• slide 1

    Ibadah Raya

    Suasana Ibadah Natal 2010 GSJA Sword bertempat di JL Kartini 8 No.1A...

  • slide 2

    Sekolah Minggu

    Sekolah Minggu setiap hari minggu jam 08.00 kelas terbagi ke dalam tiga kelas: Little Heaven, Kingdom Kid dan Christ Crew...

  • slide 3

    Ibadah Pelajar

    Ibadah yang dihadiri oleh para pelajar yang masih sekolah dan berkuliah, segment keterlibatan dalam drama...

  • slide 4

    Tim Musik GSJA Sword

    Tim Musik GSJA Sword yang selalu setia mengiringi pujian dalam setiap ibadah terdiri dari : Agus - Gitaris, Julius dan sylvi- Keyboard, Yanto dan Edy - Drum, Randy - Bass...

  • slide 5

    Drama Harnas Wanita 2011

    Sebuah drama yang dimainkan oleh wanita-wanita Sword dalam perayaan Harnas Wanita 2011...

  • slide 6

    Ulang Tahun GSJA Sword 2011

    Perayaan ulang tahun GSJA Sword tahun 2011 yang berlangsung di gedung gereja sendiri, sederhana namun membawa hikmat dan berkat tersendiri...

  • slide 7

    Bapak dan Ibu Gembala

    Bapak dan Ibu Gembala dan jamaat GSJA Sword saat perayaan Natal 2010...

  • slide 8

    Natal GSJA Sword, 17 Des 2011

    Perayaan Natal GSJA Sword pada tanggal 17 Des 2011...

  • slide 9

    Imlek GSJA Sword, 22 Jan 2012

    Ibadah Saat Imlek di GSJA Sword pada tanggal 22 Januari 2012...

  • slide 10

    Gathering Pekerja GSJA Sword, 23-24 Mar 2012

    Gathering para pekerja GSJA Sword pada tanggal 23-24 Maret 2012 di Gunung Gelis...

  • slide nav 1

    Ibadah Raya

    Suasana Ibadah Natal 2010...
  • slide nav 2

    Sekolah Minggu

    Sekolah Minggu setiap hari minggu jam 08.00...
  • slide nav 3

    Ibadah Pelajar

    Ibadah yang dihadiri oleh para pelajar yang masih sekolah dan berkuliah...
  • slide nav 4

    Tim Musik

    Tim Musik GSJA Sword yang selalu setia mengiringi pujian dalam setiap ibadah...
  • slide nav 5

    Harnas Wanita 2011

    Sebuah drama yang dimainkan oleh wanita-wanita Sword...
  • slide nav 6

    Ulang Tahun GSJA Sword 2011

    Perayaan ulang tahun GSJA Sword tahun 2011...
  • slide nav 7

    Bapak dan Ibu Gembala

    Bapak dan Ibu Gembala dan jamaat GSJA Sword...
  • slide nav 8

    Natal GSJA Sword 2011

    Perayaan Natal GSJA Sword, 17 Des 2011...
  • slide nav 9

    Imlek GSJA Sword 2012

    Ibadah Saat imlek di GSJA Sword, 22 Januari 2012...
  • slide nav 10

    Gathering Pekerja Sword, 23-24 Mar 2012

    Gathering para pekerja GSJA Sword pada tanggal 23-24 Maret 2012 di Gunung Gelis...

GSJA Sword Generation Ministry (Studying Words Of OuR LorD)

Latest from Blog

Menara Doa

Menara Doa

Ibadah Kenaikkan Tuhan Yesus Kristus

Ibadah Kenaikkan Tuhan Yesus Kristus

Ibadah Pencurahan Roh Kudus

Ibadah Pencurahan Roh Kudus

Delete this element to display blogger navbar

0 Berkat Dari Memberi

Maleakhi 3:10 "Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan."

Uang kita adalah refleksi langsung dari prioritas hidup kita. Kita tidak ingin mencampuradukkan keduanya, tapi bagaimana pun juga mereka saling berkaitan erat. Yesus berkata, "Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada" (Lukas 12:34). Kita rela menginvestasikan uang kita untuk kegemaran kita. Jika Anda ingin tahu kegemaran seseorang, periksa buku tabungan atau rekening bulanan atau tagihan kartu kredit mereka. Dari situ Anda pasti bisa tahu untuk apa mereka menghabiskan uang mereka.

Meski beberapa orang mempunyai penghasilan yang lebih besar dibanding yang lain, dan beberapa orang lebih sukses dibanding yang lain, tapi ini yang harus selalu kita ingat: Kita harus memakai apa yang telah Tuhan berikan (uang kita) sekaligus mengelolanya dengan bijaksana, dengan murah hati mempersembahkannya untuk pekerjaaan Kerajaan Allah. Allah akan memberkati kemurahan hati Anda. 

Paulus menulis, "Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita" (2 Korintus 9:7). 

Beberapa orang mungkin berkata, "Saya tidak mampu memberi." Benarkah? Memberi bukan hanya untuk orang-orang kaya; itu untuk semua orang. Setiap orang harus berinvestasi dalam Kerajaan Allah. 

Berikut adalah satu hal yang perlu Anda renungkan: Mungkin salah satu alasan Anda mengalami masalah keuangan adalah karena Anda belum memuliakan Allah dengan persembahan Anda. 

Apakah maksud saya jika Anda banyak memberi, maka Allah akan membuat Anda kaya? Tidak, saya tidak mengatakan itu sama sekali. Tapi memang benar Alkitab menghubungkan keduanya. Paulus menjelaskannya dalam 2 Korintus 9:7 dikatakan : "Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan" (ayat 8). 

Bacaan Alkitab Setahun :
Yeremia 17-20; I Tesalonika 2

Setiap orang harus memberi. Dan ketika Anda memberi kepada Allah, maka Dia akan memberkati Anda untuk itu. (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greeg Laurie) 

Read more

0 Apa Yang Harus Kits Lakukan Selama Masa Pelantikan ?

Yohanes 15:8 "Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku."

Apa yang harus Anda lakukan dengan hidup Anda? Menurut Alkitab, kita semua ditempatkan di bumi untuk memuliakan dan mengagungkan Allah serta menghasilkan buah roh dalam hidup kita. Bahkan, lagu yang akan kita nyanyikan di surga salah satunya ialah ini:

"Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan."(Wahyu 4:11) 

Kita ada untuk memuliakan Allah. Kita diciptakan untuk membawa kemuliaan dan menghasilkan buah roh. Yesus berkata, "Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu" (Yohanes 15:16). Dia juga berkata, "Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku" (ayat 8). 

Kita tak bisa menentukan berapa lama kita mau hidup di bumi ini. Kita bisa berusaha. Kita bisa pergi ke restoran makanan sehat atau ke apotik, membeli berbagai jenis vitamin dan melakukan apa pun untuk hidup sehat. Memang kita bisa meningkatkan kualitas hidup kita dengan melakukan hal-hal ini, tetapi pada akhirnya, Allahlah yang menentukan panjang pendeknya kehidupan kita. Allahlah yang memutuskan kapan kita dilahirkan. Dan Allahlah yang memutuskan kapan kita mati. Kita tak bisa berbuat apapun dengan tanggal- tanggal tersebut. Tapi kita bisa berbuat sesuatu di antara waktu tersebut. 

Jadi apa yang harus kita lakukan selama masa penantian ini? Bagaimana kita harus memanfaatkannya? Kita ada di sini untuk memuliakan Allah. Masing-masing dari kita memiliki talenta yang berbeda, tapi kita telah diberikan nafas hidup yang sama. Jadi jangan sia-siakan itu dengan mengejar hal-hal yang tak berguna. 

Bacaan Alkitab Setahun :
Yeremia 13-16; I Tesalonika 1

Mari kita investasikan hidup kita untuk mengejar Allah. (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greeg Laurie) 

Read more

0 Rencana Pemulihan Allah

Efesus 1:10 "Sebagai persiapan kegenapan waktu untuk mempersatukan di dalam Kristus sebagai Kepala segala sesuatu, baik yang di sorga maupun yang di bumi."

Sejak awal, manusia sudah lama mencari damai sejahtera. Dia telah bergabung dengan gerakan damai sejahtera. Dia telah berada di barisan depan untuk mendamaikan. Dia telah menganugerahi kita dengan damai sejahtera. Dia bahkan telah maju ke medan perang untuk mendatangkan damai sejahtera. Dan ketika Anda mendengar seseorang ditangkap karena mengganggu damai sejahtera, Anda bertanya-tanya apa yang membuat mereka jadi pengganggu. 

Hari ini, banyak orang yang menempelkan stiker di mobil mereka yang bertuliskan, "Wujudkan perdamaian dunia." Lalu tiba-tiba mereka memotong jalan Anda di jalan bebas hambatan.

Suatu hari akan ada damai sejahtera. Tetapi perdamaian dunia itu tidak akan dibawa oleh PBB. Itu tidak akan dibawa oleh bangsa manapun. Itu akan dibawa oleh Allah sendiri. Itu akan terjadi ketika Sang Pencipta itu kembali, mengambil apa yang menjadi hak-Nya, dan menggantungkan tanda di atas planet yang lelah dan penuh peperangan yang bertuliskan, "Di bawah manajemen baru." Kristus akan kembali, dan Dia akan membawa damai sejahtera kekal. 

Rencana Allah yang sempurna, menurut Efesus 1:10, adalah untuk "mempersatukan di dalam Kristus sebagai Kepala segala sesuatu, baik yang di sorga maupun yang di bumi."

Petrus berkhotbah dalam Kisah Para Rasul 3:21 bahwa "Kristus itu harus tinggal di sorga sampai waktu pemulihan segala sesuatu, seperti yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi-nabi-Nya yang kudus di zaman dahulu." Allah akan membuat bumi menjadi surga dan surga menjadi bumi. Sama halnya seperti tembok yang memisahkan manusia dan Allah telah diruntuhkan sebagai hasil dari Salib, demikian juga tembok yang memisahkan langit dan bumi akan dihancurkan. 

Pernahkah Anda melihat mobil klasik modifikasi di jalan? Mobil itu pasti menarik perhatian Anda. Anda pikir, "Wow keren! Wow cantik! Wow luar biasa! Tapi itu karena Anda suka melihat sesuatu yang lama yang dipulihkan kembali. 

Bacaan Alkitab Setahun :
Yeremia 4-7; Kolose 3 : 18-25

Allah senang dengan pemulihan. Dia senang memulihkan kehidupan. Dia senang memulihkan tubuh-tubuh. Dan Dia bahkan senang memulihkan planet kita. (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greeg Laurie) 

Read more

0 Apa Yang Mencacatkan Jiwa

Apa yang Mencacatkan Jiwa 
16 Oktober 2014

Bacaan Hari ini:
2 Korintus 5:14-15 "Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, karena kami telah mengerti, bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka mereka semua sudah mati. Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka."

Ada orang-orang yang berkata Allah begitu kejam, Dia begitu sulit diikuti. Tetapi yang sebenarnya terjadi ialah mereka punya pandangan yang salah tentang Dia. 

Saya tidak punya sosok seorang ayah ketika beranjak dewasa, tapi satu yang bisa saya katakan:Saya sudah mengenal Bapa Surgawi cukup lama. Dia selalu memelihara saya dengan kasih, dan tak pernah sekali-kali meninggalkan saya. Kadang saya tidak mengerti dan heran dengan apa yang Bapa lakukan di surga. Tetapi saya sudah berserah penuh kepada-Nya, sebab saya tahu Dia peduli dengan setiap detail diri saya. 

Dalam Lukas 19, Yesus memberi perumpamaan tentang seorang bangsawan yang hendak bepergian ke negeri lain dan mempercayakan beberapa hambanya sejumlah perak dengan jumlah yang sama untuk dikembangkan saat ia pergi. Ketika ia kembali dari perjalanannya, salah satu hambanya berkata, "Sebab aku takut akan tuan, karena tuan adalah manusia yang keras; tuan mengambil apa yang tidak pernah tuan taruh dan tuan menuai apa yang tidak tuan tabur. Katanya kepada orang itu: Hai hamba yang jahat, aku akan menghakimi engkau menurut perkataanmu sendiri. Engkau sudah tahu bahwa aku adalah orang yang keras, yang mengambil apa yang tidak pernah aku taruh dan menuai apa yang tidak aku tabur" (ayat 20-21). Bahkan ketika hari penghitungan tiba, tidak ada sedikit rasa penyesalan dan kesedihan dalam diri hamba tersebut. Bahkan ia menyalahkan tuannya atas kesalahannya.

Saat ini, banyak orang yang seperti hamba tersebut: "Ini bukan salah saya. . . . Semua guru saya kejam. . . . Semua bos saya jahat."

Pandangan kita tentang Allah mempengaruhi segala sesuatu yang kita lakukan dalam hidup. Jika kita punya pandangan yang melenceng akan Allah, maka itu akan mempengaruhi cara hidup kita. Seperti kata A.W. Tozer, "Tidak ada yang lebih parah memutar dan mencacatkan jiwa kita selain konsep yang rendah dan yang tak pantas tentang Allah." 

Bacaan Alkitab Setahun :
Yeremia 8-12; Kolose 4

Motivasi yang paling tepat bagi kita untuk melayani Dia adalah kasih kita kepada-Nya. (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greeg Laurie) 

Read more

0 Surga di Bumi

Efesus 1:11 "Aku katakan "di dalam Kristus", karena di dalam Dialah kami mendapat bagian yang dijanjikan--kami yang dari semula ditentukan untuk menerima bagian itu sesuai dengan maksud Allah, yang di dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan kehendak-Nya""

Apa maksudnya saat kita menyatakan bahwa Allah berdaulat? Dia yang memegang kendali penuh. Tidak ada yang terjadi tanpa izin-Nya. 

Meski benar bahwa Allah berdaulat, tapi juga benar bahwa Allah memungkinkan kita untuk bebas menuruti dan menjalankan kehendak kita. Dia benar-benar menghargai kehendak dan hak manusia. Beberapa orang berpikir bahwa manusia mampu menyelesaikan semua masalah yang ada. Mereka cukup naïf untuk percaya bahwa para politisi, atau teknologi, atau psikologi, atau ekologi akan mampu memperbaiki keadaan. Tetapi bukan itu semua yang akan memperbaikinya, melainkan hanya teologi, studi tentang Allah. 

Kita harus kembali kepada Allah. Suatu hari, Dia akan membenarkan semua yang dianggap salah oleh manusia di alam semesta kita. Dia akan mengambil dunia sakit yang penuh dosa ini, dan memutar balikkannya. Hari ini dunia kita sedang terbalik. Segalanya kacau balau. Apa yang dulu dianggap baik sekarang dianggap buruk. Apa yang dulu dianggap salah akan diangkat ke posisi yang baik.

Namun kelak yang dianggap buruk oleh manusia akan menjadi benar. Allah akan meluruskan segala ketidakadilan. Dia tidak akan meninggalkan ciptaan-Nya; Dia akan memulihkannya. Kristus belum mengokohkan kerajaan-Nya di bumi ini, tapi suatu hari Ia akan datang kembali ke planet ini dan mengembalikan keadaannya seperti di Taman Eden. Ini dikenal sebagai masa Milenium (Kerajaan Seribu Tahun), yang akan berlangsung selama seribu tahun. 

Dalam bukunya yang berjudul Surga, sahabat saya Randy Alcorn menulis, "Kita tidak akan pergi ke surga dan meninggalkan bumi. Sebaliknya, Allah akan membawa langit dan bumi bersama-sama ke dalam satu dimensi yang sama, tanpa dinding pemisah, tanpa para malaikat bersenjata yang menjaga kesempurnaan Allah dari manusia berdosa."

Bacaan Alkitab Setahun :
Yeremia 1-3; Kolose 3 : 1-17

Satu dunia baru akan datang. Suatu hari, surga akan datang ke bumi. (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greeg Laurie) 

Read more

0 Kebangkitan Itu Sifatnya Pribadi

Mazmur 85:7-8 "Apakah Engkau tidak mau menghidupkan kami kembali, sehingga umat-Mu bersukacita karena Engkau? Perlihatkanlah kepada kami kasih setia-Mu, ya TUHAN, dan berikanlah kepada kami keselamatan dari pada-Mu!"

Dunia ini butuh penginjilan, tetapi gereja butuh kebangunan rohani. Allah ingin membangkitkan gereja, ingin mengembalikannya ke kondisi aslinya. Dalam kitab Kisah Para Rasul, kita melihat seperti apa kondisi awalnya. Gereja mula-mula adalah gereja yang mengubah dunia, gereja yang membalikkan dunia.

Apakah gereja-gereja di zaman ini memberi dampak sebesar apa yang dikerjakan oleh gereja di abad pertama? Saya yakin jawabannya pasti tidak. Dalam Wahyu 3:8, Allah berfirman tentang hari-hari terakhir gereja Filadelfia, "Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku." Saya percaya di hari-hari ini, akan ada kebangkitan kembali gereja-gereja.

Jika Anda orang Kristen, Anda adalah bagian dari gereja. Bagaimana jika seisi gereja punya sifat yang sama seperti Anda? Bagaimana jika semua orang di gereja berdoa setekun Anda berdoa? Apakah kita akan menjadi gereja pendoa? Bagaimana jika semua orang di gereja menginjili sesering Anda menginjili? Apakah kita akan menjadi gereja penginjilan? Bagaimana jika semua orang di gereja memberikan dengan setia dari penghasilan mereka sama seperti yang Anda lakukan? Apakah kita akan memiliki gereja yang kaya? Bagaimana jika semua orang di gereja sama seperti Anda? 

Gereja dibangun oleh kita. Kita masing-masing dapat membuat perbedaan. Kita memberikan kontribusi, baik kepada kekuatan gereja atau pada kelemahan gereja. Sangat mudah menunjuk jari, menuduh dan berkata, "Gereja seharusnya melakukan ini...." Tapi pertanyaannya adalah: Bagaimana dengan Anda? 

Ada ucapan, "Kebangkitan adalah jari Allah yang menunjuk ke arahku." Kebangkitan itu bersifat pribadi. Anda butuh kebangkitan. Saya butuh kebangkitan. Kita perlu kebangkitan. Mari kita mendoakannya hingga harinya datang, karena inilah satu-satunya harapan bangsa kita.

Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 16-19; Efesus 6

Anda butuh kebangkitan dalam banyak perkara, karena dalam kebangkitan ada Allah yang siap menuntun Anda setiap hari (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greeg Laurie) 

Read more

0 Ketika Gereja Adalah Tempat Berbahaya

Bilangan 32:23 "Tetapi jika kamu tidak berbuat demikian, sesungguhnya kamu berdosa kepada TUHAN, dan kamu akan mengalami, bahwa dosamu itu akan menimpa kamu."

Kadang kita berpikir semakin besar sesuatu, semakin itu bagus. Ini cara pandang kebanyakan dari kita dalam menilai sesuatu. Jika Anda sukses, jika Anda menghasilkan lebih banyak uang dibanding orang lain, persepsi Anda mengatakan jika Anda yang terbaik. Jika sebuah gereja punya lebih banyak jemaat dibanding gereja-gereja lain, kita menganggap itu gereja terbaik. Belum tentu-tapi saya juga tidak berkata bahwa lebih kecil lebih baik.

Alkitab mengatakan bahwa di hari-hari akhir, akan ada orang di tengah-tengah gereja kita yang bukan pengikut sejati. Karena kompromi dan pesan-pesan Injil yang disederhanakan, orang akan merasa lebih nyaman di gereja-gereja tertentu karena mereka tidak mau dihadapkan pada dosa mereka.

Saya percaya pekerjaan saya sebagai seorang pendeta adalah untuk menghibur yang menderita dan untuk menyadarkan yang hidup nyaman. Saya juga berpikir bahwa gereja bisa menjadi tempat yang sangat berbahaya. Jika orang datang ke gereja dengan tidak berniat menerapkan kebenaran yang mereka pelajari, maka hati mereka bisa begitu sulit diubahkan. Seperti yang saya katakan sebelumnya, matahari yang melembutkan lilin adalah matahari sama yang mengeraskan tanah liat. Satu pesan sama yang membebaskan satu orang, dapat menyakiti orang lain jika dia tidak meresponnya dengan tepat. Orang-orang yang pergi ke gereja, mengaku Kristen, dan kemudian menyangkalnya dengan menerapkan gaya hidup yang terbuka dengan dosa, sesungguhnya mereka sedang melukai diri mereka sendiri.

Alkitab mengatakan, "Tetapi jika kamu tidak berbuat demikian, sesungguhnya kamu berdosa kepada TUHAN, dan kamu akan mengalami, bahwa dosamu itu akan menimpa kamu" (Bilangan 32:23). Jika tidak ada hal buruk yang terjadi saat kita berbuat dosa, jika kita tidak ketahuan atau tertangkap basah oleh orang lain, kadang kita berpikir Allah sudah memberi kita izin. Tidak. Jangan keliru mengartikan rahmat dan kemurahan hati Allah, atau berpikir bahwa Dia telah menutup mata. Dia akan tetap berurusan dengan dosa itu.

Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 20-24; Filipi 1 : 1-11

Dia memberi kita kesempatan untuk bertobat agar kita tidak harus menghadapi konsekuensi penuh atas dosa-dosa kita.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greek Laurie)

Read more

0 Warga Surga

Filipi 3:20 "Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat,"

Saya punya empat cucu perempuan dan satu laki-laki. Cucu perempuan saya yang paling kecil, Allie, umur dua tahun, begitu bersemangat setiap kali mengunjungi rumah kami yang tentu saja, penuh dengan berbagai jenis mainan. Tapi, Allie bisa begitu senang sibuk dengan mainannya, lalu tiba-tiba beberapa menit kemudian berkata, "Rumah!"

"Apa?" kami bertanya.

"Rumah!" dia dengan tegas mengatakannya lagi sambil menuju ke arah pintu. Lalu dia menyambar kunci mobil ayahnya dan pergi keluar. Saat Allie bersikeras ingin pulang, maka kami tahu dia bena-benar ingin pulang. Dia anak yang rumahan yang lebih senang bermain di rumahnya sendiri. Saya belum pernah melihat anak kecil yang seperti ini sebelumnya. 

Ketika Anda menjadi seorang Kristen, maka Anda menjadi warga dari sebuah rumah yang kekal abadi, surga. Filipi 3:20 mengatakan, "Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat,"

Kadang saat kita merenung tentang kehidupan ini, segalanya seolah-olah memperlakukan kita dengan kejam dan dingin. Seketika kita langsung berpikir, Rumah! Tapi "rumah" yang sesungguhnya sedang kita rindukan adalah rumah kita di surga.

E. M. Bounds menulis, "Surga harus bisa mengisi hati dan tangan kita, sikap kita dan kata-kata kita, karakter dan raut wajah kita, sehingga semua orang yang melihat kita akan memandang kita sebagai orang yang berbeda, orang asing bagi dunia ini, penduduk asli dari sebuah tempat yang lebih mulia, lebih terang dari penduduk dunia. Surga adalah tanah kelahiran dan rumah kita, dan kematian bagi kita bukanlah waktu menjelang kematian, tetapi waktu menjelang kelahiran."

Daud berkata, "Sebab kami adalah orang asing di hadapan-Mu dan orang pendatang sama seperti semua nenek moyang kami; sebagai bayang-bayang hari-hari kami di atas bumi dan tidak ada harapan" (1 Tawarikh 29:15).

Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 29-32; Filipi 2 : 1-18

Dunia ini bukanlah rumah kita, tapi hanyalah tempat tinggal sementara. Dan suatu hari, kita akan pergi ke rumah kita yang sebenarnya. (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greeg Laurie)

Read more

0 Busana Terbaik

Wahyu 19:7-8 "Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia. Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!" (Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.)"

Semua orang ingin tampil terbaik di hari pernikahan mereka. Ini bukan hari dimana pengantin pria memakai T-shirt berlubang kesayangannya. Pengantin wanita juga tidak akan mampir ke restoran cepat saji dalam perjalanannya ke gereja lalu melahap burger di atas gaun pengantin yang begitu indah dan tak bernoda. 

Dalam kitab Efesus, rasul Paulus menulis tentang upacara pernikahan, dimana Dia menempatkan jemaat di hadapan-Nya sebagai mempelai yang "cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu.."(Efesus 5:27). Kita semua ingin mengenakan pakaian terbaik kita ketika dipersembahkan di hadapan Kristus. 

Wahyu 19:8 "Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!"(Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.)" 

Saat kita menjadi orang Kristen, dosa kita telah diampuni, dan kebenaran Kristus telah ditempatkan ke dalam rekening bank rohani kita, jadi kita harus selalu memperkatakan kebenaran Firman Allah. Ini disebut justifikasi. Kita diciptakan sebagai orang benar karena Allah telah merancangkannya jauh sebelum kita lahir ke dunia.

Namun, Wahyu 19:8 berbicara tentang kebenaran praktis, atau kebenaran yang datang sebagai akibat dari kebenaran posisional. Kita tidak diselamatkan oleh perbuatan; kita diselamatkan oleh kasih karunia: "Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah," (Efesus 2:8). Namun, setelah Anda diselamatkan, mestinya harus ada karya-karya dalam hidup Anda. Karya atau usaha manusia memang tidak bisa menyelamatkan seseorang, tetapi itu adalah bukti nyata bahwa seseorang telah diselamatkan.

Ini berujung pada satu satu hal:Anda bisa membuat karya tanpa iman, tetapi Anda tak bisa memiliki iman yang nyata tanpa karya. Apakah ada buah roh dalam hidup Anda? Apakah ada bukti bahwa Anda adalah pengikut Yesus?

Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 37-40; Filipi 3

Kita tidak diselamatkan oleh perbuatan, kita diselamatkan oleh kasih karunia Allah karena itu gunakan pakaian terbaikmu untuk memuliakan-Nya (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greeg Laurie) 

Read more

0 Ajang Penghargaan Terakhir

Wahyu 22:12 "Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya."

Oscar adalah ajang penghargaan yang diberikan setiap tahunnya oleh Academy of Motion Picture Arts and Sciences untuk insan perfilman yang telah memproduksi, menyutradarai, berakting, atau membuat latar belakang musik film.
Beberapa kategori yang paling dinantikan dalam ajang ini adalah film terbaik dan aktor dan aktris terbaik.
Tapi dalam pengertian harafiah, sejatinya atas pertimbangan apa para aktor dan aktris ini diberi penghargaan?
Karena telah dengan sempurna berhasil berpura-pura menjadi orang lain.

Ketika kita berdiri di hadapan Tahta Pengadilan Kristus, itu bukan soal siapa yang paling sempurna berpura-pura menjadi orang lain.
Kita akan dinilai karena menjadi siapa kita seharusnya.
Ini adalah soal kehidupan orang Kristen sejati yang telah hidup untuk kemuliaan Allah.

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, "Dan barangsiapa memberi air sejuk secangkir sajapun kepada salah seorang yang kecil ini, karena ia murid-Ku, Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia tidak akan kehilangan upahnya dari padanya" (Matius 10:42).
Dia juga berkata kita harus setia dalam hal-hal kecil karena Allah Bapa kita, yang melihat yang tersembunyi, akan membalasnya dengan terbuka (lihat Matius 6:1-4).

Akan ada dua pengadilan : Pengadilan Tahta Putih (lihat Wahyu 20), diperuntukkan bagi orang yang tak percaya, dan Tahta Pengadilan Kristus, diperuntukkan bagi orang percaya (lihat 2 Korintus 5:10).
Yesus berkata, "Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya" (Wahyu 22:12).

Ini bukan soal berapa banyak dosa yang telah Anda buat.
Ini adalah soal mengapa Anda melakukan apa yang telah Anda lakukan dan bagaimana kesetiaan Anda pada apa yang menjadi panggilan Allah atas hidup Anda.

Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 41-43; Filipi 4 : 1-9

Jadi, setialah atas panggilan Anda, dan Ia akan memberi hadiah atas kesetiaan Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Melewati Pemeriksaan

2 Korintus 5:10 "Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat."

Jika Anda pernah terlibat dalam proyek pembangunan, Anda pasti tahu jika proyek itu harus melewati inspeksi tahap akhir. Kadang proyek itu lolos, tapi kadang juga tidak dan Anda harus memperbaiki kekurangan yang tidak memenuhi ekspektasi sang pengawas. 

Rasul Paulus menjelaskan tentang pemeriksaan masa depan bagi orang percaya dalam 2 Korintus 5:10. Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat." Kata "jahat" dalam bahasa aslinya berarti "malapetaka." Ini juga bisa diterjemahkan menjadi "yang baik, meski tak berarti" atau "yang baik, meski tak berguna."Paulus berbicara tentang orang-orang Kristen yang sudah diselamatkan oleh kasih karunia Allah dan yang sudah menaruh iman mereka di dalam Yesus, tapi sebelumnya pernah menjalani kehidupan yang sia- sia. 

Kita semua dibangun di atas pondasi, dan pondasi itu haruslah Kristus. Bahan bangunan yang kita gunakan amatlah penting. Sebuah parafrase dari 1 Korintus 3:10-15 menjelaskannya begini:

"Berhati-hatilah dalam memilih bahan bangunan Anda. Di akhir hari nanti akan ada pemeriksaan. Jika Anda menggunakan bahan murah atau kualitas rendah, Anda pasti akan ketahuan. Pemeriksaan akan dilaksanakan dengan begitu teliti dan ketat. Anda tidak akan bisa lolos. Jika pekerjaan Anda berhasil lolos inspeksi, itu bagus; jika tidak, bangunan yang Anda kerjakan akan dirobohkan dan Anda harus mulai dari awal lagi. Kabar baiknya Anda tidak akan dirobohkan; Anda akan bertahan-tapi hanya saja, akan nyaris runtuh."

Suatu hari kita akan berdiri di hadapan Allah, dan Dia akan melihat bahan bangunan apa yang telah kita gunakan. Sebagian dari kita akan lulus. Namun yang lain akan mendengar Dia berkata, "Kau diterima. Aku mengasihimu. Tapi sesungguhnya kau tidak benar-benar lulus dari pemeriksaan-Ku, karena Aku tahu kau seharusnya bisa berbuat lebih dari ini." 

Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 44-47; Filipi 4 : 10-23

Akankah kehidupan yang sedang Anda bangun lulus dari pemeriksaan-Nya? (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greeg Laurie).

Read more

0 Untuk Melapangkan Hati Kita

Matius 24:30 "Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya."

Beberapa orang bisa begitu mendalami nubuat Alkitab dengan mendatangi konferensi atau membaca buku tentang nubuatan dalam Alkitab. Tapi jika nubuat itu tidak mengubah cara hidup mereka, sesungguhnya mereka telah kehilangan inti sarinya. Nubuat tidak diberikan untuk mengembangkan otak kita, tapi ia diberikan untukmelapangkan hati kita. Nubuat diberikan oleh Allah untuk mendekatkan diri kita kepada-Nya. Dan pesan utama dari nubuat-nubuat dalam Alkitab ialah hari penghakiman akan datang. 

Sebagai orang percaya, kelak kita akan mengakhiri hidup kita di bumi ini dan akan memberi laporan tentang cara hidup kita kepada-Nya. Kita akan bertanggungjawab atas apa yang kita lakukan dengan waktu kita dan atas apa yang telah kita kerjakan dengan karunia yang Allah berikan kepada kita. Apakah kita mengembangkannya? Apakah kita mengolahnya? Apakah kita menggunakannya untuk kemuliaan-Nya? Apa yang kita buat dengan penghasilan kita? Apakah kita berinvestasi untuk kerajaan-Nya? Apa yang telah kita kerjakan dengan seluruh hidup kita? Akankah karya kita dibalas atau tidak oleh Tuhan, semua itu tergantung dari bagaimana kita hidup.

Juga, akan datang satu hari dimana orang yang tak percaya berdiri di hadapan Allah. Kitab Kehidupan akan dibuka, dan bagi mereka itu semua akan sangat terlambat. Mereka tidak akan dinilai berdasarkan perbuatan mereka, tetapi berdasarkan apa yang telah mereka kerjakan bersama Yesus. 

Pada akhirnya, pertanyaan yang akan diajukan bukanlah soal dosa (sin), tapi soal Anak Allah (Son): Apa yang telah Anda lakukan dengan Yesus Kristus, Anak Allah? Jika Anda percaya pada-Nya, maka Anda telah diampuni. Anda akan ke surga,tetapi jika Anda menolak-Nya, maka Anda tidak akan sampai di sana. 

Pertama kalinya, Yesus datang ke dunia ini dalam kerendahan hati, dan mati di kayu salib. Tapi untuk kedua kalinya, Dia akan datang ke dunia ini dengan kuasa penuh. 

Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 52-57; Kolose 1 : 15-29

Jadi jalani hidup Anda dengan baik. Jalani untuk kemuliaan Allah. (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greeg Laurie) 

Read more

0 Bintang Dari Kitab Wahyu

Ibrani 4:12 "Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita."

Renungkan kuasa Firman Allah. Pada awalnya, Allah berfirman dan jadilah dunia ini. Ketika Dia berfirman, "Jadilah terang," terang itu pun jadi. Ketika Yesus berada di danau Galilea dimana angin ribut dahsyat mengamuk, Dia menghardik angin itu dan berkata, "Diam, tenanglah" seketika juga angin itu reda dan danau itu menjadi teduh. Ketika Petrus mencoba membela Yesus, yang pada saat itu hendak ditangkap di Taman Getsemani, Dia berkata kepadanya, "Masukkan pedang itu kembali ke dalam sarungnya, sebab barangsiapa menggunakan pedang, akan binasa oleh pedang. Atau kausangka, bahwa Aku tidak dapat berseru kepada Bapa-Ku, supaya Ia segera mengirim lebih dari dua belas pasukan malaikat membantu Aku?" (Matius 26:52-53).

Suara sama yang menciptakan langit dan bumi, yang meredakan angin ribut, dan yang memerintah para malaikat, suatu hari akan datang membawa penghakiman. Wahyu 19:15 mengatakan, "Dan dari mulut-Nya keluarlah sebilah pedang tajam yang akan memukul segala bangsa. Dan Ia akan menggembalakan mereka dengan gada besi..."

Saat Yohanes menulis kitab Wahyu dari pulau Patmos, ia tersungkur di depan kaki malaikat untuk menyembah dia, tetapi malaikat itu berkata kepadanya: "Janganlah berbuat demikian! Aku adalah hamba, sama dengan engkau dan saudara-saudaramu, yang memiliki kesaksian Yesus. Sembahlah Allah! Karena kesaksian Yesus adalah roh nubuat" (Wahyu 19:10). "Karena kesaksian Yesus adalah roh nubuat." Apa artinya ini? Ini menjelaskan bahwa jika Anda membaca kitab Wahyu tetapi tidak bertumbuh dalam kasih Yesus, maka Anda telah kehilangan intinya. Wahyu, yang berarti "menyingkap," bukan hanya menyingkap masa depan kita, tapi juga menyingkap tentang Yesus. Ini semua adalah tentang Yesus. 

Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 58-62; Kolose 2 : 1-15

Dia adalah bintang dari kitab Wahyu. Dia adalah fokus dari kitab Wahyu. Begitu pun dengan kita, Dia harus menjadi bintang dan fokus dalam hidup kita. (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greeg Laurie)

Read more

0 Bau Busuk Dosa

Efesus 2:1-2 "Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu. Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka."

Beberapa tahun lalu, saya punya anjing German Shepherd bernama Irlo. Suatu malam ketika Irlo dan saya sedang berjalan-jalan ke luar, kami melihat seekor kucing. Tiba-tiba, Irlo berlari mengejarnya. Saat saya melihat dia berhenti mengejar, saya perhatikan kucing itu tiba-tiba berhenti. Saya pikir, itu kucing yang cukup berani. Tapi kemudian saya mendengar bunyi 'pssshhh!' yang kencang dan melihat Irlo berlari ke arah saya. Saya menoleh ke kucing itu lagi dan baru sadar: Itu bukan kucing. 

Ternyata Irlo baru saja terkena semprot kentut seekor sigung (musang) tepat di wajahnya. Saya mencoba mencegah Irlo berlari masuk ke dalam rumah. Saya mencoba berlari lebih cepat darinya, tapi setelah kami sampai di depan pintu, ia mendorong saya dan masuk ke dalam rumah. Seketika itu juga, seisi rumah menjadi bau busuk sigung. 

Butuh waktu lama untuk menghilangkan bau busuk itu dari dalam rumah.

Ini sama seperti dosa. Anda merasa sepertinya seluruh dunia Anda telah terinfeksi oleh bau dosa Anda, Anda takut karena tak tau obat untuk mengusirnya. Anda mencoba melarikan diri, tapi itu tak berhasil. 

Alkitab mendeskripsikan iblis sebagai "ilah zaman ini" (2 Korintus 4:4) dan "penguasa kerajaan angkasa" (Efesus 2:2). Iblis ada di balik semua kejahatan, kebejatan, dan kekerasan di dunia ini. Semua hal-hal mengerikan yang pernah Anda dengar diorganisasi dan direncanakan olehnya. Iblis ingin mendatangkan malapetaka. Dia ingin mendatangkan kehancuran dan kebinasaan sebanyak-banyaknya.

Mengapa iblis ingin membinasakan kita? Jawabannya: karena Yesus Kristus akan datang kembali. Bagi iblis, ini malapetaka. Tapi bagi kita, ini anugerah. 

Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 63-66; Kolose 2 : 16-23

Dan kedatangan-Nya adalah pendorong kita untuk berbagi tentang iman kita dan untuk menjalani hidup kudus. (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greeg Laurie)

Read more

0 Untuk Melapangkan Hati Kita

Matius 24:30 "Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya."

Beberapa orang bisa begitu mendalami nubuat Alkitab dengan mendatangi konferensi atau membaca buku tentang nubuatan dalam Alkitab. Tapi jika nubuat itu tidak mengubah cara hidup mereka, sesungguhnya mereka telah kehilangan inti sarinya. Nubuat tidak diberikan untuk mengembangkan otak kita, tapi ia diberikan untukmelapangkan hati kita. Nubuat diberikan oleh Allah untuk mendekatkan diri kita kepada-Nya. Dan pesan utama dari nubuat-nubuat dalam Alkitab ialah hari penghakiman akan datang. 

Sebagai orang percaya, kelak kita akan mengakhiri hidup kita di bumi ini dan akan memberi laporan tentang cara hidup kita kepada-Nya. Kita akan bertanggungjawab atas apa yang kita lakukan dengan waktu kita dan atas apa yang telah kita kerjakan dengan karunia yang Allah berikan kepada kita. Apakah kita mengembangkannya? Apakah kita mengolahnya? Apakah kita menggunakannya untuk kemuliaan-Nya? Apa yang kita buat dengan penghasilan kita? Apakah kita berinvestasi untuk kerajaan-Nya? Apa yang telah kita kerjakan dengan seluruh hidup kita? Akankah karya kita dibalas atau tidak oleh Tuhan, semua itu tergantung dari bagaimana kita hidup.

Juga, akan datang satu hari dimana orang yang tak percaya berdiri di hadapan Allah. Kitab Kehidupan akan dibuka, dan bagi mereka itu semua akan sangat terlambat. Mereka tidak akan dinilai berdasarkan perbuatan mereka, tetapi berdasarkan apa yang telah mereka kerjakan bersama Yesus. 

Pada akhirnya, pertanyaan yang akan diajukan bukanlah soal dosa (sin), tapi soal Anak Allah (Son): Apa yang telah Anda lakukan dengan Yesus Kristus, Anak Allah? Jika Anda percaya pada-Nya, maka Anda telah diampuni. Anda akan ke surga,tetapi jika Anda menolak-Nya, maka Anda tidak akan sampai di sana. 

Pertama kalinya, Yesus datang ke dunia ini dalam kerendahan hati, dan mati di kayu salib. Tapi untuk kedua kalinya, Dia akan datang ke dunia ini dengan kuasa penuh. 

Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 52-57; Kolose 1 : 15-29

Jadi jalani hidup Anda dengan baik. Jalani untuk kemuliaan Allah. (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greeg Laurie) 

Read more

0 Kuasa Dari Doa Yang Bersatu

Matius 18:19-20 "Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga. Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka."

Tahukah Anda ada kekuatan dalam doa yang bersatu? Adalah baik berdoa dengan orang lain. Yesus berkata, "Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga" (Matius 18:19). Ini bukan berarti jika orang banyak berkumpul dan berdoa untuk sesuatu yang konyol lalu mereka akan mendapatkannya. Tetapi maksudnya ialah dua orang dipimpin oleh Roh Kudus, terbebani oleh satu hal di dalam Kristus, berdoa bersama-sama. Ada kuasa ketika kita berdoa bersama. 

Itulah sebabnya, ketika KKR di gereja kami kian mendekat, kami mendorong jemaat kami untuk mulai memikirkan seseorang yang bisa mereka doakan. Di situs gereja kami, harvestamerica.com, kami punya program bernama Awan Doa, di mana orang-orang yang berkunjung ke sana dapat memasukkan nama-nama orang yang mereka harapkan bisa datang kepada Kristus. Ini bertujuan agar orang lain juga bisa ikut serta mendoakan orang yang sedang mereka doakan. Kami melakukan ini karena kami menyadari bahwa ada kuasa dalam doa yang bersatu, saat kita berdoa bersama-sama.

Salah satu hal yang harus kita doakan adalah agar Allah mengirim kebangunan rohani atas bangsa kita. Akankah ini terjadi di negara kita? Tidak ada yang tahu, tapi saya harap iya. Allah telah memberi kita resep penyembuhan bangsa-bangsa dalam 2 Tawarikh 7:14-15, di mana Dia berfirman, "Dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka. Sekarang mata-Ku terbuka dan telinga-Ku menaruh perhatian kepada doa dari tempat ini."

Inilah yang kita dambakan: Allah memulihkan negeri kita dan mengarahkannya kembali ke hadapan-Nya.

Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 48-51; Kolose 1 : 1-14

Doa yang penuh kuasa, doa yang berarti, dan doa yang mendapat hasil adalah doa yang dinaikkan bersama-sama. (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greeg Laurie) 

Read more

0 Busana Terbaik

Wahyu 19:7-8 "Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia. Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!" (Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.)"

Semua orang ingin tampil terbaik di hari pernikahan mereka. Ini bukan hari dimana pengantin pria memakai T-shirt berlubang kesayangannya. Pengantin wanita juga tidak akan mampir ke restoran cepat saji dalam perjalanannya ke gereja lalu melahap burger di atas gaun pengantin yang begitu indah dan tak bernoda. 

Dalam kitab Efesus, rasul Paulus menulis tentang upacara pernikahan, dimana Dia menempatkan jemaat di hadapan-Nya sebagai mempelai yang "cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu.."(Efesus 5:27). Kita semua ingin mengenakan pakaian terbaik kita ketika dipersembahkan di hadapan Kristus. 

Wahyu 19:8 "Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!"(Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.)" 

Saat kita menjadi orang Kristen, dosa kita telah diampuni, dan kebenaran Kristus telah ditempatkan ke dalam rekening bank rohani kita, jadi kita harus selalu memperkatakan kebenaran Firman Allah. Ini disebut justifikasi. Kita diciptakan sebagai orang benar karena Allah telah merancangkannya jauh sebelum kita lahir ke dunia.

Namun, Wahyu 19:8 berbicara tentang kebenaran praktis, atau kebenaran yang datang sebagai akibat dari kebenaran posisional. Kita tidak diselamatkan oleh perbuatan; kita diselamatkan oleh kasih karunia: "Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah," (Efesus 2:8). Namun, setelah Anda diselamatkan, mestinya harus ada karya-karya dalam hidup Anda. Karya atau usaha manusia memang tidak bisa menyelamatkan seseorang, tetapi itu adalah bukti nyata bahwa seseorang telah diselamatkan.

Ini berujung pada satu satu hal:Anda bisa membuat karya tanpa iman, tetapi Anda tak bisa memiliki iman yang nyata tanpa karya. Apakah ada buah roh dalam hidup Anda? Apakah ada bukti bahwa Anda adalah pengikut Yesus?

Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 37-40; Filipi 3

Kita tidak diselamatkan oleh perbuatan, kita diselamatkan oleh kasih karunia Allah karena itu gunakan pakaian terbaikmu untuk memuliakan-Nya (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greeg Laurie) 

Read more

0 Musik Bagi Telinga Kita

Wahyu 22:20-21 "Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: "Ya,Aku datang segera!" Amin, datanglah, Tuhan Yesus! Kasih karunia Tuhan Yesus menyertai kamu sekalian! Amin."

Alkitab banyak mengacu tentang kedatangan Kristus yang kedua kali, mulai dari kitab Kejadian hingga Wahyu. Hal ini disebutkan 1800 kali dalam Perjanjian Lama dan 300 kali dalam Perjanjian Baru. Secara statistik, satu dari setiap 25 ayat dalam Alkitab membicarakan tentang Kedatangan-Nya yang kedua. Dalam setiap nubuat dalam Alkitab mengenai kedatangan Yesus yang pertama, ada delapan nubuat tentang kedatangan-Nya yang ke dua. Dan satu pesan yang begitu jelas dalam Alkitab: Kristus akan datang kembali ke dunia.

Seperti satu kutipan C.H Spurgeon, "Suara kedatangan-Nya harus menjadi musik bagi telinga kita."

Menurut saya, reaksi kita akan kedatangan Allah merupakan barometer yang menunjukkan di mana kita secara rohani. Jika Anda selalu tinggal di dalam-Nya, Anda akan tak sabar menantikan kedatangan Yesus Kristus. Tapi jika Anda tak tinggal di dalam-Nya, Anda akan takut menghadapi kedatangan-Nya.

Saya senang saat cucu-cucu saya begitu antusias melihat saya. Mereka berlari menghampiri saya dan mencengkeram kaki saya. Mereka tak sabar menatikan saya (saya tak tahu apakah itu hanya akting, tapi itu yang saya lihat) Mengapa mereka begitu senang melihat saya? Karena saya tak pernah mendisiplinkan mereka. Itu bukan tugas saya. Saya bertugas memberikan permen, membelikan mainan, dan bersenang-senang dengan mereka. Saya biarkan orang tua mereka yang mengurus perilaku mereka.

Itulah yang seharusnya kita rasakan ketika memikirkan tentang kedatangan Kristus. Yohanes menulis tentang hal ini dalam Wahyu 22:20 "Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: "Ya, Aku datang segera!" Dan Yohanes menjawab, "Amin, datanglah, Tuhan Yesus!"

Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 33-36; Filipi 2 : 19-30

Itulah bagaimana seharusnya setiap orang percaya merespon ketika mendengar kedatangan Kristus:"Amin, datanglah, Tuhan Yesus!"Inilah yang harus kita katakan. 
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greeg Laurie)

Read more

0 Warga Surga

Filipi 3:20 "Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat,"

Saya punya empat cucu perempuan dan satu laki-laki. Cucu perempuan saya yang paling kecil, Allie, umur dua tahun, begitu bersemangat setiap kali mengunjungi rumah kami yang tentu saja, penuh dengan berbagai jenis mainan. Tapi, Allie bisa begitu senang sibuk dengan mainannya, lalu tiba-tiba beberapa menit kemudian berkata, "Rumah!"

"Apa?" kami bertanya.

"Rumah!" dia dengan tegas mengatakannya lagi sambil menuju ke arah pintu. Lalu dia menyambar kunci mobil ayahnya dan pergi keluar. Saat Allie bersikeras ingin pulang, maka kami tahu dia bena-benar ingin pulang. Dia anak yang rumahan yang lebih senang bermain di rumahnya sendiri. Saya belum pernah melihat anak kecil yang seperti ini sebelumnya. 

Ketika Anda menjadi seorang Kristen, maka Anda menjadi warga dari sebuah rumah yang kekal abadi, surga. Filipi 3:20 mengatakan, "Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat,"

Kadang saat kita merenung tentang kehidupan ini, segalanya seolah-olah memperlakukan kita dengan kejam dan dingin. Seketika kita langsung berpikir, Rumah! Tapi "rumah" yang sesungguhnya sedang kita rindukan adalah rumah kita di surga.

E. M. Bounds menulis, "Surga harus bisa mengisi hati dan tangan kita, sikap kita dan kata-kata kita, karakter dan raut wajah kita, sehingga semua orang yang melihat kita akan memandang kita sebagai orang yang berbeda, orang asing bagi dunia ini, penduduk asli dari sebuah tempat yang lebih mulia, lebih terang dari penduduk dunia. Surga adalah tanah kelahiran dan rumah kita, dan kematian bagi kita bukanlah waktu menjelang kematian, tetapi waktu menjelang kelahiran."

Daud berkata, "Sebab kami adalah orang asing di hadapan-Mu dan orang pendatang sama seperti semua nenek moyang kami; sebagai bayang-bayang hari-hari kami di atas bumi dan tidak ada harapan" (1 Tawarikh 29:15).

Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 29-32; Filipi 2 : 1-18

Dunia ini bukanlah rumah kita, tapi hanyalah tempat tinggal sementara. Dan suatu hari, kita akan pergi ke rumah kita yang sebenarnya. (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greeg Laurie)

Read more

0 Perzinahan Rohani

1 Yohanes 2:15-16 "Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia."

Di beberapa kesempatan dalam Alkitab, gereja (kita) diibaratkan sebagai mempelai wanita dan Yesus sebagai Mempelai Prianya. Kelak, akan ada pernikahan surgawi, dan kita akan dipersembahkan kepada-Nya. 

Sama seperti suami dan istri yang harus setia terhadap satu sama lain, kita pun harus setia kepada Allah. Ketika orang melanggar sumpah dan tidak setia dengan pasangan mereka, mereka dianggap berzinah. Tapi tahukah Anda bahwa orang Kristen dapat melakukan perzinahan rohani? Penyebabnya ialah karena kita terlalu mencintai sistem dunia ini. Yakobus menulis, "Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah" (Yakobus 4:4). 

Kata "dunia" yang digunakan di sini bukan berarti bumi. Tidak ada yang salahdengan menghargai apa yang telah Allah ciptakan. Dan saya rasa, orang Kristen, dibandingkan dengan orang lain, seharusnya bisa lebih menghargai hasil karya Bapa Surgawi kita. 

Kata "dunia" yang digunakan Rasul Yakobus disini ialah tentang sistem pemikiran, mentalitas, cara hidup yang dianut oleh sebagian besar orang. Namun Alkitab berkata, "Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu" (1 Yohanes 2:15). 

Saya suka parafrase dari ayat ini : "Janganlah kamu mengasihi cara hidup dunia. Janganlah kamu mencintai barang-barang dunia. Cinta dunia menghimpit kasih Bapa. Intinya, segala sesuatu yang terjadi di dunia ini, seperti ikut kehendak Anda sendiri, ingin segalanya untuk diri sendiri, ingin tampil bak orang penting-tidak ada hubungannya dengan Bapa. Itu hanya mengisolasi Anda dari Dia."

Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 25-28; Filipi 1 : 12-30

Janganlah kita melakukan perzinahan rohani. Allah telah memanggil kita untuk setia kepada-Nya
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greeg Laurie) 

Read more

Ibadah Doa Pagi

Ibadah Doa Pagi

Popular Post

 
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon More