri-Mu dari puncak menara ini? Toh Engkau bisa memerintahkan malaikat-malaikat-Mu untuk menangkap-Mu." Itulah keangkuhan hidup. Ayo coba lakukan hal-hal hebat ini, semua orang pasti akan melihat betapa luar biasanya diri-Mu. Terakhir, Setan mencobai Yesus dengan mengatakan bahwa ia akan memberi-Nya seluruh kerajaan dunia jika Ia sujud menyembahnya. Itulah keinginan mata.

Terkadang kita menjadi kawan sekaligus lawan dengan dunia. Kawan sekaligus lawan adalah orang-orang yang amat berbeda dengan satu sama lain, tapi kemudian menjadi sahabat - tapi bukan persahabatan sejati.

Bacaan Alkitab Setahun :
Nehemia 4-6; Kisah Para Rasul 2:22-47

Dan ketika Anda bersahabat dengan dunia, otomatis Anda mempunyai kawan sekaligus lawan 
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Tiga Musuh Orang Kristen

Yakobus 1: 14-15 "Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut."

Saya tak tahu mengapa orang-orang menjadi kacau dan jatuh ke dalam dosa ketika mereka berkeliaran di tempat yang berbahaya dan membuat mereka rentan tergoda. Katakanlah ada seseorang yang tengah berjuang untuk berhenti minum, tapi kemudian tiba-tiba ia pergi minum-minum lagi. Lalu temannya bertanya, "Dari mana saja kau?"

"Hm, aku baru dari bar."

"Mengapa kau datang ke bar, sementara kau sedang berusaha untuk berhenti minum?"

"Hm, mereka punya TV layar besar yang bagus. Aku benar-benar ingin menonton pertandingan bola di sana, dan mereka juga punya sayap ayam paling lezat yang pernah ada."

Orang-orang senang menempatkan diri mereka di tempat-tempat yang rentan, lalu kemudian terkejut ketika mereka jatuh.

Begitulah awalnya bagi Hawa ketika ia makan dari satu-satunya pohon yang Allah larang. Hawa berada di tempat yang salah dan di waktu yang salah, ia mendengarkan suara yang salah yang membuat dirinya melakukan hal yang salah.

Hawa memiliki akses ke semua tempat di Taman Eden dan boleh menikmatinya. Tapi nyatanya, ke mana dia? Hawa malah berkeliaran di satu tempat yang Allah suruh untuk menjauh. Kejadian 3: 6 memberitahu kita, "Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya."

Perhatikan ayat ini, inilah pernyataan yang menjelaskan tentang asal-usul dari semua godaan. Sebagai orang Kristen, kita pada dasarnya punya tiga musuh yang kita hadapi setiap hari: dunia, kedagingan, dan Iblis. Dunia, dengan daya tariknya, adalah musuh eksternal. Kedagingan, dengan kehendak jahatnya, adalah musuh internal. Iblis, dengan rayuan-nya, adalah musuh yang mencelakakan. 

Karena itu, luangkan waktu untuk melakukan waktu teduh Anda. 

Kenali Allah lebih dekat dan dapatkan pengertian yang dalam tentang Injil dalam waktu teduh Anda. itu akan membantu Anda untuk mengaplikasikan Firman Allah untuk kehidupan sehari-hari Anda.

Bacaan Alkitab Setahun :
Nehemia 1-3; Kisah Para Rasul 2:1-21

Luangkan waktu untuk bersaat teduh dan mendekatkan diri kepada Allah setiap hari
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Sifat Dasar Kita

1 Yohanes 2:16 "Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia."

Belum lama ini, saya membaca satu berita tentang seorang pria yang pergi berkeliling Amerika dengan cara menumpang.
Ia berencana menuliskan catatan perjalanannya itu ke dalam sebuah buku berjudul Kebaikan Amerika.
Dia ingin menulis tentang petualangannya dan orang-orang hebat yang telah mengulurkan tangan kepadanya di sepanjang perjalanannya.
Tapi ketika ia sedang duduk menyantap makan siangnya di tepi jalan perbatasan negara bagian Montana, lengannya ditembak seorang pengendara mobil yang lewat. 
Sepertinya ini bukan bagian dari kebaikan Amerika. 

Kisah ini bisa menunjukkan bahwa orang-orang pada dasarnya tidak baik, seperti yang ditegaskan beberapa orang. 
Jika Anda percaya bahwa orang pada dasarnya baik, maka Anda punya iman yang lebih daripada saya.
Karena sejarah memperlihatkan bahwa manusia itu pada intinya memiliki sifat alami untuk melakukan hal yang jahat.

Mengapa manusia seperti itu? Mengapa kita melakukan hal-hal yang tidak benar?
Mengapa kita selalu berkelahi dan berperang dan terus menerus berkonflik?

Kita membaca dalam 1 Yohanes 2:15-16, "Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia."

Kita senang menyalahkan Iblis untuk segalanya dan berkata, "Iblis membuat saya melakukannya."
Ya, Iblis bisa menggoda Anda, tapi ia butuh kerja sama.
Iblis perlu bekerja sama dengan Anda, dan apabila Anda bersedia bekerja sama dengan dia, maka terjadilah dosa.

Hal-hal berdosa yang kita buat tak ada hubungannya dengan logika; sifat dasar kitalah yang mendorong kita untuk melakukannya. Itu berasal dari dalam. 

Bacaan Alkitab Setahun :
Ezra 9-10; Kisah Para Rasul 1

Semakin cepat kita mengakui bahwa kita memiliki sifat yang penuh dosa, semakin lebih baik kita diperlengkapi dalam berjuang melawan godaan.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Apa Yang Sedang Kau Lakukan di Sini

1 Raja-Raja 19:13 "Segera sesudah Elia mendengarnya, ia menyelubungi mukanya dengan jubahnya, lalu pergi ke luar dan berdiri di pintu gua itu. Maka datanglah suara kepadanya yang berbunyi: 'Apakah kerjamu di sini, hai Elia?'"

Hari itu adalah hari yang mulia bagi Allah dan Israel.
Elia telah berhadapan muka dengan nabi-nabi Baal di Gunung Karmel, di mana Allah mengirimkan api dari Surga dan menyambar habis korban bakaran Elia.
Dengan perintah Allah, Elia menyembelih nabi-nabi Baal dengan pedang.
Tetapi Izebel, istri dari Raja Ahab yang jahat, ingin agar Elia mati.

Jadi entah kenapa, Elia yang berani itu, yang baru saja melawan semua nabi itu, berlari ketakutan dan bersembunyi di sebuah gua.
Kemudian Alkitab memberitahu kita ada angin besar dan kuat mendatanginya, diikuti dengan gempa bumi dan api besar.
Setelah itu, Allah bertanya pada Elia: Apakah kerjamu di sini, hai Elia? (1 Raja-raja 19:13).

Saya penasaran apakah Allah juga kadang bertanya hal yang sama kepada sebagian dari kita.
Mungkin itu ketika Anda tengah berada dalam sekelompok orang dan ada hal-hal yang tidak benar terjadi di mana Anda seharusnya tidak boleh ada di sana.
Mungkin orang-orang tersebut memakai narkoba atau mabuk-mabukan.
Tuhan mungkin bertanya, "Apa yang sedang kau lakukan di sini?"
Atau mungkin Anda sedang di bioskop, lalu muncul adegan yang tak pantas untuk Anda tonton.
Semua orang menikmatinya, dan Anda merasa sedikit tidak nyaman.
Tuhan berbisik, "Apa yang sedang kau lakukan di sini?"

Ketika Yudas datang untuk mengkhianati Yesus, Dia berkata, "Hai teman, untuk itukah engkau datang?" (Matius 26:50).
Apakah Yesus sudah tahu untuk apa Yudas datang ke taman dengan sekelompok tentara dan pengawal Bait Allah? Tentu saja Yesus tahu.
Namun, Yesus ingin Yudas mengakui bahwa ia di sana karena telah merencanakan untuk mengkhianati-Nya, tetapi ia ingin bertobat.
Namun ternyata Yudas tidak bertobat.

Allah tahu segala sesuatu yang telah kita lakukan, dan Dia ingin kita mengakui dosa-dosa kita.
Terkadang Ia akan bertanya sebuah pertanyaan yang sudah rancang agar kita mengakui dosa.
Jadi pertanyaan apa yang Allah tanyakan pada Anda hari ini? 

Bacaan Alkitab Setahun :
Ezra 6-8; Yohanes 21

Allah tahu segala sesuatu yang telah kita lakukan, dan Dia ingin kita mengakui dosa-dosa kita.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Dimanakah Anda ?

Kejadian 3:9 "Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: 'Di manakah engkau?'"

Ketika bermain petak umpet dengan cucu-cucu saya, saya biasanya akan menunjukkan mereka tempat persembunyian baru. Kemudian, saat tiba giliran saya untuk mencari mereka, mereka akan pergi ke tempat yang baru saja saya tunjukkan.

Seperti itulah kita ketika mencoba untuk bersembunyi dari Allah.
Di Taman Eden, Allah memanggil Adam, "Dimanakah engkau?"
Sebenarnya Allah tahu persis di mana Adam.
Dan Dia tahu persis apa yang sudah dilakukan Adam.
Tetapi Allah tidak bertanya hal ini kepada Adam sebab Dia ingin menggali informasi.

Dengan bertanya "Di manakah engkau?"
Allah pada dasarnya bertanya, "Hai Adam, apa kabarmu? Bagaimana menurutmu - perbuatan dosamu itu? Apakah Aku benar, atau Aku salah? Bagaimana perasaanmu sekarang? Baik-baik saja? Apakah yang Kukatakan itu kebenaran, ataukah Iblis yang berbohong padamu?"

Allah ingin Adam dan Hawa mengakui apa yang telah mereka lakukan sehingga Dia bisa membuat mereka sadar jika mereka salah, sebab Allah tidak dapat mengampuni dosa yang belum diakui.

Alkitab mengatakan dalam 1 Yohanes 1:9, Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.
Apa yang dimaksud dengan mengaku dosa kita? Kata mengaku yang digunakan dalam ayat ini berarti "setuju dengan"

Dan apa pendapat Allah mengenai dosa? Dia membencinya.
Apa lagi yang Tuhan pikirkan tentang dosa?
Itu menyakiti hati-Nya.
Karenanya, kita harus melihat dosa seperti itu, berhenti mencari-cari alasan dan membenarkannya, dan mulailah berkata, "Tuhan, apa yang Kau katakan tentang dosa itu benar. Saya setuju dengan-Mu. Saya benci dosa. Saya salah karena melakukannya. Saya memohon ampun pada-Mu."
Bila kita belum sampai pada kesimpulan ini mengenai dosa, dosa akan tetap memisahkan kita dari Allah.

Bacaan Alkitab Setahun :
Ezra 3-5; Yohanes 20

Berhenti mencari-cari alasan dan membenarkan dosa, minta ampun kepada Tuhan dan akui semua dosa-dosa Anda di hadapan-Nya.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Anda Akan Diingat Karena Apa ?

Wahyu 14:13 "Dan aku mendengar suara dari sorga berkata: Tuliskan: 'Berbahagialah orang-orang mati yang mati dalam Tuhan, sejak sekarang ini.' 'Sungguh,' kata Roh, 'supaya mereka boleh beristirahat dari jerih lelah mereka, karena segala perbuatan mereka menyertai mereka.'"

Seperti apakah Surga itu? Apa yang akan kita lakukan saat kita sampai di sana?
Alkitab punya jawaban atas semua pertanyaan ini. 

Pertama, Surga adalah tempat bersukacita.
"Berbahagialah orang-orang mati yang mati dalam Tuhan"

Sebesar apapun rindu kita kepada orang-orang terkasih yang telah mendahului kita ke Surga, kita perlu tahu bahwa mereka berada dalam sukacita sejati.
Rasul Paulus diangkat ke Surga dan kemudian kembali ke Bumi.
Ia mengatakan ia rindu untuk kembali ke Surga - karena di sana jauh lebih baik (Filipi 1:23).

Adrian Rogers pernah menulis, "Perhatikan karya seni yang telah Allah tempatkan di Surga."
Dalam kotbahnya mengenai kitab Wahyu, ia menulis kata-kata ini, "Tuhan yang mengukir sayap kupu-kupu, yang mencampurkan warna-warni pelangi, dan yang melukiskan padang rumput dengan bunga bakung adalah Tuhan yang sama yang menciptakan Surga."

Kedua, Surga adalah tempat beristirahat. 
"Supaya mereka boleh beristirahat dari jerih lelah mereka."

Di Surga, kita akan beristirahat selamanya dari jerih lelah kita.
Kutukan itu akan hilang, dan kita tak perlu lagi harus bekerja "dengan berpeluh (Kejadian 3:19), tapi kita tetap akan sibuk untuk Allah!
Pekerjaan kita belum selesai saat kita meninggalkan dunia ini; pekerjaan kita akan berlanjut di Surga dan di Bumi yang baru.

Ketiga, Surga adalah tempat kita beroleh upah. 
"Karena segala perbuatan mereka menyertai mereka."

Anda tidak dapat pergi ke Surga dengan usaha kita sendiri sebab itu adalah anugerah dari Allah untuk kita masing-masing. 
Alkitab mengajarkan bahwa "Iman tanpa perbuatan adalah iman yang kosong" (Yakobus 2:20).

Perbuatan Anda akan menyertai Anda.
Suatu hari, di upacara peringatan kematian Anda, tidak akan ada yang peduli dengan seberapa sukses Anda dalam bisnis atau seberapa banyak uang yang Anda punya semasa hidup Anda.
Orang akan membicarakan karakter Anda, kemurahan hati Anda, dan kasih Anda kepada sesama.
Pastikan Anda punya beberapa kebaikan yang akan mengikuti Anda hingga hari itu tiba.

Jadi mari kita terus-menerus melayani Allah selama waktu kita yang singkat ini di Bumi, dengan mengetahui bahwa kekekalan akan menjadi waktu yang penuh dengan sukacita, istirahat, dan upah!

Bacaan Alkitab Setahun :
Ezra 1-2; Yohanes 19:23-42

Jadi mari kita terus-menerus melayani Allah selama waktu kita yang singkat ini di Bumi, dengan mengetahui bahwa kekekalan akan menjadi waktu yang penuh dengan sukacita, istirahat, dan upah!
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Terbuka Atas Bumi, Tertutup Atas Surga

Kejadian 3:8 "Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap TUHAN Allah di antara pohon-pohonan dalam taman."

Jika kebetulan Anda mendengar lelucon kotor dan tidak mengerti, itu bagus.
Sudah terlalu, kita tahu lebih banyak tentang dunia yang jahat ini ketimbang apa yang harus kita tahu.
Dan sayangnya, kita tahu terlalu sedikit tentang Firman Allah, yaitu yang seharusnya kita butuhkan untuk tumbuh.
Dalam suratnya kepada orang-orang percaya di Roma, rasul Paulus berkata, "Kabar tentang ketaatanmu telah terdengar oleh semua orang. Sebab itu aku bersukacita tentang kamu. Tetapi aku ingin supaya kamu bijaksana terhadap apa yang baik, dan bersih terhadap apa yang jahat" (Roma 16:19).

Ketika Adam dan Hawa melakukan dosa, mata mereka terbuka atas Bumi dan tertutup atas Surga.
Kemudian Allahpun datang.
Ini tampak dari cara Alkitab menggambarkannya, bahwa Allah datang ke Taman Eden setiap hari.
Dan biasanya kedatangan-Nya menjadi kunjungan yang ditunggu-tunggu.
Tapi kali itu, Adam tidak menantikan kedatangan Allah. Sebaliknya, ia malah bersembunyi.

Menarik untuk dicatat kapan waktu Allah mendatangi Adam.
Ia datang bukan di siang terik, supaya Adam tidak berpikir bahwa Ia mendatangi dia dalam panasnya kemarahan.
Allah juga tidak mendatangi Adam di kala subuh, supaya Adam tidak berpikir bahwa Ia tidak sabar untuk menghukum dia karena dosanya.
Tidak, Allah mendatangi Adam di hari yang sejuk, penuh kasih dan sabar, namun kecewa dan menuntut pengakuan dosa dari Adam.

Terkadang ketika kita berbuat dosa, kita akan mencari cara untuk membenarkan perbuatan kita.
Kita bahkan mungkin menganggap bahwa mungkin Allah tidak masalah dengan hal itu sebab konsekuensinya belum terlihat.
Namun Allah tidak pernah menganggap dosa apapun benar.
Dan ketahuilah: Alkitab mengatakan, "Tetapi jika kamu tidak berbuat demikian, sesungguhnya kamu berdosa kepada TUHAN, dan kamu akan mengalami, bahwa dosamu itu akan menimpa kamu" (Bilangan 32:23).
Jika Anda harus menerjemahkan ayat ini dari bahasa aslinya, singkat kata akan terdengar seperti ini: dosamu akan terungkap.
Dosa Anda akan terbuka - mungkin hari ini, mungkin besok, mungkin sebulan dari sekarang, atau mungkin sepuluh tahun dari sekarang.
Tapi yang pasti itu akan terungkap. 

Bacaan Alkitab Setahun :
2 Tawarikh 34-36; Yohanes 19:1-22

Tidak ada yang tersembunyi di hadapan Allah, karena itu janganlah keraskan hatimu.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Perangkap Yang Tersembunyi

2 Korintus 11:14 "Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang."

Waktu saya masih kecil, saya senang mengumpulkan ular. Saya tak begitu mengerti kenapa, tapi dulu saya begitu tertarik dengan ular. Saya punya segala jenis ular. Saya senang membaca buku-buku tentang ular. Saya senang mencari ular dan membawanya pulang. Satu yang saya pelajari bahwa Anda tak bisa menebak apa yang ada di benak ular. Ular adalah makhluk yang tidak ekspresif; mereka reptil berdarah dingin.

Ular tidak seperti anjing. Anda tahu apa yang sedang Anda hadapi ketika berhadapan dengan anjing. Ketika anjing melihat Anda dengan lidahnya yang terjulur dan ekornya bergoyang-goyang, Anda tahu jika itu adalah anjing yang bersahabat. Tetapi jika anjing itu memperlihatkan taringnya dan bulu di punggungnya berdiri, maka Anda tahu dia sedang tidak senang. Anda akan selalu bisa membaca situasi ketika berhadapan dengan anjing. 

Tapi Anda tidak akan pernah bisa menebak hati ular. Ular punya ekspresi yang sama setiap saat. Seekor ular bisa saja tiba-tiba menggigit Anda tanpa Anda sadari dari mana datangnya. 

Dalam kitab Kejadian, kita diberitahu bahwa "Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: "Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?" (3:1). Perhatikan bahwa Iblis tidak muncul dan berkata, "Hai, saya Iblis. Mungkin kau pernah dengar tentang aku? Aku benci Tuhan, aku benci kamu, aku ingin menghancurkanmu. Apa kau mau bermain denganku? Aku punya beberapa ide."

Alkitab mengatakan jika Setan adalah seekor ular, tapi Alkitab tidak mengatakan bahwa dia menjalar. Dia menjalar dengan perutnya setelah ia dikutuk (lihat Kejadian 3:14). Kita tidak tahu Iblis itu rupanya seperti apa, tapi ada satu hal yang menarik dan mempesona tentang dia. Iblis itu menarik hati, dan dosa itu memang selalu menarik.

Iblis mungkin jahat, tapi ia tidak bodoh. Dia datang dengan cerdik. 

Bacaan Alkitab Setahun :
2 Tawarikh 30-31;Yohanes 18:1-18

Iblis muncul untuk membinasakan manusia dengan daya tariknya yang mempesona. Lawanlah iblis dan tinggalkan dosa sekarang juga! 
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Iblis Memutarbalikkan Firman Allah

Kejadian 3:1 "Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: "Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?"

Ada sebuah kisah tentang seorang komedian bernama W. C. Fields yang menceritakan bagaimana sesaat sebelum ia meninggal, ia membolak-balik halaman-halaman Alkitab. Ketika ditanya apa sedang ia lakukan, Fields menjawab, "Sedang mencari celah." 

Ini sama dengan kita, menurut saya Iblis telah membaca Alkitab untuk waktu yang lama, berusaha untuk mencari celah. Di Taman Eden, ia memutarbalikkan Firman Allah. Iblis mengambil kata-kata yang difirmankan Allah kepada Adam, yaitu membolehkannya makan dari setiap pohon di Taman itu (dengan satu pengecualian), dan kemudian memutarbalikkan kata-kata itu menjadi sebuah larangan yang dirancang untuk membuat Adam meragukan kebaikan Allah. 

Dia berkata pada Hawa, pada intinya, "Jika Tuhan benar-benar mengasihimu, Ia pasti akan membiarkanmu makan dari setiap pohon apapun yang kau mau. Tapi jika Ia melarangmu makan dari pohon itu, itu sudah jelas bahwa Ia tidak mengasihimu." 

Kata-kata Iblis pertama yang diucapkan pada Hawa yang berakhir dengan tanda tanya, dirancang untuk meragukan kasih Allah: Apa Allah memang benar-benar mengatakan? Iblis mengutip kata-kata Allah, namun ia memutarbalikkan apa yang Tuhan katakan 360 derajat.

Ini sama dengan godaan yang Setan berikan kepada Yesus, katanya, "Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis: Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu" (Matius 4:6). Ucapannya ini menarik. Iblis mengutip Alkitab, meski ia menghilangkan beberapa bagian dari teks aslinya. 

Tapi perhatikan, ketika Adam bersama Hawa, ia mempertanyakan Firman Allah. Adam tidak menyangkal jika Allah telah berfirman seperti itu; ia hanya mempertanyakan apakah Allah benar-benar mengatakan apa yang menurut Hawa tidak seperti itu. Itulah yang Iblis akan lakukan dengan Firman Allah. Iblis akan dengan sengaja salah mengutipnya. Iblis akan dengan sengaja salah mengartikannya. Dan Iblis akan dengan sengaja memutarbalikkannya.

Bacaan Alkitab Setahun :
2 Tawarikh 32-33; Yohanes 18:19-40

Iblis akan dengan sengaja memutarbalikkan Firman Allah untuk menyesatkan manusia, karena itu berjaga-jagalah senantiasa 
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Kisah-kisah Terbesar Yang Pernah Ada

Bacaan Hari ini:
2 Timotius 3:16 "Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran."

Martin Luther mengatakan, "Alkitab itu hidup, Ia berbicara kepada saya; Alkitab itu punya kaki, Ia berlari mengejar saya; Alkitab itu punya tangan, Ia menggenggam tangan saya."

Alkitab adalah buku yang paling menakjubkan yang pernah ditulis. Secara harfiah, Alkitab adalah pesan Allah untuk kita. Alkitab bukan berisikan satu kitab, melainkan terdiri dari 66 kitab yang ditulis selama rentang 1.500 tahun oleh 40 penulis yang berbeda. Dari mulai raja-raja hingga petani, dari filsuf hingga nelayan, dari pemazmur hingga negarawan, setiap kata yang tertulis dalam kitab-kitab ini diilhamkan oleh Allah. 

Bahkan, Rasul Petrus menulis, "Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri, sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah" (2 Petrus 1:20-21). Dan 2 Timotius 3:16 mengatakan, "Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran" terjemahan yang lebih baik "diilhamkan Allah" menjadi "dihembuskan oleh Allah."

Di dalam Injil, kita menemukan cerita terbesar yang pernah ada. Saya tak berbicara tentang dongeng, fabel atau mitos. Cerita-cerita di dalam Injil ini didokumentasikan oleh sejarah dan menjadi peristiwa sejarah. Namun, Alkitab bukan berarti sekedar buku sejarah, meski itu memang benar adanya. Alkitab bukan cuma soal sejarah; Alkitab adalah kisah-Nya. Dan Anda tahu? Alkitab juga berisikan kisah Anda. Sebab ketika Anda membaca beberapa cerita Alkitab, Anda akan menemukan diri Anda sama seperti orang-orang yang ada di dalamnya. 

Bacaan Alkitab Setahun :
2 Tawarikh 25-27; Yohanes 16

Kita membaca Alkitab untuk mengenal Allah, dan kita juga membacanya untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang rencana Allah untuk hidup kita.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Hitung Biayanya

Lukas 14:28 "Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaan itu?"

Tak mudah menjadi seorang Kristen - orang Kristen yang berkomitmen dan bertumbuh. Ada harga yang harus dibayar untuk ikut Yesus.
Namun ada harga yang jauh lebih besar yang harus Anda tanggung jika tidak mengikut-Nya. 

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, "Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu. Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu" (Yohanes 15:18-19).

Kebenaran ini sulit diterima apabila Anda adalah orang yang terkenal di sepanjang hidup Anda, lalu menjadi seorang Kristen. 
Sebagai pengikut Kristus, Anda selalu mencoba menjadi orang yang penyayang dan berbelas kasih dan suka menolong, dan kemudian orang-orang tahu bahwa Anda adalah orang Kristen. 
Maka mereka pun mulai membuat hari-hari Anda merana, mengolok-olok Anda atau bahkan menyebarkan fitnah tentang Anda. Anda jadi berpikir, "Ini tidak adil. Saya begitu bersahaja dan baik hati."
Ya, mungkin itu memang benar adanya.
Tetapi sekarang faktanya adalah Anda merupakan wakil Yesus.
Dan secara otomatis, Anda akan diperlakukan sebagaimana Ia diperlakukan. Alkitab mengatakan, "Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya," (2 Timotius 3:12).

Tentunya Anda tidak mau memutuskan untuk ikut Yesus hanya karena keinginan sesaat.
Seperti orang yang kalap berbelanja di mal, para penjual retail amat mengharapkan Anda berpikir, "Lihat semua barang ini! Aku tak tahu barang apa ini, tapi aku harus membelinya."

Namun ketika Anda memutuskan untuk mengikut Kristus, Anda harus menghitung biayanya.
Yesus memperhitungkan harga yang harus Ia bayar ketika
Ia pergi ke atas kayu salib untuk Anda. Dia memberikan nyawa-Nya agar Anda dapat diampuni dari dosa Anda, sehingga Anda tahu bahwa Anda akan pergi ke surga ketika Anda mati.

Bacaan Alkitab Setahun :
2 Tawarikh 21-22; Yohanes 14

Dia telah menghitung biaya yang harus dibayar untuk menyelamatkan Anda. Lalu akankah Anda menghitung biayanya dan mengikut Dia?
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Menjadi Seorang Sahabat

Kolose 1:28 "Dialah yang kami beritakan, apabila tiap-tiap orang kami nasihati dan tiap-tiap orang kami ajari dalam segala hikmat, untuk memimpin tiap-tiap orang kepada kesempurnaan dalam Kristus."

Di satu periode dalam hidup, kita mulai memisahkan penginjilan dari pemuridan.
Kita memberitakan Injil, tetapi kita tidak memuridkan.
Kita mungkin tidak pernah membuat orang mandiri secara rohani.
Tapi sesungguhnya penginjilan dan pemuridan itu berjalan beriringan. 

Pertobatan Saulus dari Tarsus, salah satu orang tak percaya yang paling keji yang pernah ada, begitu tak terduga sehingga banyak orang berpikir jika pertobatannya itu hanya bualan belaka.
Maka Allah berbicara kepada seorang Kristen bernama Ananias dan menyuruhnya untuk mengunjungi Saulus.
Setelah awalnya menolak panggilan Allah, akhirnya Ananias patuh dan pergi mendatangi Saulus (yang kemudian mengganti namanya menjadi Paulus), berdoa untuk dia, dan memberi waktunya untuk mendorong dia.
Lalu Allah mendatangkan pria lain ke dalam kehidupan Paulus, namanya adalah Barnabas.
Dia memperkenalkan Paulus kepada para rasul dan membantunya menyatakan pertobatannya.

Banyak orang ingin menjadi seorang rasul Paulus, tapi mengapa tidak ada yang mau menjadi seorang Ananias atau Barnabas - orang-orang yang bekerja di balik layar?
Anda mungkin tidak akan menjadi Billy Graham berikutnya, tetapi Anda mungkin bisa menjadi orang yang paling pas untuk membantu membimbing Billy Graham berikutnya.

Anda bisa menunjukkan orang tersebut seperti apa yang keluarga Kristen atau seperti apa pria atau wanita Kristen itu.
Anda dapat berteman dengan individu yang tidak memiliki teman Kristen dan membawa dia ke dalam kelompok doa Anda.
Anda tak akan pernah tahu apa yang bisa Allah lakukan dalam kehidupan orang itu.

Memuridkan seseorang bukan hanya menceritakan tentang Yesus kepada orang lain, tapi juga menjadi seorang sahabat. 
Dan itulah apa yang banyak orang butuhkan: sahabat.
Itulah yang saya butuhkan ketika saya menjadi orang percaya baru.
Untungnya, seseorang bernama Mark melihat saya datang kepada Kristus dan dengan sangat gigih mengajak saya, "Kau akan pergi ke gereja denganku."
Awalnya saya menolak dia. Tapi dia memenangkan hati saya dan akhirnya membantu saya untuk teguh di dalam iman.
Itulah yang namanya pemuridan. 

Bacaan Alkitab Setahun :
2 Tawarikh 19-20; Yohanes 13:21-38

Memuridkan seseorang bukan hanya menceritakan tentang Yesus kepada orang lain, tapi juga menjadi seorang sahabat bagi orang tersebut 
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

Ibadah Doa Pagi

Ibadah Doa Pagi

Menara Doa

Menara Doa

Popular Post

 
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon More